Ini Respons Honda Terhadap CBR250RR Naked Hingga Dugaan Kartel

Ini Respons Honda Terhadap CBR250RR Naked Hingga Dugaan Kartel
Gambar
Review Pengguna

Jakarta – Di sela kunjungan tim redaksi oto.com ke kantor pusat PT Astra Honda Motor (AHM) hari ini (10/1), kami memanfaatkan momen itu untuk melakukan cross-cek mengenai isu hangat kemungkinan hadirnya naked bike berbasis CBR250RR, skutik retro terbaru. Lalu tak lupa menanyakan proses sidang dugaan kartel di Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang melibatkan AHM.


“Belum ada (CBR250RR) naked version itu, jadi saat ini kami masih konsentrasi memenuhi kebutuhan domestik,” jawab Ahmad Muhibbuddin, Dept. Head Corporate Communication AHM.


Pasalnya, berita dari model tadi sempat membuat penasaran pecinta roda dua di Tanah Air. Menurut sumber dari Jepang, brand motor berlambang sayap ini, terindikasi sedang menyiapkan naked bike terbaru dari motor sport full fairing 250 cc terbaru. Menelisik penampilannya dari rekayasa digital pun, terasa masuk akal, terlebih lagi mesin yang diusungnya tak bisa dipandang sebelah mata.


Calon Honda Scoopy Baru


Di sanping model motor sport, kabar burung berembus ke varian Scoopy terbaru. Ditengarai, motor bertransmisi otomatis itu bakal memperoleh sedikit perubahan pada aspek yang dirasa masih janggal. “Matik (retro) itu juga belum ada,” elaknya dengan singkat.


Selain dua konfirmasi tadi, kami pun penasaran dengan perkembangan kasus persaingan usaha tidak sehat yang menjerat AHM dan rival terdekatnya, yakni PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM).


“Terakhir itu di tahap menyampaikan kesimpulan dari masing-masing, investigator KPPU dan terlapor Yamaha dan Honda. Kesimpulannya, kami tetap membantah telah melakukan kartel harga dengan kompetitor. Tidak terbukti juga di 'market' dan masing-masing punya 'spending cost' marketing yang besar. Selain itu di daerah, banyak 'black campaign'. Itu menggambarkan dinamisnya industri sepeda motor,” terangnya


Adapun awal muasal dugaan ini terjadi, ketika beredarnya surat elektronik (surel) dari antara kedua brand sepeda motor yang dicurigai melakukan pengaturan harga retail 'kongkalikong' untuk motor matik 110 cc – 125 cc dan adanya pembicaraan 'bisnis' di padang golf.


“Kronologi yang dilaporkan itu tidak benar dan yang diteliti KPPU dari email yang terjadi pada Januari dan April 2014, sementara main golf para petingginya di November 2014. Jadi tidak masuk akal. Cuma kami menunggu dari majelis KPPU selama 30 hari untuk memutuskan hal itu,” tutupnya.


Baca Juga : Inden Aerox 155 VVA di Buka, Harga Mulai Rp 21,85 Juta

Jelajahi Honda CBR250RR

Honda CBR250RR Rp 61,6 - Rp 76,7 Juta Cicilan : Rp 1,41 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store