jakarta-selatan
Bahasa en | id

Mitsubishi Xpander

Performa
Tenaga 103 hp
Mesin 1499 cc
 
Kenyamanan
AC Ya
Power steering Ya
 
Keselamatan
Kantong Udara Pengemudi Ya
 
Kapasitas
Tempat Duduk 7 Kursi
Ground Clearance 200 mm
 
ANGSURAN BULANAN
Durasi 36 Bulan
Angsuran Rp4,31 Juta
Dapatkan Harga
Menampilkan informasi mengenai Mitsubishi Xpander GLX M/T - Petrol

Informasi terkini Mitsubishi Xpander

UPDATE 20 SEPTEMBER 2017 - Harga yang kopetitif ternyata membuat Xpander potensial untuk digunakan sebagai taksi online. Mitsubishi nampak tak tinggal diam ketika produknya yang berpenggerak depan diragukan beberapa pihak. Mereka melakukan pengujian internal untuk menggali performanya di jalan pegunungan. Penjualan Mitsubishi Xpander langsung laris manis dengan pesanan sudah mencapai angka belasan ribu unit. Tipe paling banyak dipesan adalah Ultimate dan Sport yang merupakan varian tertinggi. Antrian tinggi produksi tipe tersebut,membuat inden menjadi lama bahkan bisa sampai awal tahun depan. Jika ingin lebih cepat menikmat mobil ini, bisa memilih varian bawahnya seperti GLS dan Exceed. Varian Exceed adalah varian tengah yang memiliki pilihan transmisi otomatis atau manual. Interiornya berwarna beige, karena interior hitam adalah mutlak milik varian Sport. Fiturnya sudah lumayan. Audio 2DIN, airbag, rem ABS dan EBD tanpa kendali stabilitas, dan tentunya pengaturan stir yang fleksibel. HArganya juga menarik, Rp 214 jutaan untuk Exceed manual dan Rp 224 jutaan untuk versi matic. Exceed cukup menarik karena harga dan fiturnya cukup sebanding.

Harga Mitsubishi Xpander

Varian Harga Spesifikasi  
GLX M/T Rp189,05 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin
GLS M/T Rp208,55 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin
Exceed M/T Rp214,55 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin
Exceed A/T Rp224,95 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin
Sport A/T Rp237,15 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin
Ultimate A/T Rp245,35 Juta*
Harga OTR
7 Kursi, 103 hp, 1499 cc, Bensin

Bandingkan Mitsubishi Xpander dengan Mobil Sejenis

VS

Review Pengguna Mitsubishi Xpander

5
Berdasarkan 2 review
  • 5 2
  • 4 0
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Mitsubishi Xpander

Review populer

  • A
    Agus Srivijiya Agt 31, 2017

    Saya baru saja mengendarai Mitsubishi Xpander, dan menemukan MPV baru ini cukup mengesankan. Sebelumnya saya berencana membeli Toyota Avanza Veloz, namun Expander lebih bertenaga, stylish dan luas dibanding Avanza. Saya juga punya opsi paket yang bagus untuk itu, saya cukup senang dengan membeli ini. Saya akan merekomendasikan MPV ini untuk semua orang, yang tertarik untuk membeli mobil keluarga. Baca Selengkapnya

  • A
    Andre Agt 31, 2017

    Saya sangat menyukai Pajero Sport, tapi budgetnya terlalu tinggi, jadi saya tidak bisa membelinya. Ketika saya melihat Expander untuk pertama kalinya, saya sangat bahagia karena sekarang saya bisa membelinya seperti pada anggaran saya dan mobil itu terlihat seperti Pajero Sport dari depan. Sebelumnya, saya sedang berpikir untuk membeli Xenia atau Avanza namun Expander adalah MPV yang sempurna dalam anggaran ini. Baca Selengkapnya

Video Mitsubishi Xpander

Lihat video terbaru Mitsubishi Xpander untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Gambar Mitsubishi Xpander

