• Wishlist

Komparasi Yamaha New YZF-R25 dengan Honda CBR250RR, Mana Lebih Unggul?

Komparasi Yamaha New YZF-R25 dengan Honda CBR250RR, Mana Lebih Unggul?

Berbeda dengan skutik, minat masyarakat terhadap motor sport full fairing masih dinamis. Meski demikian, pasar kuda besi di segmen itu pernah berjaya bila menengok sekitar lima tahun ke belakang. Kehadiran Yamaha New YZF-R25 pada 2018, banyak yang langsung membandingkan dengan Honda CBR250RR. Lantas bagaimanakah komparasi kedua motor bermesin 2 silinder itu di atas kertas?

Desain

Menyoal bentuknya, baik New YZF-R25 maupun CBR250RR sama-sama mengusung desain sporty dan agresif ala motor sport masa kini. Keduanya punya wujud serbalancip dengan garis-garis tegas disekujur tubuh. Full fairing Honda punya tubuh lebih aerodinamis dan futuristis. Sementara Yamaha mengusung konsep Riding The R Anytime khas R-Series.

Tampang depan R25 persis kepunyaan sang kakak yang berkapasitas 600 cc, karena memang masih satu gen YZF series. Mengandalkan Dual Headlight yang dipisahkan oleh ram air, yang mengarahkan aliran udara dari depan menuju radiator. Tangki dan fairing samping dibuat ringkas agar lebih nyaman dijepit paha. Sementara bagian dari tengah ke belakang masih sama dengan pendahulunya.

Lawannya punya bentuk fascia sangar dengan desain lampu menyipit dan menyatu dengan sein. Dilengkapi dengan dual headlamp dan di atasnya dipasangkan LED DRL (Daytime Running Lamp). Lekuk bodi dari depan hingga belakang dibuat lebih tajam, mengikuti tren yang disukai anak muda sekarang.

2019 Yamaha YZF-R25 recall

Dimensi dan Mesin

Dari segi rancang bangun, New YZF-R25 punya spek 2.090 x 720 x 1.135 mm (PxLxT). Ukuran wheelbase 1.380 mm, ground clearance 160 mm, dan tinggi jok 780 mm. Bobot isi 166 kg dan kapasitas tangki bensin 14 liter. Pesaingnya lebih pendek, tercatat 2.060 x 724 x 1.098 mm. Tinggi joknya 790 mm, wheelbase 1.389 mm, dan jarak terendah ke tanah 145 mm. Ia punya berat kering 168 kg (ABS) dan 165 kg (STD).

Kemudian di bagian jantung pacu, seperempat liter Yamaha dibekali mesin 249 cc DOHC 2 silinder berpendingin cairan. Tenaga dihembuskan sebesar 36 Hp pada 12.000 rpm dan torsi puncak 23,6 Nm di putaran 10.000 rpm. Kompetitornya punya power lebih besar, yakni 38,7 Hp pada 12.500 rpm dan torsi puncak 23,3 Nm di 11.000 rpm. Daya itu dikeluarkan dari mesin 249,7 cc DOHC 2 silinder berpendingin cairan.

Baca Juga: Skutik Retro Rp 19 jutaan, Pilih Honda Scoopy atau Yamaha Fino Grande?

Fitur

Bagian fitur baik New YZF-R25 maupun CBR250RR menawarkan keunggulan masing-masing. Headlight dan stoplamp Yamaha sudah berteknologi LED, tapi sinyal beloknya masih bohlam biasa. Lawannya menggunakan karakteristik serupa, namun sein telah menggunakan lampu hemat energi. Meski begitu, mereka mampu memberikan pencahayaan secara maksimal, terutama saat berkendara di malam hari.

Pada bagian dasbor masing-masing telah memakai panel instrumen full digital dengan tampilan modern. Yamaha menyajikan semua informasi motor dalam sebuah layar LCD monokromatik berukuran kotak besar. Disematkan fitur gear shift timing light, untuk memberikan sinyal kepada pengendara lewat kedipan lampu bulat kecil di sisi kanan. Orientasinya agar sang rider bisa mengetahui kapan waktu yang tepat saat berpindah gigi transmisi.

Honda CBR250RR white

Kompetitornya punya tampilan spidometer yang lebih menarik dan stylish. Berukuran cukup besar, lengkap dan informatif. Disertai pengaturan tingkat kecerahan untuk kenyamanan pengendara. Ketambahan pula dengan indikator 3 mode berkendara, yaitu comfort, sport, dan sport plus. Ketiga opsi memberikan karakter power yang berbeda, akibat bukaan katup di throttle body yang diatur ECU.

Selain itu, si seperempat liter Honda sudah menganut Throttle by Wire (TBW). Jadi tak lagi membutuhkan tali atau kabel, melainkan sudah pakai sensor. Teknologi ini biasa digunakan pada motor-motor premium. Belum ada di R25, tapi ia sudah mengadopsi tombol starter khas big bike. Menggabungkan kontrol menyalakan motor dan mematikan mesin (engine cut off).

Suspensi

Bicara kaki-kaki, New YZF-R25 dibekali suspensi upside down dan monoshock tanpa link yang ditopang lengan ayun asimetris di belakang. Sedangkan rodanya, pakai ukuran 110/70-17 untuk depan dan 140/70-17 buat belakang. Musuhnya juga memakai peredam kejut yang serupa di bagian depan. Sementara belakang mengandalkan aluminium Swing Arm (5 Adjustable Mono Suspension with Pro-Link System), yang dikenal kuat dan ringan. Untuk ban, pakai ukruan sama dengan pesaingnya.

Sistem pengereman New R25 dilengkapi cakram tipe floating berukuran 298 mm yang dijepit 2 kaliper di depan dan rem cakram hidrolik piston tunggal di bagian belakang. Kompetitornya pakai tipe yang sama, namun mengusung cakram model wavy atau bergelombang. Bentuk cakram ini bisa melepas panas lebih cepat dibanding konvensional. Masing-masing ditawarkan opsi standar dan ABS.

Harga dan Simpulan

Mengenai harga, Yamaha New YZF-25 dibanderol lebih murah. Dijual Rp 61,665 juta (standar) dan untuk varian ABS di angka Rp 68,125 juta. Sementara CBR250RR dilego mulai Rp 66,1 juta hingga Rp 73,3 juta untuk tipe tertinggi.

Generasi kedua YZF-R25 dari segi performa memang belum bisa mengalahkan CBR250RR. Meski begitu ia masih punya harga lebih murah ketimbang rivalnya. Sementara CBR punya keunggulan teknologi tiga pilihan mode berkendara yang ditawarakan lewat fitur throttle by wire system. Varian dan pilihan warna pun lebih banyak, namun banderolnya terbilang mahal. (Bgx/Odi)

Baca Juga: Pilihan Naked Bike, Yamaha XSR 155 atau Suzuki GSX150 Bandit?

Komparasi Yamaha R25 vs Honda CBR250RR

Yamaha R25
  • Rp 61,66 - Rp 68,12 Juta
Honda CBR250RR
  • Rp 61,6 - Rp 73,3 Juta
R25 vs CBR250RR

Bandingkan & Rekomendasi