Modifikasi Honda BRV 2021

 

Di negara berkembang seperti Indonesia, model mobil tiga baris dengan tampilan kekar nyatanya masih digemari. Banyak pabrikan otomotif yang melansir model mobil seperti ini dan mendapat sambutan baik dari masyarakat.

Honda BR-V adalah salah satunya. Kata Honda, nama BR-V adalah Bold Runabout Vehicle. "Bold" yang berarti "berani" menekankan penamaan yang berbeda sesuai fungsinya sebagai kendaraan entry level bagi mobil keluarga untuk kegiatan sport atau outdoor.

Honda BR-V adalah jawaban Honda terhadap kebutuhan mobil keluarga dengan ground clearance tinggi, memiliki kapasitas tujuh tempat duduk, dan harganya terjangkau. Yang menarik, Honda selalu menjadi yang terakhir memasuki pasar, setelah sebelumnya seolah mengamati apa yang dilakukan oleh para kompetitor di kelas yang diincarnya.

Tidak percaya? Coba lihat kapan Honda Mobilio masuk dan menggempur pasar low MPV? Saat konsumen di kelas ini sudah mulai jenuh dengan pilihan yang ada, hadir Mobilio dan langsung menggairahkan kembali pasar tersebut. Hal yang sama berlaku untuk BR-V, yang diarahkan untuk masuk di pasar low SUV/crossover.

Tapi kini sepertinya mereka kesulitan. Saat kompetitornya berbenah desain, BR-V seperti mandeg. Dalam rentang satu tahun, BR-V diberikan perubahan minor. Benar-benar minor. Yang pertama ketambahan side body moulding. Kedua, yang dilakukan di IIMS 2019. BR-V punya sedikit penyegaran di muka. Grille baru, bemper baru, dan lampu depan.

Tidak sulit bagi Honda untuk menghadirkan mobil ini. Mobilio memberikan basis yang bagus untuk dikembangkan menjadi BR-V. Platform Brio, mesin L15 yang sudah ada, adalah modal awalnya. Desain, menjadi hal lain yang harus difokuskan. Toh, dengan mengambil bentuk yang tidak jauh berbeda dari Mobilio, dengan sedikit sentuhan kegagahan, BR-V bisa berdiri lebih macho dari saudaranya itu.

Mungkin karena memiliki banyak kesamaan dari segi teknis, banyak yang kurang percaya kalau BR-V, dengan harganya yang lebih mahal dari Mobilio, memiliki lebih banyak kelebihan dibanding saudaranya itu. Memang dari segi interior, material dan bentuknya tidak jauh berbeda.

Sebagai mobil keluarga, tentunya jangan berharap performa layaknya mobil siap balap di sirkuit. Namun, mobil ini bisa memberikan rasa sporty dalam beberapa keadaan. Mesin L15 yang digunakan memang biasa saja saat dibejek. Namun kinerja transmisi yang menganut tipe CVT, sanggup memberikan sensasi putaran mesin yang padat. Tidak seperti CVT biasanya yang terasa ‘ngempos’, dimana putaran mesin memuncak terlebih dahulu, baru kemudian kecepatan mengikuti.

Transmisi CVT BR-V mampu memberikan perputaran mesin yang seirama dengan kecepatan. Dan hal ini membuat crossover tersebut terasa memberikan sensasi yang lain dari sebuah mobil dengan transmisi CVT, meski sekali lagi, kalau diukur waktu akselerasinya pasti biasa saja, layaknya mobil keluarga.

Mesin L15 adalah penggerak berkonfigurasi 4-silinder yang sama dengan digunakan oleh Honda Jazz, City, Mobilio, bahkan Honda Civic Turbo terbaru juga menggunakan basis mesin ini. Tenaga yang dihasilkannya adalah 120 PS pada putaran mesin 6.600 rpm. Sedangkan torsi maksimal yang dikeluarkan adalah 145 Nm pada putaran 4.600 rpm. Sebuah angka yang cukup untuk menghasilkan mobil dengan performa ‘kalem’ untuk sarana berkendara keluarga.

