Toyota Avanza Veloz

Rp 209,3 - 232 juta*
Harga On The Road (OTR)
Dapatkan promo eksklusif dan pilihan pinjaman dari dealer
Gambar Toyota Avanza Veloz
4.3 / 5
based on 1 reviews
0 Shares

Toyota Avanza Veloz Price List

lihat di bawah ini - daftar varian
    Varian Bensin
    • 1329 cc, Bensin
      Rp 209,3 juta*
    • 1496 cc, Bensin
      Rp 220,2 juta*
    • 1329 cc, Bensin
      Rp 221,1 juta*
    • 1496 cc, Bensin
      Rp 232 juta*

Iklan

Video Toyota Avanza Veloz

Kami pilihkan video terbaik dari youtube dan web - Lihat Semua Video
Subscripe Now!

Iklan

Pilihan Warna Avanza Veloz

  • Grey

  • White

  • Silver-mica-metallic

  • Dark-red-mica-mitallic

  • Blackmetallic

Review Toyota Avanza Veloz

Pendahuluan

Pada bulan Agustus 2015 lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi memisahkan varian Veloz sebagai sebuah model yang berbeda dari keluarga Avanza. Ya, dalam sejarahnya, Veloz merupakan varian tertinggi dari keluarga Avanza yang merupakan penyempurnaan dari varian Avanza S di generasi pertama yang lahir pada tahun 2004. Keluarga MPV entry level Avanza sendiri hadir pertama kali pada Desember 2003.

Pada 2006, hadir varian Avanza S 1.5 yang menawarkan mesin 1,5 liter berteknologi VVT-i dan transmisi otomatis 4-speed sebagai varian tertinggi. Pada 2011, saat kelahiran generasi kedua keluarga Avanza, lahir pula Veloz yang menggantikan varian S sebagai varian termahal yang menyajikan sosok lebih sporty. Hingga kemudian pada paruh kedua penyegaran model generasi kedua di tahun 2015 lalu, TAM melahirkan model Grand New Veloz yang tampil berbeda dengan penampilan Grand New Avanza, sekaligus memisahkan varian yang ditawarkan oleh Toyota Indonesia.

Dari sisi dimensi, tak ada perbedaan sosok signifikan di antara keduanya. Grand New Veloz selain mendapatkan wajah yang berbeda, juga mendapat fitur yang lebih lengkap. Beserta Avanza, Veloz mendapatkan penyempurnaan mesin dengan teknologi Dual VVT-i serta perbaikan suspensi untuk meningkatkan kenyamanan. Yang menarik, Grand New Veloz kini tersedia dengan pilihan mesin 1,3 liter bagi calon konsumen yang menginginkan varian mewah dengan harga lebih terjangkau.

Dari sisi banderol harga, dengan tersedianya perbedaan dan kelengkapan fitur yang lebih lengkap, tentu saja Veloz mendapatkan angka lebih tinggi dibandingkan Avanza. Banderolnya dimulai dari Rp 207,8 juta (on the road Jakarta) untuk varian 1.3 M/T hingga Rp 230,5 juta (on the road Jakarta) untuk varian 1.5 A/T. Di kisaran harga ini, Grand New Veloz bersaing ketat dengan Honda Mobilio E hingga Mobilio RS dan Nissan Grand Livina.

Kelebihan

  • Citra merek Toyota yang sangat kuat dan Avanza sebagai model terlaris di Indonesia.
  • Pilihan mesin baru Dual VVT-i menjanjikan efisiensi lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.
  • Perbaikan peredaman dan tempat duduk dengan busa lebih tebal yang membuatnya lebih nyaman.
  • Penyempurnaan di struktur suspensi membuatnya lebih nyaman.
  • Fitur hiburan yang disempurnakan, semakin interaktif.
  • Jaminan layanan purna jual Toyota tersebar lebih banyak, dan sebagai model terlaris, ketersediaan suku cadang juga terjamin.

