Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor

Perlu tahu alasan marka jalan licin ketika basah

Mengapa Garis Marka Jalan Licin Saat Hujan? Ini Penjelasan Teknis dan Tips Aman untuk Pengendara Motor

Banyak pengendara sepeda motor pernah merasakan sensasi roda selip ketika melintas di atas garis putih marka jalan, terutama saat hujan turun. Kondisi ini kerap memicu kehilangan keseimbangan, bahkan berujung kecelakaan ringan hingga serius. Fenomena tersebut bukan sekadar perasaan subjektif, melainkan memiliki penjelasan teknis yang berkaitan langsung dengan material marka, tekstur permukaan, serta interaksi ban dengan jalan basah.

KEY TAKEAWAYS

  • Mengapa marka jalan lebih licin dibanding aspal saat hujan?

    Marka jalan dibuat dari bahan thermoplastic atau cat khusus yang permukaannya lebih halus dan tidak berpori. Saat hujan, air membentuk lapisan tipis di atas marka sehingga mengurangi daya cengkeram ban dan meningkatkan risiko selip.
  • Apakah semua jenis marka jalan berbahaya bagi pengendara motor?

    Ya, baik marka putih maupun kuning memiliki karakteristik licin yang hampir sama karena material dasarnya serupa. Oleh karena itu, pengendara motor perlu tetap waspada saat melintasi semua jenis marka, terutama ketika jalan basah.
  • Marka jalan memang dirancang untuk membantu keselamatan lalu lintas dengan memberi panduan visual yang jelas. Namun, di balik fungsinya tersebut, lapisan marka memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan aspal, terutama dalam hal daya cengkeram. Perbedaan inilah yang membuat marka terasa jauh lebih licin, apalagi saat kondisi jalan basah.

    Material Marka Jalan Berbeda dengan Aspal

    Aspal tersusun dari campuran agregat batu dan bitumen yang membentuk permukaan kasar serta berpori. Struktur ini memungkinkan ban kendaraan mendapatkan traksi optimal karena karet dapat “menggigit” permukaan jalan. Selain itu, pori-pori kecil pada aspal membantu air masuk ke celah, sehingga tidak langsung membentuk lapisan licin di atas permukaan.

    Marka jalan raya Foto: Exclusive

    Sebaliknya, marka jalan dibuat dari cat khusus atau bahan thermoplastic. Di Indonesia, spesifikasi material marka mengacu pada SNI No.06-4825-1998. Dua bahan utama pembuat marka adalah air dan silikon, seperti dijelaskan oleh laman Ridermagazine. Kombinasi ini bertujuan agar marka cepat kering dan memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca serta gesekan ban.

    Setelah mengeras, lapisan marka menjadi padat, keras, dan relatif halus. Permukaan semacam ini memiliki koefisien gesek lebih rendah dibandingkan aspal. Akibatnya, traksi ban motor otomatis berkurang ketika melintasi garis marka, meskipun dalam kondisi kering.

    Peran Manik-Manik Kaca pada Marka Jalan

    Marka jalan modern, khususnya tipe thermoplastic, juga mengandung manik-manik kaca (glass beads). Komponen ini berfungsi meningkatkan visibilitas malam hari melalui efek retroreflektif, sehingga garis marka dapat memantulkan cahaya lampu kendaraan.

    Namun, butiran kaca berbentuk bulat dan halus tersebut dapat mengurangi gesekan, terutama jika komposisinya terlalu padat di permukaan atau lapisan marka sudah mulai aus. Dalam kondisi tertentu, ban motor seolah melintas di atas lapisan pasir sangat halus, membuat roda lebih mudah tergelincir.

    Marka jalan Foto: Exclusive

    Efek Lapisan Air Saat Hujan Turun

    Risiko selip meningkat drastis ketika hujan datang. Marka jalan bersifat tidak berpori, sehingga air tidak bisa meresap ke dalam permukaan. Air hujan justru membentuk lapisan tipis di atas marka.