Warna Mitsubishi Xpander

  • Black-diamond-Mica

  • Quartz-White-metallic

  • Red

  • Sterlling-Silver-Metallic

  • Titanium-Grey-Metallic

Review Mitsubishi Xpander

Tinjauan

Mitsubishi Motors akhirnya menggebrak dengan MPV kelas bawah atau Low MPV berkapasitas tujuh penumpang, Mitsubishi Xpander. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) selaku Agen Pemegang Merek, tidak lagi menyebutnya sebagai Mitsubishi Next Generation MPV. Mitsubishi Xpander
[/caption] Modelnya, harus diakui, layak mendapatkan empat jempol. Begitu diperkenalkan kepada awak media beberapa waktu lalu, kami merasa Avanza dan Xenia terlihat kuno, sedangkan Ertiga dan Mobilio langsung tenggelam di balik desain Xpander. Para petinggi MMKSI yang bertandang ke redaksi Oto.com, pernah bilang desain versi produksinya, tidak jauh berbeda dengan versi konsep yang disebut XM Concept. Hanya sedikit yang berbeda. Dan kenyataannya, sepintas yang berbeda hanya velg dan spion samping. Bahkan garis desain di body samping pun tidak terlalu berubah. Berbicara soal fitur dan spesifikasi, mesinnya berkapasitas 1,5 liter berteknologi MIVEC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 105 ps dengan berbahan bakar bensin. Jujur saja, diatas kertas, angka ini agak mengecewakan, karena kompetitornya punya tenaga yang lebih besar. Honda Mobilio jadi rajanya di bidang ini dengan 110 ps. Tapi kalau bicara ground clearance, maka Xpander yang pertama. Dengan 205 mm, pengemudinya bisa melewati medan offroad ringan tanpa harus khawatir dek bawah mentok. Xpander tersedia dalam tiga varian : Ultimate, Sport, Exceed, GLS, dan paling bawah GLX. Selain tipe GLX dan GLS, Xpander dibekali dua pilihan transmisi yaitu otomatis dan manual. Soal harga, Xpander dibanderol mulai dari 189 juta hingga Rp 245,5 juta. Harganya benar-benar menyenggol sang penguasa pasar, Toyota Avanza, hingga ke varian Veloz. Kini, setelah sukses meraih lebih dari 11 ribu pemesanan, Mitsubishi Xpander siap untuk dieskspor. Negara tujuan pertama adalah FIlipina, dan kemudian akan merambah juga ke Malaysia dan beberapa negara ASEAN lainnya. Targetnya, 20.000 Xpander setiap bulan akan memasuki pasar ekspor ini. Untuk di dalam negeri, Xpander sendiri akan mulai delivery (penghantaran) ke konsumen paling cepat akhir September 2017 ini. Proses penghantaran ini juga terkait dengan kapasitas produksi pabrik Mitsubishi di CIkarang, Jawa Barat yang berkisar 3.000an unit sebulan. Mitsubishi terus memperluas jaringan pelayannnya. Hingga minggu ini (Awal September 2017), tak kurang 93 dealer Mitsubishi khusus mobil penumpang sudah siap melayani pelanggan. Penambahan ini merupakan bagian dari komitmen MMKSI untuk melayani konsumen Xpander yang akan mendongrak populasi merek berlambang tiga berlian di tanah air. Untuk mempenetrasi pasar lebih dalam, MMKSI bahkan melakukan perkenalan Mitsubishi Xpander langsung di beberapa kota besar di Indonesia seperti Pekanbaru, MEdan, Bandung, dan masih akan ada lagi kota-kota lainnya.

  • Tinjauan
  • Interior
  • Eksterior
  • Suspensi Nyaman
  • Performa mesin

Kelebihan

Desainnya harus diacungi jempol karena benar-benar berbeda. Plus, ground clearance yang tinggi membuat mobil ini sangat fleksibel dibawa kemana saja.

Kekurangan

Untuk sebagian orang, desainnya akan sulit dimengerti.

Interior

MEskipun fiturnya tidak ada yang terlalu istimewa, selain tombol star/stop di varian-varian tinggi, tapi pendukung kenyamanannya cukup mumpuni. Ada banyak ruang penyimpanan. Hal itu sangat jelas terlihat dari brosur ataupun saat diperkenalkan beberapa waktu lalu. Cup holder tersebar di setiap baris, kantong penyimpanan juga menyebar di beberapa tempat seperti di sandaran kursi, pintu dan sebagainya. Bahkan di bawah kursi pun masih disediakan laci yang bisa dimanfaatkan untuk menyimpan sepatu. Selain itu, di balik lantai bagasi, juga tersedia ruang penyimpanan. Pendek kata, mobil ini sepertinya sangat mendukung kepraktisan berkendara. Xpander dibekali dua warna interior, beige dan black. Yang terakhir khusus digunakan Xpander dengan varian Sport. Kursi belakang bisa terlipat rata untk menambah kapasitas bagasi. Dan dengan demikian, mobil ini juga bisa menyediakan konfigurasi kursi yang cukup beragam

  • What we like
    Ruang penyimpanan barang banyak. Mulai dari bagasi hingga door pocket (kantong di pintu). Pengaturan kursinya juga fleksibel.
  • What we dislike
    Materialnya terlalu sesuai dengan status Low MPV. Andai saja bisa sedikit lebih baik, mobil ini akan lebih banyak disukai.