Kekurangan

  • Transmisi otomatis 4-speed yang digunakan mengganjal konsumsi bahan bakar yang lebih efisien.
  • Pengendaraan semakin nyaman, namun masih terasa kaku.
  • Putaran mesin yang relatif lebih tinggi di bandingkan rivalnya pada kecepatan tinggi.
  • Material plastik pada dashboard terasa keras dan tampil kurang mewah.

Fitur yang menonjol

  • Desain yang menonjol menjadikannya tampil menarik.
  • Sistem hiburan terbaru dengan layar sentuh.
  • Fitur keselamatan semakin baik.
  • Sistem suspensi dan peredaman kabin terbaru meningkatkan kenyamanan

Eksterior

Tampilan terbaru Grand New Veloz menunjukkan karakter lebih sporty dibandingkan saudaranya Avanza. Bumper Veloz memiliki airdam yang besar yang memisahkan dengan grille Veloz yang lebih menampilkan garis desain “keen look” khas Toyota. Secara sepintas, bagian lampu depan dan grille pada Veloz begitu mirip dengan milik small saloon mereka, Toyota Vios. Lampu utama membentuk sudut tajam, dan pada varian bermesin 1,5 liter lampu ini sudah mengadopsi tipe proyektor sehingga tampak lebih modern. Pada bumper bagian bawah, lampu kabut mendapatkan aksen chrome yang membuatnya tampil lebih elegan.

Dari bagian samping, sosoknya tak berubah dibanding sebelumnya. Hal yang wajar mengingat secara dimensi juga tak ada perubahan pada mobil ini. Panjangnya masih 4.200 mm, dengan lebar 1.660 mm dan tinggi 1.695 mm serta jarak sumbu roda 2.655 mm. Salah satu poin keunggulan yang dipertahankan oleh Grand New Veloz – sebagaimana juga oleh Avanza – adalah ground clearence-nya yang mencapai 200 mm. Hal ini menjadikan keluarga Avanza ini cukup superior dalam menghadapi medan jalan yang buruk sekaligus saat harus melintasi genangan air atau banjir sekalipun.

Di bagian belakang, aksen pembeda dengan varian Avanza adalah lampu utama belakang Veloz 1.5 yag memiliki aksen kaca gelap (smoked glasses). Selain itu baik pada Veloz 1.3 maupun 1.5 telah mendapatkan spoiler atap dengan lampu rem tambahan serta desain bumper baru dengan reflektor bulat yang memantulkan cahaya lampu saat malam. Penyempurnaan terakhir yang ditawarkan oleh Toyota adalah kehadiran garnish pada bagian plat nomor untuk mempercantik penampilan di bagian belakang.

Tabel Dimensi Eks

Selain itu pada Veloz juga telah mendapatkan velg berukuran 15 inci dengan balutan dua warna yang menarik serta desain ala baling-baling yang sporty. Velg ini berbalut ban berukuran 185/65 R15 Bridgestone Ecopia yang juga diklaim turut menyumbang efisiensi bahan bakar.

Interior

Desain dashboard Veloz, masih menggunakan desain serupa dengan keluarga Avanza lain. Yang membedakan hanyalah nuansa warna yang dimilikinya. Pada Veloz, baik pada varian 1.3 maupun 1.5, dashboard dan nuansa warna kabin didominasi warna gelap, hitam dengan beberapa bagian berwarna abu-abu tua. Panel plastik berwarna perak juga terdapat di beberapa bagian dashboard dan trim pintu, menghadirkan nuansa modern yang cukup baik.

Dashboard yang rata di bagian atasnya membantu dalam hal visibilitas saat berkendara. Dalam hal tatanan kabin, dashboard seperti ini juga sangat membantu untuk kualitas keluaran sistem audio. Hal ini didukung pula dengan penggunaan head unit baru yang memiliki layar sentuh 6,1 inci. Otak sistem hiburan ini mampu untuk memutar CD dan DVD, siaran radio AM/FM, sistem koneksi via USB, AUX dan Bluetooth serta iPod Ready. Untuk mengatur sistem audio, pengemudi juga dapat menggunakan tombol yang tersedia di lingkar kemudi. Untuk mengatur sistem penyejuk kabin (AC), Veloz masih menggunakan dua tombol putar seperti sebelumnya.