    Pada kondisi ini, ban motor dapat mengalami fenomena mirip aquaplaning, yakni kehilangan kontak langsung dengan permukaan jalan. Sementara di aspal ban masih bisa bersentuhan dengan agregat batu, di atas marka ban seperti “mengambang” di atas air. Situasi tersebut membuat kendali motor menurun secara tiba-tiba.

    Kondisi akan semakin berbahaya jika ban kendaraan sudah botak atau karet mulai mengeras. Daya cengkeram yang minim berpadu dengan permukaan licin menjadi kombinasi berisiko tinggi bagi pengendara roda dua.

    Kontaminasi Debu dan Oli

    Faktor lain yang sering luput diperhatikan adalah akumulasi kontaminan. Permukaan marka yang relatif rata menjadi tempat berkumpulnya debu halus, residu oli, serta sisa karet ban. Saat hujan pertama turun, seluruh partikel tersebut terangkat dan bercampur dengan air, menciptakan lapisan licin seperti sabun.

    Inilah alasan mengapa hujan awal sering kali terasa lebih berbahaya dibandingkan hujan yang sudah berlangsung lama. Marka jalan pada kondisi tersebut dapat berubah menjadi titik rawan selip, khususnya di area persimpangan atau jalur padat kendaraan.

    Warna dan Jenis Marka di Indonesia

    Sesuai standar nasional, warna marka jalan diwajibkan putih, kecuali untuk marka larangan parkir yang menggunakan warna kuning. Meski berbeda warna, karakteristik licinnya relatif serupa karena material dasar tetap sama. Artinya, baik garis putih maupun kuning tetap perlu diwaspadai saat dilintasi, terutama oleh pengguna sepeda motor.

    Tips Berkendara Aman Saat Menghadapi Marka Jalan

    Menghindari marka jalan sepenuhnya memang tidak selalu memungkinkan. Namun, ada beberapa langkah penting untuk meminimalkan risiko selip:

    1. Jaga Jarak dari Garis Marka
      Usahakan posisi ban tetap berada di atas aspal. Beri ruang lebih antara roda dengan marka, terutama saat hujan.
    2. Hindari Pengereman Mendadak
      Lakukan pengereman secara bertahap sebelum menyentuh marka. Gunakan kombinasi rem depan dan belakang dengan tekanan progresif.
    3. Lintasi Marka dengan Posisi Motor Tegak
      Jika harus melintas, pastikan motor dalam kondisi lurus. Sudut potong sebaiknya mendekati tegak lurus, bukan sejajar dengan garis.
    4. Lepas Gas Saat Melewati Marka
      Hindari akselerasi maupun deselerasi keras. Biarkan motor meluncur sesaat hingga kembali ke permukaan aspal.
    5. Perhatikan Teknik Pandangan
      Arahkan mata jauh ke depan untuk memprediksi keberadaan marka panjang, sambungan jembatan, atau permukaan licin lainnya.
    6. Gunakan Ban dengan Kondisi Prima
      Ban gundul atau karet mengeras sangat berbahaya di atas marka jalan. Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan agar bidang sentuh optimal.

    Simpulan

    Marka jalan licin bukanlah mitos, melainkan fakta teknis yang dipengaruhi oleh material pembuat, tekstur permukaan, keberadaan manik kaca, serta kondisi lingkungan. Saat hujan, risiko selip meningkat akibat lapisan air, debu, dan residu oli. Dengan memahami karakteristik ini dan menerapkan teknik berkendara yang tepat, pengendara sepeda motor dapat mengurangi risiko kecelakaan secara signifikan.

    Kesadaran serta kewaspadaan menjadi kunci utama. Marka jalan memang membantu keteraturan lalu lintas, namun bagi pengendara motor, garis putih tersebut layak diperlakukan sebagai area yang perlu dihindari sebisa mungkin, terutama saat jalanan basah. (BGX/TOM)

    Baca juga:

    Jangan Sembarangan! Ini Tips Merawat Helm Premium Agar Awet

    Bedakan Busi Asli dan Palsu Sangat Mudah, Ini Caranya!

