jakarta-selatan

Toyota Kijang LGX 1.8 EFI 2001, Tetap Dapat Diandalkan Berbekal Teknologi Lawas

Oleh Anton M untuk Toyota Kijang (1997-2004)

Istimewanya adalah tidak ada yang istimewa. Tidak ada fitur canggih di dalamnya. Itulah alasan saya mengapa masih setia dengan Toyota Kijang “Kapsul” LGX 1.8 EFI lansiran 2001 yang saya tebus satu dekade silam dari pemilik kedua.

Terdengar klise dengan selera konsumen kekinian yang lebih senang dengan suguhan fitur canggih di dalam mobilnya. Saya tidak anti teknologi mutakhir tapi lebih karena tidak mau direpotkan dengan malfungsi yang akan muncul satu per satu ketika sirkuit elektroniknya mulai lelah. Toh berganti mobil baru setiap lima tahun sekali tidak masuk dalam prioritas (dompet) saya.

Kembali ke Si Kapsul, minibus kelahiran Sunter berkode KF80 ini adalah model terakhir di puncak evolusi Toyota Kijang. Mengapa evolusi ? Walaupun desainnya berubah drastis, banyak komponen utamanya masih memiliki hubungan genetik dengan model Kijang generasi “kotak” seperti mesin, transmisi, dan chassis. Berbeda dengan Innova yang dibangun sepenuhnya menggunakan platform dan komponen baru.

Desain eksteriornya juga masih terlihat gagah dengan lekukan yang simpel. Sosoknya mengingatkan pada Toyota Land Cruiser Prado generasi kedua (J90). Dengan panjang 4.245 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.770 mm, Kijang generasi keempat ini memiliki kabin yang masih lebih lega dibandingkan Avanza, terutama untuk penumpang di baris ketiga. Dimensinya masih pas untuk bermanuver di perkotaan ataupun di jalan-jalan yang tidak terlalu lebar. Berdasarkan data yang tertera di brosurnya, MPV ini memiliki bobot kosong 1.250 kg. Lebih ringan 220 kg dibandingkan Kijang generasi ketiga dan 415 kg jika disandingkan dengan Innova.

Melongok ke dalam kabinnya, desain dashboard dan nuansa interiornya lebih pas diletakkan pada zaman yang sama dengan Toyota Great Corolla di pertengahan '90-an daripada mobil di awal abad ke-21. Dashboardnya didominasi plastik tapi lekukannya sudah lebih modern dibandingkan Kapsul generasi pertama sebelum tahun 2000. Model LGX memiliki fitur yang sama lengkapnya dengan Krista sebagai varian tertinggi dan termahal.

Keempat pintunya sudah dilengkapi power window (fitur mewah pada masanya) dengan auto up/down pada kaca di sisi pengemudi, central lock, electric mirror, AC double blower, hingga alarm. LGX yang saya miliki kebetulan juga dilengkapi CD changer sebagai fitur opsional.

Head unit standar lansiran Alpine masih berfungsi dengan baik termasuk pemutar kasetnya. Cukup saya tambahkan charger ponsel Roidmi yang juga berfungsi sebagai perantara untuk mendengarkan lagu dari Spotify di sistem audio lawas bawaan mobil.

Durabilitas mesin menjadi salah satu hal yang membuat saya masih berani mengandalkannya sebagai kendaraan keluarga saat mudik atau bepergian jarak jauh. Tidak perlu biaya mahal untuk perawatan berkala dan masih bisa dikerjakan sendiri.

Mesin bensin 4 silinder 1.781 cc ini berdasarkan data pabrikan memiliki tenaga maksimal 83 hp yang dicapai pada putaran 4.300 rpm. Tidak terlalu istimewa memang. Keunggulan mesin 7K-E dengan langkah piston panjang ini ada pada torsinya yang lumayan besar, mencapai 147 Nm.

Dahulu sebelum saya menjatuhkan pilihan pada varian bermesin injeksi elektronik ini, banyak kawan yang menyarankan untuk memilih model awal yang masih menggunakan karburator. Nyatanya perawatan mesin 7K-E ini juga simpel. Tidak perlu repot mencari racikan pas setelan gas dan udara atau setel platina. Cukup bersihkan throttle body, busi, disiplin ganti pelumas dan filter-filter, pastikan mengonsumsi bensin berkualitas baik.

Transmisi manual 5 percepatan G58-nya serupa dengan yang digunakan pikap segala medan Toyota Hilux. Ditambah rasio final gear kasar 4,743 di gardan belakang, tarikan di putaran bawahnya lumayan kuat. Karakternya memang pas sebagai “kuda beban” daripada menjadi “kuda pacu”.