Panel instrumen di balik kemudi juga kini mendapatkan penyegaran dengan perubahan warna menjadi Biru-Putih, serta hadirnya indikator 'Eco' yang dapat membantu Anda untuk mengelola cara berkendara yang lebih efisien. Lingkar kemudinya sendiri kini telah berlapis bahan kulit yang membuatnya lebih nyaman untuk digenggam.

Sejatinya, pada bagian tempat duduk Veloz berbalut bahan fabric yang nyaman untuk disentuh dan diduduki. Kebetulan pada unit yang kami pinjam, seluruh bangkunya telah dilapis oleh material pembungkus yang dimaksudkan untuk melindungi bahan aslinya. Namun, busa tempat duduk yang lebih tebal dibandingkan sebelumnya tetap dapat dirasakan pada Veloz anyar ini. Hal ini berkontribusi memberikan kenyamanan saat berkendara.

Posisi duduk di bangku pengemudi cukup tinggi, meskipun tempat duduknya tak memiliki pengatur ketinggian, hanya reclining dan posisi maju-mundur. Sementara di bangku belakangnya, legroom yang tersedia cukup lega, mengingat bangku baris kedua ini juga dapat diatur posisi maju-mundurnya. Hal ini pun menular ke bangku baris ketiga yang mendapatkan ruang kaki yang cukup fleksibel. Kenyamanan di bangku baris kedua juga diberikan pengaturan reclining pada sandarannya.

Dengan fitur one touch tumble, melipat bangku kedua untuk membuka akses ke baris ketiga juga semakin mudah. Sebagai salah satu penunjang kenyamanan dan keselamatan, penumpang tengah di baris kedua kini telah mendapatkan head rest. Sementara untuk kepraktisan, kini kursi baris ketiga terpisah 50:50 yang membuat peningkatan kapasitas ruang bagasi lebih fleksibel.

Performa

Salah satu perubahan paling signifikan hadir dari penggunaan mesin baru di balik kap mesinnya. Pada Veloz 1.5 yang kami uji mendapatkan mesin baru 2NR-VE, 4-silinder 1,5 liter Dual VVT-i menggantikan mesin lama 3SZ-VE. Mesin baru ini menyuguhkan tenaga puncak hingga 104 hp pada 6.000 rpm dan torsi maksimal 136 Nm pada 4.200 rpm. Angka-angka ini serupa dengan angka performa mesin lama berteknologi VVT-i, namun pada torsi, puncaknya kini dapat dicapai dengan putaran mesin lebih rendah. Hal ini menjadi salah satu indikasi bahwa mesin baru ini menjanjikan konsumsi bahan bakar lebih baik.

Berkat katup variable ganda yang kini digunakan Veloz, pengaturan bukaan katup tak hanya pada jalur masuk (intake), namun juga pada jalur keluar (exhaust). Keunggulannya adalah efisiensi yang lebih baik pada ruang bakar sehingga tenaga yang dihasilkan lebih baik. Selain itu emisi gas buang yang dihasilkan juga rendah karena sebagian gas buang ada yang dapat diproses kembali di ruang bakar. Menurut keterangan dari Chief Engineer mobil ini, Kazuhiko Yamashita saat peluncurannya tahun lalu, mesin baru ini dapat memberikan peningkatan efisiensi hingga 20 persen dibanding mesin yang digunakan sebelumnya.

