Modifikasi Suzuki Satria F150

Mosifikasi Suzuki Satria

Bagi Suzuki Indonesia (PT Suzuki Indomobil Sales), nama Satria mungkin jadi salah satu model yang paling lama bertahan di pasar. Terbukti dari kelahirannya di era 90-an, nama Satria masih tetap bertahan hingga kini.

Menariknya, model ini mungkin jadi satu-satunya motor yang memiliki evolusi panjang dari Suzuki dari kehadirannya sejak 23 tahun silam. Bahkan bisa disebut sebagai yang paling fleksibel dalam urusan dapur pacu. Ada versi 2-tak juga 4-tak, tetapi keduanya punya satu persamaan yakni kencang dan bertenaga.

Selain karakter mesin, seluruh generasi Satria tetap memiliki kesamaan lain. Yakni sama-sama mengincar segmen anak muda yang suka motor dengan tampang sporty. Jika diibaratkan, motor ini mirip seperti seorang Highlander di serial televisi era 90-an yang seolah abadi dan mampu berpindah waktu serta menyesuaikan dengan kondisi di jaman itu.

Karena Suzuki Satria juga punya model yang mewakili setiap generasi, maka aliran modifikasi yang sama dapat dilakukan pada masing-masing model. Contohnya adalah aliran racing look atau 'korban mode road race' (Komorod) yang kerap disukai anak muda. Karena selain gayanya membuat tampilan motor lebih gagah, juga terlihat berbeda dari motor standar. Dengan banyaknya model dan evolusi pada Satria, tentu ada sederet perbedaan pada aksesoris yang dikhususkan pada tiap model.

Untuk menilik trend modifikasi tersebut kita coba sedikit bernostalgia ke saat mendebut pada tahun 1997 silam dengan julukan Satria S. Awalnya hadir dalam fisik bebek underbone murni bermesin 2-tak 120 cc berpendingin udara. Mesin dengan transmisi semi otomatik 5-speed itu sanggup menyalurkan tenaga melimpah sebesar 13 dk di 7.500 rpm. Di arena balap road race, motor ini jadi idola menggantikan peran Suzuki Crystal dan Suzuki Tornado.

Lahir dengan mengincar segmen anak muda, Satria 120S memiliki sajian utama berupa sasisnya bertipe Twin Spar (kotak) dengan suspensi belakang monosok. Hal yang langka didapat pada motor bebek 90-an. Pesaingnya seperti Yamaha F1Z-R masih mengandalkan sasis tubular bulat dengan sokbreker ganda di belakang.

Pengembangan mulai dilakukan pada tahun 2000 lewat model Satria 120R di mana transmisi yang dipakai sudah menganut 6-percepatan manual. Deretan persnelingnya sudah mengusung model sport, yakni 1-N-2-3-4-5-6. Kemenangan Kenny Roberts Jr. di ajang GP500 juga membawa Suzuki hadir dengan pilihan warna dan striping biru khas motor balap Suzuki. Selain itu, tersedia juga velg palang dengan cakram di kedua roda.

Tahun 2003, Suzuki Satria 120 R LSCM hadir dan model ini didatangkan secara langsung dari Malaysia. Motor ini merupakan varian Satria paling langka. Karena selain diimpor utuh, peredaran Suzuki Satria 120 R LSCM juga hanya berlangsung satu tahun saja. Apesnya lagi, saat itu tengah gencar adanya isu mengenai pelarangan motor bermesin 2-tak untuk melewati jalan protokol. Sehingga penjualannya makin anjlok dan membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menghadirkan evolusi lagi di model ini. 

Ya, mulai 2004 Satria berubah menjadi model ayam jago (suspensi teleskopik di depan panjang) bermesin 4-tak 150 cc. Julukannya Suzuki Satria F150. Karakter mesin bertenaga diwakili dengan tipe mesin DOHC 147,3 cc berpendingin oli dengan karburator. Tenaganya mencapai 16 dk pada 9.500 rpm dan torsi 12,7 Nm di 8.500 rpm.

Generasi ini menjadi varian tersukses dari Satria dengan beberapa kali facelift dan banyaknya edisi spesial. Saat itu model yang diambil merupakan versi terbaru dari Suzuki Raider 150 yang beredar di Thailand. Versi awal dari Satria F150 juga masih didatangkan dari Negeri Gajah Putih tersebut.

Baru kemudian pada 2007 Suzuki Satria F150 diproduksi di Indonesia dengan model yang lebih segar dan penambahan electric starter. Tampilannya juga lebih sporty dengan gaya ala moge lewat desain headlamp yang mirip GSX-R600.

Di tahun 2013, Suzuki Satria F150 kembali mendapat ubahan. Desain bodinya dibuat makin ramping dan headlampnya pun meruncing. Meski terlihat mirip, namun dudukan bodinya ternyata berubah di beberapa bagian. Alhasil, pemilik Satria F150 lama tak bisa subtitusi dengan versi itu. Soal mesin, meski basisnya sama, namun mulai 2015 sudah dikembangkan dengan standar emisi Euro 3.

Seperti disebut sebelumnya, setelah beredar sekitar 19 tahun sejak debutnya, akhirnya Satria kembali berevolusi untuk ke-3 kalinya. Tepatnya pada tahun 2016 di mana kini Satria memakai mesin modern injeksi pendingin cair, 150 cc DOHC 4-tak. Mesin baru ini membawa Suzuki Satria F150FI bertenaga 18,3 dk pada 10.000 rpm dan torsi 13,8 Nm pada 8.500 rpm. Sama seperti motor-motor modern yang beredar saat ini, Satria F150FI juga dilengkapi sederet fitur unggulan. Mulai dari lampu-lampu LED, USB Charger hingga alarm system. Dan banderolnya saat ini mencapai Rp 26.760.000.

Baca Kurang

Seller Aksesoris Modifikasi Suzuki Satria F150

JDM Project
Daytona Indonesia

Suzuki Satria F150 Cerita Modifikasi

Ceritakan kisah mobil Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis ceritamu

Pertanyaan Seputar Modifikasi Suzuki Satria F150

  • Apakah ada aksesoris resmi Suzuki Satria F150?

    Sebagai motor yang mudah dimodifikasi, PT Suzuki Indomobil Sales turut menawarkan aksesoris resmi dari Suzuki Satria F150. Aksesoris yang ditawarkan bersifat plug and play dan lebih banyak tersedia di sektor tampilan minor.

  • Apakah ukuran ban yang disarankan untuk Suzuki Satria F150?

    Untuk mengejar tampilan lebih kekar dan handling yang baik tanpa mengurangi performa mesin berlebihan, ukuran yang pas memakai ukuran sama untuk di depan dan belakang, yakni 90/80-17.