Entah berapa besar penurunan keluaran mesinnya setelah menginjak usia 21 tahun. Faktanya Kijang berwarna beige metalik ini tidak pernah kehabisan nafas di tanjakan panjang saat diajak ke daerah pegunungan dengan muatan penuh.
Konsekuensi dari mesin putaran rendah, dapur pacu ini akan menjerit saat dipaksakan dipacu dengan kecepatan tiga digit. Saat jarum speedometer menyentuh 100 km/jam, jarum tachometernya sudah jauh meninggalkan 3.000 rpm.

Masih bisa untuk dipaksakan mengembangkan kecepatan tapi itu terlalu menyiksa mesin dan telinga. Pada varian bermesin diesel dengan final gear 4,100 justru tarikan atasnya terasa lebih halus. Kecepatan nyaman saat meluncur di jalan tol ada di kisaran 90 – 100 km/jam.

Setingan kaki-kakinya juga relatif sederhana. Dengan batang torsi di kaki depan dan rigid axle dengan per daun di kaki belakang. Peredam kejut standar dengan oli saya ganti model gas Kayaba Ultra.

Peredam kejut model gas memang sedikit lebih keras terutama jika tidak ada beban di baris ketiga atau bagasi tapi membuat pengendaraannya lebih stabil pada kecepatan tinggi. Saat bermuatan penuh, bantingannya justru lebih nyaman dan bagian buritannya tidak banyak membuang ketika melintasi jalanan berkelok-kelok.

Saya juga lebih cocok dengan power steering hidroliknya yang memberikan feedback setir lebih alami ketimbang electric power steering. Jangan kaget saat kedaraan ini terasa seperti mau terguling ketika setir dibelokkan dengan cepat. Ini hal yang lazim untuk kendaraan dengan konstruksi ladder frame di mana bodi dan chassis terasa bergerak ke arah yang saling berlawanan.
Tidak ada kantung udara atau sistem rem ABS, satu-satunya fitur keselamatan hanya sabuk keselamatan yang hanya tersedia untuk penumpang di depan.

Toyota Kijang LGX memang minim fitur dan teknologinya tidak ada yang istimewa jika dilihat dengan perspektif standar MPV saat ini. Namun ketidakistimewaan itu yang membuatnya tidak merepotkan dalam pemeliharaan dan tetap bisa diandalkan meski tak lagi muda.

Apakah review ini berguna untuk Anda? Ya Tidak
Punya pertanyaan tentang Kijang Innova?

Tanyakan pada sesama pengguna Kijang Innova atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Klik gambar untuk memuat ulang
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih telah bertanya pertanyaan
Pertanyaan Anda menjadi masukan yang berguna bagi kami

Jutaan orang akan sangat terbantu memilih mobil berkat kontribusi Anda

Review Pengguna Toyota Kijang Innova Lainnya

4.8
Berdasarkan 170 Review
  • 5 146
  • 4 26
  • 3 1
  • 2 0
  • 1 1
Ceritakan kisah mobil Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis Review
Review populer
  • Semua(170)
  • Fitur(145)
  • Specs(88)
  • Performa(92)
  • Dimensi(47)
  • Lainnya...
    Pilih Kategori
    ×
  • P
    Patah Ansori 19 Okt, 2020 untuk Toyota Kijang (1997-2004)

    Mesin tangguh dan bandel pajak ringan muatan banyak body kaleng jadi kuat Baca Selengkapnya

  • K
    Kevin Hartanto 01 Okt, 2020 untuk Toyota Kijang Innova

    Menurut gw sih, ini innova reborn untuk suspensi dan kenyamanan sih meningkat jauh, juga kalo dibawa jauh itu malah jauh lebih irit meski 2400 cc VNT Dieselnya juga gak kalah galak dengan yang 2KD, rekan kerja gw hari ini bawa dari Jakarta-Cilegon bilang innova reborn juga enak, nyaman, mewah, suspensi jauh lebih baik hanya saja berat di steer, gak usah Baca Selengkapnya

  • y
    Yung Adamsyah 30 Sep, 2020 untuk Toyota Kijang Innova

    Mobil legenda hadir di indonesia tahun 1960 dengan model kijang buaya.mobil kijang innova keren dan mantap.muat dengan 7 orang.mesin yang handal dan harga jual bekas yang tidak turun amat.bahan bakar awet dan bisa diajak ke jalan menanjak. Baca Selengkapnya

  • Y
    Yogi Tamb 02 Agt, 2020 untuk Toyota Kijang Innova

    Nyaman digunakan. Mewah. Suspensi empuk. Mobilnya stabil. Powernya gede. Bahan bakar irit. Interior lega. Radius putar lebar jd mudah memutar di jln sempit. Harga jual tergolong stabil Baca Selengkapnya

  • A
    Agus Santoso 29 Jul, 2020 untuk Toyota Kijang Innova

    Pilih Inova ngak akan ngesel karena nilai jual nya bagus naikannya nyaman tenang dan ngak berisik lagian ngak mahal mahal banget ... Baca Selengkapnya