Saat kami menjajalnya di jalan bebas hambatan, respon pedal akselerator sedikit tertunda, yang disebabkan digunakannya teknologi drive-by-wire pada sistem bukaan gas yang diatur oleh ECU. Transmisi otomatis 4-speed yang digunakannya cukup halus, kecuali saat Anda melakukan kickdown untuk ancang-ancang menyusul. Saat kami uji keluar kota menuju Bandung via Tol Cipularang, menghadapi jalur menanjak, cukup injak dalam-dalam pedal gas dan otomatis gear akan menurun dan melonjakkan putaran mesin, menyuguhkan torsi yang dibutuhkan untuk mempertahankan kecepatan yang diinginkan. Angka 100 kpj di speedometer dapat dengan mudah dicapai dan dilewati hingga menunjukkan angka 120 kpj di putaran mesin 5.500 rpm, sebelum kemudian gear berpindah ke posisi lebih tinggi.

Namun, menurut kami, akan jauh lebih baik jika Anda memindahkan tuas transmisi ke gear 3 atau 2 saat menghadapi tanjakan sehingga putaran mesin dapat dijaga agar tidak melonjak dan berpotensi menghabiskan bahan bakar lebih banyak. Di dalam kota, respon pedal gas yang diberikan Veloz cukup sigap untuk menghadapi kepadatan lalu lintas, selain itu, proses perpindahan gear juga berjalan cukup lembut saat Anda berkendara tak terburu-buru. Hasilnya efisiensi yang disuguhkan oleh Veloz jug cukup mengesankan. Saat kami uji berkendara di tengah kepadatan lalu-lintas Bandung di akhir minggu, Veloz menyuguhkan konsumsi bahan bakar rata-rata 9,23 kpl, sementara saat kami uji di kepadatan lalu-lintas ibu kota saat hari kerja, konsumsi bahan bakar rata-ratanya menyentuh 9,42 kpl.

Saat kami bawa keluar kota, perjalanan menuju Bandung via Tol Cipularang, Veloz dapat menghasilkan konsumsi bahan bakar 13,3 kpl, dengan kecepatan rata-rata 64 kpj. Sementara dalam arah sebaliknya yang cenderung menurun, konsumsi bahan bakarnya dapat mencapai 16,5 kpl! Hal yang cukup istimewa mengingat saat kembali, kami sempat menghadapi kemacetan sepanjang 8 km di jalan Tol Cikampek-Jakarta sehingga kecepatan rata-rata yang ditempuh hanya 38 kpj.

Selain varian bermesin 1,5 liter, Toyota juga menyuguhkan mesin 1,3 liter baru bagi varian Veloz 1.3 A/T. Mesin baru 1NR-VE, 4-silinder 1,3 liter berteknologi Dual VVT-i yang memberikan limpahan tenaga dan torsi lebih besar dibandingkan mesin 1,3 liter lama (K3-VE). Tenaga puncaknya kini menjadi 96,5 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 120 Nm pada 4.200 rpm. Mesin ini berpasangan dengan transmisi otomatis 4-speed. Masih menurut Chief Engineer mobil ini, Kazuhiko Yamashita, pada mesin 1,3 liter peningkatan efisiensinya mencapai 15 persen.

Seperti halnya pada varian 1.5, pada respon gas terasa sedikit tertunda akibat penggunaan teknologi drive-by-wire, namun kemudian Veloz memberikan respon yang sigap untuk mencapai angka 100 kpj di jalur bebas hambatan. Jarum petunjuk putaran mesin menyentuh angka 3.200 rpm saat berlari 100 kpj. Ketika menghadapi jalur menanjak dan melakukan kickdown, gear transmisi otomatis 4-percepatannya sekejap menurun dan mesin berteriak hingga 6.000 rpm di kecepatan 120 kpj sebelum kembali berpindah ke gear lebih tinggi. Nyaris tak ada perbedaan signifikan antara Veloz 1.5 dan 1.3 dalam hal performa sehari-hari. Hal yang mungkin dapat dirasakan perbedaannya adalah saat Anda berakselerasi bersamaan atau saat berusaha mencapai kecepatan tertinggi. Dengan kondisi beban yang sama, Veloz 1.3 tentu akan tertinggal dibandingkan Veloz 1.5.