Eksterior

Paras Xpander menganut desain Dynamic Shield, seperti yang juga diterapkan pada Pajero Sport. Di Xpander, hal yang paling dominan di parasnya, rumah lampu utama yang melebar hingga ke tengah, seolah menekan grille . Sebagai informasi, lampu utama ada di bawah, bukan yang atas. Lampu di atas berfungsi sebagai DRL (Day-Time Running Light). Bicara grille, terlihat membentuk siluet huruf X dan terpisah oleh batang bumper. Grille bawah sepertinya lebih fungsional, karena memiliki rongga yang lebih besar dan lebar. Pada varian ultimate, grille ini berlapis chrome. Di sisi samping, velg dengan warna kekinian, hitam dan polish silver. Ukurannya ada yang 15 inci dan 16 inci, tergantung variannya. Sementara lampu belakang, didesain berbentuk L yang melebar hingga ke samping dan pintu bagasi. Pintu bagasi dilengkapi tail spoiler di bagian atas, menegaskan kesan sporty sang Xpander. Penegas kesan juga dihadirkan oleh semacam airdam di bagian bawah depan. Sepertinya, aksesori ini juga berfungsi sebagai cover untuk melindungi bagian bawah mesin. Jujur saja, kami kesulitan menemukan kekurangan desain mobil ini. Pasar Low MPV pastilah bereaksi beragam. Tapi mayoritas pasti setuju, desain Xpander memberikan sesuatu yang baru untuk kelasnya.

  • What we like
    Desain yang revolusioner memberikan warna dan pilihan baru untuk kelas Low MPV. PEsaingnya akan dipaksa untuk berbenah.
  • What we dislike
    Bagaimana kalau disematkan velg lebih besar sebagai bawaan standar?

Suspensi Nyaman

Ground clearance mobil ini tinggi. Jadi kalau berpikiran mobil akan limbung, tentunya tidak terlalu salah. Namun para insinyur Mitsubishi juga tidak begitu saja membuat mobil tinggi. Suspensinya sudah diatur sedemikian rupa agar mobil tetap stabil, meski penumpang di dalamnya merasakan efek limbung. Jadi tidak perlu khawatir mobil akan 'tumpah' saat bermanuver. Satu hal lagi, mobil ini juga sudah dibekali peranti pembantu kestabilan pada varian Sport dan Ultimate.

Performa mesin

Seperti diutarakan tadi, sistem penggerak Xpander berpusat pada mesin bensin 4-silinder berkapasitas 1,5 liter. Dengan teknologi MIVEC untuk mengatur pengapian agar konsumsi BBM lebih efisien, Xpander sepertinya cukup menjanjikan. Output yang dihasilkan 105 ps dengan torsi 141 Nm. Untuk ukuran sebuah low MPV, besaran output itu cukup bisa diterima. Tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Namun di antara kompetitornya, Xpander menjadi yang paling bawah. Avanza bermesin 1.5 memiliki tenaga hingga 107 ps. Mobilio bahkan lebih besar,110 ps, dengan kapasitas mesin yang sama.

  • What we like
    Sudah dilengkapi teknologi MIVEC
  • What we dislike
    BEsaran tenaganya terlihat biasa saja di atas kertas. PErlu pengujian lebih lanjut untuk memastikannya.

Pengereman

Untuk fitur keselamatan aktif, sepertinya Mitsubishi tidak terlalu membedakan diantara varian yang ada. Ini terbukti dengan hadirnya peranti ABS dan EBD. BEdanya, pada Sport dan Ultimate ditambahkan Brake Assist, yang seperti namanya, berguna untuk membantu pengereman. Dengan fitur ini, meski rem tidak diinjak maksimal saat deselerasi mendadak, rem tetap pakem.

  • What we like
    ABS dan EBD standar di semua varian
  • What we dislike
    REm belakang masih tromol

Berita Mitsubishi Xpander

Secanggih Apa Mesin Mitsubishi Xpander?

Sebelumnya, banyak spekulasi tentang mesin yang dipakai Mitsubishi Xpander. Jawabannya memang terungkap saat peluncuran. Unit 4A91 yang digunakan. Mesin 4-silinder 1,5 liter berteknologi MIVEC. Namun Baca Selengkapnya

Ditayangkan Pada | Sep 20, 2017 | Dilihat 1799 Kali
Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer