jakarta-selatan

Strategi Yamaha Siasati Pasar MT-15 dan Xabre

  • 06 Feb, 2019
  • 2192 Kali Dilihat

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), kini punya dua produk naked bike berkonsep supermoto. Ada Xabre dan terbaru, MT-15. Perbedaan keduanya memang cukup signifikan, utamanya di sasis dan sektor mesin. Namun kasatmata, motor-motor ini terlihat sejenis.


Apa strategi Yamaha untuk menyiasati benturan pasar keduanya? Apakah salah satunya bakal digantikan? Dyonisius Beti, Executive Vice President dan COO PT YIMM menjawab dengan lugas.


Yamaha Xabre di sirkuit Sentul


Xabre, saya pikir pasti ada terminasi ya, tapi ini (MT-15) kan model baru. Banyak perubahan dalam sisi desain. Dan produk ini mulai terkenal di luar negeri. Kalau xabre hanya terkenal di beberapa negara saja,” jelas Dyon di sela peluncuran Yamaha MT-15 dan MX King, beberapa waktu lalu (4/2).


Untuk diketahui, di Thailand, M-Slaz (Xabre) sudah dihentikan produksinya. Saat ini Yamaha Thailand fokus meniagakan MT-15, walaupun masih tetap menjual Xabre rakitan 2017 (laman resmi Yamaha Thailand). Terminasi salah satu produk memang jadi solusi pasti untuk memfokuskan perdagangan produk di jenisnya.


Lantas, di Indonesia, Xabre akan diproduksi sampai kapan? YIMM nampaknya masih membuka peluang peluang dua strategi ini tetap berjalan (mematikan xabre atau menjual keduanya). Apalagi jika nantinya Xabre makin tidak laku. “Kami masih menyediakan xabre, karena ada perbedaan harga. Kalau cari yang murah, pasti pilih xabre, kalau mau top model, pilih MT-15 ini,” jelasnya.


Jika akhirnya Yamaha Xabre tetap laku, Pabrikan tentu enggan menghentikan penjualannya. “Kita lihat, kalau dua-duanya perbedaan pasar ada, maka dua-duanya harus jalan. Tapi kalau tidak ada, kaya dulu ada RX-S dan RX-King, sampai waktunya gak kuat, daya beli makin besar, ya bergeser ke atas,” tambahnya.


Seperti sudah disebut, kedua motor memang mirip, secara peruntukan. Namun YIMM memaketkannya dalam rentang harga yang berbeda jauh. Yamaha MT-15 harganya Rp 34,95 juta (OTR Jakarta). Xabre, Rp 30,7 juta. Diferensiasi harga ini didukung spesifikasi sasis dan fitur yang berbeda pula.


MT-15 mengaplikasi mesin 155 cc dengan teknologi VVA alias katup variabel. Output tenaganya mencapai 19,3 PS dengan torsi tembus 14,7 Nm. Tanpa teknologi itu, Xabre hanya mampu menyiapkan tenaga sejumlah 16,3 PS. Efisiensi keduanya juga pasti berbeda signifikan. Maklum, VVA biasanya menjamin efisiensi pada kecepatan rendah.



Sektor sasis keduanya berbeda. Xabre hanya mengandalkan rangka jenis diamond. MT-15 sudah lebih mumpuni, deltabox. Skema sasis kedua, biasanya menjamin rigiditas dan juga meningkatkan visualitas motor. Belum lagi fitur, lampu LED keren yang tertata apik menyusun muka bak robot pada MT-15, sontak meningkatkan sisi keren dari sang supermoto.


Saat ini, lini naked bike Yamaha bermesin 150 cc memang banyak. Bukan cuma Xabre dan MT-15. Paling murah, mereka punya Byson yang dibanderol RP 22,95 juta (OTR Jakarta). Di level lebih tinggi, ada All New Vixion dijual RP 26,5 juta (OTR Jakarta). Vixion R juga belum lama disajikan, dengan label Rp 26,5 juta (OTR Jakarta). Secara keseluruhan, memang ada diferensiasi besar pada produknya, pun dengan harganya. Semoga konsumen bisa cermat mengamatinya dan mendapatkan motor yang sesuai kebutuhannya. (Van)


Baca Juga: Honda PCX Punya Warna Baru, Harga Naik!

Galeri

kali dibagikan

Promo Populer di Jakarta Selatan

Video Yamaha MT-15

Lihat video terbaru Yamaha MT-15 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Yamaha Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
  • Komparasi