    Zenuar Yoga

    Zenuar Yoga

    Zenuar 'Bgenk' Yoga adalah salah satu jurnalis otomotif berpengalaman di Indonesia. Spontanitas dan suaranya yang lantang memberi warna kemanapun dia pergi. Keseharian, Yamaha Nmax jadi andalan mobilitas ke kantor atau untuk peliputan. Pengalaman berkendara dan pengetahuan di bidang otomotif roda dua membuatnya kerap ditunjuk sebagai road captain saat Forum Wartawan Otomotif melakukan kegiatan touring. 

    Baca Bio Penuh

    GIIAS 2025

    Tren & Pembaruan Terbaru

    Anda mungkin juga tertarik

    • Berita
    • Artikel feature

    Motor Pilihan

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      10 Dec, 2025 .
    • INDOMOBIL EMOTOR SPRINTO: MOLIS IDEAL BUAT HARIAN
      INDOMOBIL EMOTOR SPRINTO: MOLIS IDEAL BUAT HARIAN
      10 Dec, 2025 .
    •  AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
      AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
      24 Nov, 2025 .
    •  AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
      AJAK E-MOTOR TYRANNO CAMPING KE KAKI GUNUNG SALAK. COBAIN JALANAN PERKOTAAN DAN SEMI OFFROAD
      24 Nov, 2025 .
    • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      24 Nov, 2025 .
    • INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      INDOMOBIL E-MOTOR SPRINTO : CANGGIH HARGA MURMER!
      24 Nov, 2025 .
    • LEBIH DEKAT DENGAN SUZUKI ACCESS 125, SKUTER KLASIK PUNYA SPESIFIKASI MENARIK
      LEBIH DEKAT DENGAN SUZUKI ACCESS 125, SKUTER KLASIK PUNYA SPESIFIKASI MENARIK
      07 Oct, 2025 .
    • NEW YAMAHA XMAX TECHMAX 2025: CANGGIH WINDSCREEN BISA NAIK TURUN!
      NEW YAMAHA XMAX TECHMAX 2025: CANGGIH WINDSCREEN BISA NAIK TURUN!
      29 Sep, 2025 .
    • LIHAT 4 PRODUK BARU QJMOTOR, HARGA MASUK AKAL FITUR & PERFORMA BOLEH JUGA!
      LIHAT 4 PRODUK BARU QJMOTOR, HARGA MASUK AKAL FITUR & PERFORMA BOLEH JUGA!
      02 Jul, 2025 .
    • GEAR ULTIMATE RIDE (PART 2): UJI KEKUATAN - ANGKUT BARANG YAMAHA GEAR ULTIMA HYBRID
      GEAR ULTIMATE RIDE (PART 2): UJI KEKUATAN - ANGKUT BARANG YAMAHA GEAR ULTIMA HYBRID
      02 Jul, 2025 .
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature
    • Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer
      Ofero Luncurkan Stareer 5 Lit dengan Jarak Tempuh Hingga 130 Kilometer
      Zenuar Istanto, 09 Jan, 2026
    • Niterra Tegas Perangi Busi NGK Palsu Demi Keselamatan Konsumen
      Niterra Tegas Perangi Busi NGK Palsu Demi Keselamatan Konsumen
      Zenuar Istanto, 17 Des, 2025
    • KLX230 DF 2026 Hadir dengan Konsep Durable Force
      KLX230 DF 2026 Hadir dengan Konsep Durable Force
      Zenuar Istanto, 15 Des, 2025
    • KMI Luncurkan Kawasaki Z900RS dan Z900RS Cafe Model Year 2026, Kacek Harga Rp12,1 Juta
      KMI Luncurkan Kawasaki Z900RS dan Z900RS Cafe Model Year 2026, Kacek Harga Rp12,1 Juta
      Anjar Leksana, 15 Des, 2025
    • Piaggio Indonesia Pasarkan Skutik Premium Liberty S 125 Senilai Rp39,5 Juta
      Piaggio Indonesia Pasarkan Skutik Premium Liberty S 125 Senilai Rp39,5 Juta
