"Sikecil Gesit", yang cocok Buat Harian.
Honda Beat, terkenal dengan julukan Motor sejuta Umat. Dengan begitu banyaknya Populasi si Motor, yang berseliweran dijalan raya. Memang bukan Salah, julukan itu disandangkan kepadanya. Karena Sesuai dengan semua Torehan Prestasi yang telah dicapai, sebut saja; 1. Produksi TerBanyak. 2. Peringkat Pertama dari segi Penjualan kendaraan Roda dua. 3. Efisiensi Bahan Bakar. 4. Value for money. Tapi, disini saya akan membahas Sisi "Positif dan Negatif" kendaraan ini. Dari sudut pandang saya, sebagai Konsumen dan Pyur Penguna Harian. Sisi "Positif". *DESIGN* Soal Design, saya sempat berprasangka. Bahwa Para Insinyur HONDA, ingin meng aplikasikan model bentuk motor Balap mereka yang berlagak dikelas Balap MotoGP. Yaitu RC212V bahkan RC213V, Di implementasikan pada model skutik kelas low Entry ini. *HANDLING* Masalah Kenyamanan berkendara, seperti sudah menjadi sebuah CULTURE. Bagi Pabrikan motor berlogo Sayap ini, terbukti dari Handlingnya saat digunakan bermanuver serta selap-selip. Dengan stang yang tidak terlalu lebar, tapi pas dan nyaman saat digunakan untuk belak-belok ditengah kemacetan. Selain itu, Posisi berkendara juga sangat Ergonomi. Terbukti, Punggung dan Pinggang tidak terasa Pegal. Atau stress berlebih, akibat menahan beban tubuh saat berkendara. Sebagai contoh; Saya tidak merasa stress, ketika menghadapi kemacetan disetiap hari. Karena, begitu mudahnya ketika saya bermanuver untuk mencari jalan. *MESIN* Mungkin sudah menjadi Rahasia Umum, bahwa mesin-mesin dari Pabrikan HONDA terkenal akan Kualitas dan Durabilitas nya. Tentunya, dengan Metode perawatan yang sesuai dengan arahan Pabrikan. Soal Kualitas dan Durabilitas mesin, tentu akan dapat terjaga. Sebagai contoh; Mesin motor ini sangat asyik, saat diajak untuk berakselerasi. Apalagi dengan kondisi jalan yang macet dan banyak lampu merah, karakter mesin yang memang sudah padat akan tenaga dari mulai torsi putaran bawah. Ini sangat cocok untuk trek yang "Stop and Go". *KONSUMSI BBM* Soal Efesien Bahan Bakar, tentu semua tergantung dari Tangan si Pengendara. Biarpun dari Pabrikan sudah mengeluarkan klaim konsumsi bahan bakar, tentu hal ini tidak bisa dijadikan Patokan Pasti. Akan tetapi, jika kita berkendara dengan Wajar dan Standar. Tentu Torehan klaim Irit, yang disematkan oleh Pabrikan akan dapat kita Capai. Sebagai contoh; Pengalaman saya, bisa berkendara dengan irit. Ketika buka Trotol Gas, dengan Wajar/ mengalir. Bukan Cepat-cepat, seperti sedang Balapan untuk mengejar Akselerasi. Kecepatan Maximal yang saya sarankan, diangka 60~70 km/h. Sisi "Negatif". Dari semua buah karya manusia, tentu akan menghasilkan Dua sisi yang selalu berdampingan. Karena kesempurnaan hanya milik Tuhan, dimana ada Positif pasti ada Negatif. Maka dari itu, Produk ini pun juga memiliki sisi itu pula. Secara keseluruhan Body, semua tampak Sempurna dan Oke-oke saja. Namun ada Beberapa hal yang menurut saya, dan mungkin bahkan banyak orang/kostumer keluhkan. 