  • J
    Jovita Adinda Putri 12 Jul, 2020 untuk Toyota Kijang Innova

    Saya sangat suka sekali dengan mobil Toyota kijang Innova ini yang model 2006 saya sangat suka karna pajak nya masih lumanyan murah mesin masih bandel dan mobil masih bisa di ubah menjadi lebih baik dan yang kita mau Dan saya juga suka sekali kalau naik dimobilnya tidak bikin saya dan keluarga pegel dan juga sofbrekernya masih empuk dan meskipun sudah Baca Selengkapnya

  • E
    Eko Nuryanto 21 Jun, 2020 untuk Toyota Kijang (1986-1996)

    Sekali berlari seperti tak ingin berhenti. Dengan bangga menandukan kepalanya seakan mau menundukan apapun yg ingin bersaing dgn nya. Ya..... Kijang ini tak ingin kalah dari yunior2nya di kelas wagon. Di buat di jamannya pak harto yg kata nya penak2 e jaman 🤪🤪😁. Sangat mudah merawatnya, sangat murah sparepartnya dan sangat luas kabin di dalamnya. Sungguh aku sangat bangga bisa Baca Selengkapnya

  • S
    Sri Handayani 20 Jun, 2020 untuk Toyota Kijang (1997-2004)

    Saya punya Toyota Kijang Kapsul SSX 1997 yang setua menemani sampai sekarang...mesinnya tangguh banget walau sudah old style...dia bisa diandalkan sebagai paryner kerja saya di bi bidang jasa rias pengantin dan.catering yang kadang smpai.ke.pelosok daerah dengan.medan jalan yang luar biasa... Trima kasih toyota Baca Selengkapnya

  • S
    Syamsul Kamar 07 Jun, 2020 untuk Toyota Kijang (1997-2004)

    Mobil klasik terbaik yang pernah kumiliki. Irit dan tahan banting Baca Selengkapnya

  • R
    Rikky Josua Sitanggang 31 Mei, 2020 untuk Toyota Kijang (1986-1996)

    Mobil ini adalah mobil yang paling lama kami milikin bersama keluarga,dmobil ini ayah saya mengajari saya bawak mobil dan dimobil ini saya bisa pertama kali bawa mobil, mesinnya bandel banget, sering di ajak ke ladang yang jalannya rusak2 tapi masih enak2 aja, ya kita juga tau kijang di tahun ini konsumsi bahan bakarnya bisa dibilang boros,tapi ya seneng aja kalo Baca Selengkapnya

Bandingkan Varian Toyota Kijang Innova

  • Diesel
  • Petrol
  • G M/T TRD Sportivo
    Rp 359,15 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
  • G M/T Diesel
    Rp 368,7 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 106,04 Juta
    MA Rp 7,12 Juta
  • G A/T TRD Sportivo
    Rp 380,65 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 106,04 Juta
    MA Rp 7,12 Juta
  • G A/T Diesel
    Rp 389,9 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 112,48 Juta
    MA Rp 7,54 Juta
  • V M/T TRD Sportivo
    Rp 411,95 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 112,48 Juta
    MA Rp 7,54 Juta
  • V M/T Diesel
    Rp 421,2 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 121,88 Juta
    MA Rp 8,08 Juta
  • V A/T TRD Sportivo
    Rp 431,95 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 121,88 Juta
    MA Rp 8,08 Juta
  • V A/T Diesel
    Rp 440,9 Juta
    • 7 Kursi
    • 2393 cc
    • 147 hp
    DP(mulai dari) Rp 127,88 Juta
    MA Rp 8,47 Juta
  • G M/T Gasoline
    Rp 337,6 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 100,87 Juta
    MA Rp 6,2 Juta
  • G Luxury M/T Gasoline
    Rp 343,8 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 100,87 Juta
    MA Rp 6,2 Juta
  • G A/T Gasoline
    Rp 357,5 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 103,12 Juta
    MA Rp 6,92 Juta
  • G Luxury A/T Gasoline
    Rp 363,7 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 103,12 Juta
    MA Rp 6,92 Juta
  • V M/T Gasoline
    Rp 386,3 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 111,77 Juta
    MA Rp 7,5 Juta
  • V Luxury M/T Gasoline
    Rp 392,5 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 111,77 Juta
    MA Rp 7,5 Juta
  • V A/T Gasoline
    Rp 405,8 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 117,71 Juta
    MA Rp 7,89 Juta
  • V Luxury A/T Gasoline
    Rp 412 Juta
    • 1998 cc
    • 7 Kursi
    • 137 hp
    DP(mulai dari) Rp 117,71 Juta
    MA Rp 7,89 Juta

Pilihan Alternatif Toyota Kijang Innova

Pilihan Mobil Bekas

Mobil Toyota Populer

Artikel Feature Mobil

Video Toyota Kijang Innova

Lihat video terbaru Toyota Kijang Innova untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Pencarian Cepat untuk Toyota Kijang Innova