Tabel Mesin

Pengendaraan & Pengendalian

Peningkatan kenyamanan menjadi kesan pertama yang didapatkan saat mulai berkendara bersama Veloz terbaru ini. Salah satu hal yang paling terasa adalah semakin senyapnya kabin dari gangguan suara mesin dan lingkungan luar. Hal ini diakui oleh pihak Toyota Indonesia, bahwa mereka memang melakukan penyempurnaan pada peredaman kabin untuk meningkatkan kenyamanan. Tak hanya itu, untuk kenyamanan lebih baik, struktur geometri suspensi belakang juga mendapatkan penyempurnaan. Saat berkendara hal ini dapat dirasakan dengan peredaman suspensi yang terasa lebih lembut dibandingkan generasi Avanza sebelumnya di jalanan bergelombang.

Baiknya lagi, soal pengendalian juga semakin meningkat. Saat bermanuver di tikungan, Veloz menyuguhkan gerakan bodi yang lebih meyakinkan bagi pengemudi. Salah satu hal yang ternyata turut berkontribusi terhadap peningkatan pengendalian tersebut adalah penguatan struktur bodi di bagian tengah. Hal ini menjadikan badan Avanza dan Veloz semakin kaku.

Secara umum, duduk di balik kemudi Veloz menyuguhkan posisi mengemudi yang cukup nyaman. Meski tak dapat diatur ketinggian posisi duduk, namun untuk rata-rata orang Indonesia, posisinya cukup tepat. Ruang pandang ke arah depan juga luas, meskipun pandangan ke arah belakang sedikit sempit. Di malam hari, dengan kaca spion tengah yang tak dilengkapi fitur anti-silau, sorotan lampu dari mobil di belakang akan mengganggu pengendaraan.

Fitur Keselamatan

Baik Avanza maupun Veloz terbaru telah mendapatkan fitur keselamatan baru yang tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya. Yang pertama adalah hadirnya Side Impact Beam pada kedua sisi mobil, kemudian sabuk keselamatan 3-titik untuk penumpang tengah baris kedua serta sistem pengereman dengan ABS untuk semua varian. Di kursi baris kedua juga kini terdapat ISOFIX untuk pemasangan kursi anak (baby seat). Dan di bagian konsol dashboard telah terdapat lampu peringatan untuk penggunan sabuk keselamatan penumpang depan. Semua fitur tersebut, ditambah dengan hadirnya dual SRS airbag di depan menjadikan Avanza dan Veloz sanggup mendapatkan 4 bintang pada uji tabrak Asean NCAP.

Pilihan Varian

Setelah memisahkan Grand New Veloz dari keluarga Avanza, Toyota membagi empat varian Veloz yang dapat dipinang oleh calon konsumen mereka. Varian ini dibagi dalam dua pilihan mesin 1,3 liter dan 1,5 liter serta dua pilihan transmisi manual 5-speed dan otomatis 4-speed. Varian termurah adalah Veloz 1.3 M/T yang menawarkan fitur lengkap dibandingkan Avanza dengan head unit 2-Din yang dapat memutar CD, radio AM/FM, koneksi USB, AUX dan Bluetooth serta iPod Ready. Lampu indikator 'Eco' juga terdapat pada panel instrumennya. Soal keselamatan, Veloz 1.3 ini juga telah mendapatkan seluruh fitur keselamatan yang tersedia. Selain transmisinya, tak ada perbedaan fitur yang terdapat pada Veloz 1.3 A/T.

Sementara pada Veloz 1.5, baik M/T maupun A/T mendapatkan beberapa perbedaan dibandingkan varian 1.3. Hal tersebut adalah, head unit yang telah mendapatkan layar sentuh 6,1 inci. Selain itu, lingkar kemudi juga berbalut bahan kulit yang lebih nyaman digenggam, plus adanya tombol pengatur sistem audio di setir. Di bagian luar, lampu depan telah mendapatkan lampu model proyektor dan di lampu belakang berlapis kaca gelap (smoked glasses). Meski sama-sama menggunakan velg berukuran 15 inci, namun desain velg yang digunakan Veloz 1.5 berbeda.