      Anjar Leksana, 11 Des, 2025
    • Jangan Asal Cuci! Ini Cara Merawat Helm Premium Agar Tetap Awet dan Nyaman
      Jangan Asal Cuci! Ini Cara Merawat Helm Premium Agar Tetap Awet dan Nyaman
      Zenuar Istanto, 21 Agu, 2025
    • Mau Beli Motor Seken, Begini Cara Mengecek Kondisinya
      Mau Beli Motor Seken, Begini Cara Mengecek Kondisinya
      Anjar Leksana, 06 Jun, 2023
    • 8 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa setelah Dipakai Mudik
      8 Komponen Motor yang Wajib Diperiksa setelah Dipakai Mudik
      Bangkit Jaya Putra, 03 Mei, 2023
    • Penting Diketahui saat Pilih Jas Hujan, Jangan Sampai Membahayakan!
      Penting Diketahui saat Pilih Jas Hujan, Jangan Sampai Membahayakan!
      Zenuar Istanto, 26 Okt, 2022
    • Cara Merawat Bagian Motor Berwarna Doff Supaya Selalu Terlihat Resik
      Cara Merawat Bagian Motor Berwarna Doff Supaya Selalu Terlihat Resik
      Zenuar Istanto, 03 Okt, 2022
    • First Ride Yamaha Aerox Alpha: Geber di Sirkuit Karting Sentul
      First Ride Yamaha Aerox Alpha: Geber di Sirkuit Karting Sentul
      Bangkit Jaya Putra, 24 Jan, 2025
    • First Ride New Honda PCX160: Penyempurnaan yang Menggoda
      First Ride New Honda PCX160: Penyempurnaan yang Menggoda
      Zenuar Istanto, 02 Jan, 2025
    • Test Ride New Honda Scoopy di Bali, Tetap Gesit dan Irit Buat Membelah Kota
      Test Ride New Honda Scoopy di Bali, Tetap Gesit dan Irit Buat Membelah Kota
      Bangkit Jaya Putra, 11 Des, 2024
    • First Ride Moto Guzzi Stelvio: Pilihan Baru buat Touring Jalan Raya
      First Ride Moto Guzzi Stelvio: Pilihan Baru buat Touring Jalan Raya
      Zenuar Istanto, 19 Nov, 2024
    • Test Ride Yamaha Nmax "Turbo": Road Trip Bali-Lombok Membuktikan Segala Kelebihan dan Kekurangannya
      Test Ride Yamaha Nmax "Turbo": Road Trip Bali-Lombok Membuktikan Segala Kelebihan dan Kekurangannya
      Bangkit Jaya Putra, 03 Sep, 2024
    • Pembuktian “Motor Hebat, Kuat No Debat”: Yamaha Gear Ultima Tempuh Rute Ekstrem Tanpa Drama
      Pembuktian “Motor Hebat, Kuat No Debat”: Yamaha Gear Ultima Tempuh Rute Ekstrem Tanpa Drama
      Zenuar Istanto, 09 Jul, 2025
    • Pilihan Skutik Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh
      Pilihan Skutik Paling Nyaman untuk Perjalanan Jauh
      Zenuar Istanto, 10 Jun, 2025
    • New Yamaha R25 vs Honda CBR250RR: Duel Sport 250cc, Siapa Lebih Unggul?
      New Yamaha R25 vs Honda CBR250RR: Duel Sport 250cc, Siapa Lebih Unggul?
      Zenuar Istanto, 09 Jun, 2025
    • Pilihan Skutik 125 cc Seharga Rp20 Jutaan, Mana yang Paling Cocok untukmu?
      Pilihan Skutik 125 cc Seharga Rp20 Jutaan, Mana yang Paling Cocok untukmu?
      Zenuar Istanto, 05 Jun, 2025
    • Honda Vario 160 ABS vs. Stylo 160 ABS: Mana yang Paling Cocok Buat Anda?
      Honda Vario 160 ABS vs. Stylo 160 ABS: Mana yang Paling Cocok Buat Anda?
      Zenuar Istanto, 03 Jun, 2025

    Bandingkan

    You can add 3 variants maximum*