1. Spion. Entah masalah ini muncul karena terk jalan yang saya lalui setiap hari, ataukah hanya sekedar feeling berkendara. Rasanya spion terlalu baplang, sehingga sering akan mentok spion dari mobil-mobil ketika bermanuver. 2.Jok. Motor dengan Tingkat kenyamanan berkendara seperti ini, sungguh sangat disayangkan. Masih menggunakan bahan dengan kualitas yang seperti ini, seharusnya material bahan yang digunakan. Bisa menunjang kenyamanan saat berkendara, serta berat badan si pengendara. 3.Suspensi. Seandainya suspensin menggunakan jarak jangkauan yang lebih panjang sedikit, kisaran 50~100mm. Mungkin, Traksi yang ditimbulkan akan lebih lembut dari yang ada saat ini. 4.Tanki BBM. Dengan kapasitas hanya 3 Liter, ini sangat menggangu mobilitas dari si pengendara. Apalagi kalau di ajak Touring. 5.Mesin. Saran saya, untuk lebih menjaga dan mengoptimalkan kinerja mesin. Gunakan Oli Pabrikan dengan jenis Full Sintetis, Perhatikan Oktan BBM Yang digunakan, Serta Service Rutin sesuai Jarak tempuh/Km. Demikian hal-hal yang bisa saya share, dari pengalaman menggunakan Motor ini. Karena di usia yg lebih dari 6 Th ini, getara mesin Masih terasa Halus dan langsam. Bahkan Tak jarang sering membuat Bikers Moge keki, seperti halnya Pagi ini. Rombongan Bikers Moge(DUCATI,YAMAHA,SUZUKI,HONDA, bahkan BMW). Satu lagi Tips untuk perawatan MESIN, tunggu minimal 10 Detik sebelum mematikan Mesin. Terima kasih, Salam Sehat???? ????
Review Pengguna Honda Beat Lainnya
Tulis Review- Semua
- Fitur (63)
- Specs (684)
- Performa (640)
- Dimensi (131)
- Mesin (143)
- Suspensi (31)
- Transmisi (31)
- +3
- Terbaru
- Sangat Membantu
- Kritis
- Positif
Berita Otomotif Dan Review
- Berita Beat
- Artikel Feature Beat
Video Honda Beat
Lihat video terbaru Honda Beat untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.
Bandingkan Honda Beat Dengan Motor Sejenis
Honda Beat
Rp 18,98 - 20,38 Juta
Harga Beat
|
|
|
|
|
|
Kapasitas
109.5
|
109.5
|
124.8
|
124.96
|
110
|
|
Jenis Mesin
Single Cylinder, 4-Stroke, Air Cooled SOHC Engine
|
Single Cylinder, 4-Stroke, Air Cooled SOHC Engine
|
4-Step, SOHC, eSP, Liquid Cooling Engine
|
Single Cylinder, 4-Stroke, Air-Cooled, SOHC
|
Single Cylinder, 4-Stroke, SOHC Engine
|
|
Diameter x langkah
47 mm x 63.1 mm
|
47 mm x 63.1 mm
|
52.4 mm x 57.9 mm
|
52.4 mm x 57.9 mm
|
47 mm x 63.1 mm
|
|
Indikator Lampu
Ya
|
Ya
|
Ya
|
Ya
|
Ya
|
|
|
Bandingkan Varian Honda Beat
- Bensin
Temukan Motor Alternative Lainnya
Motor Unggulan Honda
Modifikasi Motor
Penelitian Lebih Lanjut tentang Beat
- Honda Beat
- Harga Honda Beat
- Kredit Honda Beat
- Gambar Honda Beat
- Berita Honda Beat
- Honda Beat Spesifikasi
- Warna Honda Beat
- Review Honda Beat
- Honda Beat FAQs
- Video Honda Beat
- Brosur Honda Beat
- Modifikasi Honda Beat
- Dealer Honda di jakarta-selatan
- Asuransi Motor