Honda Luncurkan Skuter Elektrik UC3, Harganya Setara 3 Vario 125 CBS
Dapat menempuh jarak 122 km dalam sekali pengisian baterai penuh
Karena tren elektrifikasi berkembang. Honda mulai banyak membuat sepeda motor listrik. Kemudian baru-baru ini merilis UC3 untuk pasar Thailand. Spesifikasi kekuatan diklaim setara mesin pembakaran internal (ICE) kelas 110 cc. Mengenai harga jual, ia dilego 132.600 baht atau Rp71,2 juta dan angka itu mirip dengan nilai tiga unit Vario 125 CBS di Indonesia. Bersamaan peluncuran kendaraan. Perusahaan juga berupaya mengembangkan infrastruktur pengisian daya di kota-kota besar.
KEY TAKEAWAYS
Berapa harga Honda UC3 di Thailand?
132.600 Baht atau sekitar Rp71,2 jutaBerapa jarak tempuh maksimalnya?
Hingga 122 km (metode WMTC)Apa tipe baterai yang digunakan?
Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) tipe fixed (tidak bisa dilepas)Spesifikasi Motor Penggerak Honda UC3

UC3 merupakan jenis skuter elektrik untuk komuter di dalam perkotaan. Terkait sumber daya, ia mengadopsi baterai lithium ion fosfat (LFP) yang tertanam (fixed) dan tak bisa dilepas. Motor penggerak dikembangkan dan diproduksi sendiri oleh Honda. Unit pacu menghasilkan daya maksimum 6,0 kW atau 8,1 PS. Sedangkan besaran torsi tidak tertera. Nah, dengan mengoptimalkan kontrol regeneratif dan desain sirkuit magnetik agar meningkatkan efisiensi. Kendaraan ini diklaim sanggup mencapai jarak tempuh 122 km dalam sekali pengisian daya penuh (berdasar metode WMTC sertifikasi Thailand).
Honda UC3 menawarkan tiga mode berkendara yang dapat Anda pilih yakni Standar, Sport dan Econ. Semua disediakan guna menyesuaikan kondisi berkendara dan preferensi pengendara di jalanan. Menarik, mode mundur juga disediakan untuk membantu penanganan lebih praktis selama parkir dan manuver mundur.
Rancangan tubuh menggabungkan kurva mengalir dari depan ke buritan, dengan bentuk lengkung khas di sekitar bagian belakang. UC3 menampilkan lampu khas horizontal, yang pertama kali diadopsi di sepeda motor listrik pertama Honda, WN7. Skema warna EV khusus menggabungkan bodi didominasi kelir hitam berikut sentuhan aksen emas. Kemudian logo produk menggunakan font 'Honda', eksklusif untuk sepeda motor listrik.
Terkait sistem pengisian kendaraan, UC3 menggunakan port CHAdeMO bagi kendaraan roda dua. Ya standar pengisian daya berdasarkan spesifikasi internasional yang direkomendasikan oleh asosiasi CHAdeMO. Tersedia dua pengisi daya, 1200W dan 450W untuk mengakomodasi sistem pengisian daya berbeda.
|
Charge time (Approx.) |
1.200 W |
450 W |
|
0→100% |
4 hours |
9 hours |
|
20→80% |
2 hours |
5 hours |
Struktur Produksi dan Ekspansi Lini Sepeda Motor Listrik Honda

Produksi UC3 dimulai pada Desember 2025 di Thai Honda Co., Ltd. Kemudian unit segera dipasok ke dua pasar. Di Negeri Naga Biru, mereka berencana mentransfer produksi ke lokal di Honda Vietnam Co., Ltd. selama 2026. Kemudian membangun sistem pasokan tepat waktu, selaras dengan percepatan elektrifikasi pasar sepeda motor di negara itu.
Mereka bertujuan mencapai netralitas karbon di seluruh produk dan aktivitas perusahaan pada 2050. Dalam bisnis sepeda motor, Honda mengaku bakal terus memajukan teknologi ICE sambil secara bersamaan memposisikan elektrifikasi sebagai pilar inti dari strategi lingkungan. Perusahaan berencana mengenalkan sepeda motor listrik secara global setiap tahun. Termasuk menawarkan lini produk secara luas, disesuaikan dengan beragam kebutuhan pelanggan.
Dengan mengatasi perubahan pasar akibat ekspektasi pelanggan yang berkembang dan peraturan lingkungan semakin ketat melalui produk dan inisiatif bisnis. Honda berupaya terus memberikan kegembiraan kebebasan mobilitas kepada lebih banyak orang. Ke depan, perusahaan juga ingin mengejar inisiatif penggunaan kembali dan daur ulang baterai. Sehingga membantu membangun rantai nilai sirkular, berkontribusi terhadap terwujudnya masyarakat niremisi.
Pengembangan Infrastruktur Pengisian Daya di Thailand dan Vietnam

Sejalan bersama peluncuran UC3, Honda memperluas infrastruktur pengisian daya buat sepeda motor listrik dengan baterai tetap (fixed) di dua negara. Di Thailand, Honda akan meningkatkan lebih lanjut jumlah stasiun pengisian daya untuk CHAdeMO roda dua. Terutama di diler sepeda motor dan pusat perbelanjaan sekitar Bangkok. Lalu di Vietnam, mereka mulai memasang SPKLU di Hanoi, Ho Chi Minh City dan Da Nang. Lalu target pengoperasian mulai Juni 2026.
Berjalan secara paralel, Honda juga berupaya terus meningkatkan lingkungan penggunaan untuk sepeda motor listrik. Misalnya bagi model yang ditenagai oleh baterai Honda Mobile Power Pack e:atau swap battery. Perluasan instalasi stasiun pengisian akan dilanjutkan di diler sepeda motor Honda di Bangkok dan Hanoi. (ALX/ODI)
Baca Juga:
Honda CRF1100L Africa Twin Tampil dengan Warna Baru
Penyegaran Warna Honda Scoopy Hadirkan Tampilan Makin Stylish
Model Motor Honda
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Unggulan Honda
- Terbaru
- Populer
Video Motor Honda Terbaru di Oto
Artikel Motor Honda dari Zigwheels
- Motovaganza
- Review
- Artikel Feature