Veloz Variant

Pendapat Kami

Pemisahan yang jelas antara Avanza dengan Veloz ditujukan oleh Toyota untuk memisahkan segmen di antara keduanya. Jika Avanza lebih menyasar pada pemenuhan kebutuhan dasar mobil keluarga, Veloz disiapkan untuk memenuhi keinginan konsumen keluarga yang lebih sporty. Mudahnya, Avanza masih menyasar konsumen pembeli mobil keluarga pertama, sementara Veloz untuk memenuhi konsumen yang menginginkan mobil pengganti yang lebih baru atau lebih mewah. Ya, dengan posisinya yang merupakan varian tertinggi, Veloz dapat menjadi alternatif pengganti paling tepat bagi mereka yang sebelumnya sudah memiliki Avanza atau bahkan mobil LCGC.

Di kelas low MPV, Veloz 1.5 bertarung langsung dengan Honda Mobilio RS, Suzuki Ertiga Dreza dan Nissan Grand Livina XV. Meski begitu, keunggulan Toyota dalam hal layanan purna jual dengan jaringan dealer Toyota yang lebih luas, membuat mobil ini lebih nyaman untuk dimiliki. Kombinasi sistem penggerak roda belakang dengan chassis ladder frame yang dimiliki menjamin kekuatan yang dimilikinya untuk menghadapi berbagai medan di Tanah Air. Sementara mesin Dual VVT-i baru telah membuktikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Sosok berbeda menjadi pendongkrak citra dan fitur keselamatan yang semakin baik menjadi jaminan untuk keselamatan keluarga. Satu hal lain, kenyamanan yang meningkat membuat mengendarai Veloz juga semakin tak melelahkan.

Tabel Komparasi

Mengingat mobil ini menjadi salah satu mobil utama keluarga, saran kami, pilih varian bertransmisi otomatis agar lebih nyaman saat menghadapi kemacetan di lalu-lintas kota. Veloz bermesin 1,3 liter dapat dipilih jika Anda lebih sering berkendara di dalam kota dan membutuhkan efisiensi bahan bakar lebih baik. Sementara Veloz bermesin 1,5 liter dapat dipilih jika Anda menyukai untuk berkendara jauh keluar kota dan ingin menikmati performanya. Bahkan jika Anda ingin dapat menghemat bahan bakar, cukup cermati indikator 'eco' di panel instrumen, maka Anda akan mendapatkan keuntungan dalam hal efisiensi sepanjang perjalanan.

Download Brosur

Download brosur Toyota Avanza Veloz untuk spesifikasi yang lebih detail
Lihat Brosur Toyota lainnya

Berita Toyota Avanza Veloz

Pasar Mobil Jelang Lebaran, Toyota Grand New Avanza dan Honda BR-V Laris Manis

Dirilis pada | | 2524

Jakarta: Menjelang musim Mudik Lebaran 2016 ini, penjualan Toyota Grand New Avanza tercatat meningkat mencapai 13.451 unit di bulan Mei saja. Angka ini membuat Avanza menjadi pemimpin pasar di kelasnya, jauh di atas Honda Mobilio yang hanya mampu menjual 4.234 unit di bulan yang sama. Berdasar data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (G...BACA BERITA SELENGKAPNYA

Veloz stabil dikendrai

By Ery Iswandi Posted on 06 Jun 16, 07:21 AM

Pros

Cons

Toyota Veloz adalah kendraan keluarga serba bisa, dan dikeluarga kami gunakan juga buat angkutan barang ringan/kue kepada konsumen, dan yang ngat menyenangkan tingkat kesetabilan waktu dikendraai sangat nyaman, dan ABS remnya mantap.

Was this review helpful? Yes / No

1 of 2 users found this review helpful.