Angka rasio kompresi sebesar 10,3:1 mengharuskan mobil ini untuk menggunakan BBM dengan RON diatas 90. Meski kami yakin, para penjualnya akan ada yang bilang tidak apa-apa menggunakan Premium, tapi hal ini tidak disarankan kalau mau menjaga umur mobil yang panjang.

Sebagai sebuah besutan entry level keluarga, Honda BR-V memiliki potensi yang besar untuk modal modifikasi. Gaya modifikasi yang dipilih pun lebih luas ketimbang saudara setipenya, Honda Mobilio.

Mengapa demikian? Sebab Honda BR-V memiliki aksen kuat sebagai kendaraan tangguh lewat barisan side body mouldingnya dari depan hingga ke belakang. Oleh karenanya, gaya modifikasinya halal-halal saja bila diarahkan ke gaya-gaya mobil cross country atau rally cross.

Bila jiwa modifikasi lebih mengalir kearah tampilan rebah dengan fokus pada permainan pelek atau identik dengan gaya stance, ya tak diharamkan juga. Aksesori side body moulding tadi berfungsi sebagai ornamen bawaan yang menggantikan fungsi wide body atau melebarkan sepatbor demi kebutuhan ruang untuk pelek berdimensi besar dan lebar.

Faktanya, kedua gaya modifikasi ini adalah yang paling umum dilakukan oleh para pemilik Honda BR-V di Indonesia. Hasilnya, kedua gaya ini sama-sama masih enak dilihat dan aman untuk digunakan sebagai besutan sehari-hari, asal seluruh modifikasinya dilakukan secara benar atau proper.

Sisi interior juga bisa terjamah untuk di modifikasi, namun perlu perhatian ekstra. Hindari modifikasi yang berlebihan di sisi kabin untuk membuat kabinnya tetap lapang. Penggantian bahan pelapis jok dengan kualitas yang lebih baik sah-sah saja, asal tidak mengganggu fleksibilitas kabin.

Pun demikian untuk instalasi perangkat audio tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas tata suara. Fleksbilitas tetap lah yang utama bila kendaraan masih digunakan sebagai tunggangan harian.

Pakem modifikasi yang harus ditetapkan pada Honda BR-V adalah tetap menjaga fungsinya sebagai mobil keluarga. Artinya bagaimanapun hasil akhir modifikasinya harus tetap menjunjung tinggi kenyamanan dan keamanan saat digunakan sebagai alat mobilitas keluarga.

Baca Kurang

Seller Aksesoris Modifikasi Honda BRV 2021

Anugerah Body Repair
Banteng Mas

Honda BRV 2021 Cerita Modifikasi

Ceritakan kisah mobil Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis ceritamu
Review Populer

Pertanyaan Seputar Modifikasi Honda BRV 2021

  • Berapakah diameter maksimal yang aman digunakan untuk Honda BR-V?

    Umumnya peningkatan lingkar pelek yang direkomendasikan adalah dua inci lebih besar dari ukuran standar. Bila Honda BR-V menggunakan pelek berdiameter 16 inci sebagai standar, maka pelek aftermarket paling aman yang dapat digunakan adalah lingkar 18 inci.

  • Apakah modifikasi mesin masih aman untuk penggunaan harian?

    Selama pengerjaan modifikasi yang dilakukan terstruktur dan terarah maka kendaraan masih aman untuk digunakan harian. Sebaiknya konsultasikan dengan tuner atau modifikator soal batasan-batasan modifikasi yang dapat dilakukan untuk penggunaan harian.

  • Apakah modifikasi pada mesin dapat menggagalkan garansi?

    Biasanya garansi memang akan gugur tatkala spesifikasi mesin telah berubah dari standarnya. Namun ini adalah konsekuensi yang wajib ditempuh oleh konsumen bila memutuskan untuk meningkatkan performa mobilnya.