• Wishlist

5 Hal Yang Perlu Diketahui dari Yamaha X-Ride 125

5 Hal Yang Perlu Diketahui dari Yamaha X-Ride 125

Yamaha punya tagline 'semakin di depan'. Hal ini nampak dijadikan pedoman bagi mereka, termasuk dalam mengembangkan portfolionya. Pada 2013, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), berada selangkah di depan PT Astra Honda Motor (AHM) bersaing di skutik adventure.


Kala itu, Yamaha Indonesia merilis X-Ride, dengan cara memformat ulang Mio, sehingga memiliki bukan sekadar tampilan adventure, namun lebih tangguh menjelajah. Tak berapa lama, Honda mengikutinya, dengan memberikan sentuhan pada Beat dan menjualnya dengan nama Beat Street.


Juni lalu, Yamaha Indonesia kembali selangkah di depan dari Honda. Mereka merilis generasi baru X-Ride di arena Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2017 dengan harga Rp 17,25 juta. Berbagai ubahan pun diberikan untuk membuat mereka bisa melangkah di depan Honda bukan hanya dalam hal teknologi, juga di sektor penjualan. Semoga saja.


Xride new3


Berikut 5 hal penting yang harus Anda ketahui tentang Yamaha All New X-Ride.


1. Konsep


Skutik Adventure, itulah gambaran singkat konsep X-Ride. Konsep yang terus mereka gunakan sebagai DNA skutik penjelajah. Jika istilah crossover boleh digunakan, maka motor ini merupakan crossover dari motor adventure dan skuter matik.


Tahun ini mereka memperkuat DNA itu dengan meningkatkan spesifikasi di beberapa sektor. Desainnya dibuat lebih modern dengan paras tangguh dan skema lampu depan bertumpuk. Bagian mukanya dibuat seperti tameng motor adventure lengkap dengan sentuhan aksen seperti slider di bagian sisi mukanya.


Konsep ini pun diterjemahkan dalam decals yang agresif serta pilihan warna yang menarik. Tercatat ada tiga warna yang dirilis untuk X-Ride anyar : Passion Red, Explorer Green dan Tough Black.


X-Ride mesin baru


2. Ground Clearance


Definisi variable adventure, sejatinya hanya ada pada faktor ini. Ya, berhubung motor ini tak dilengkapi mesin atau transmisi yang siap menjelajah berbagai medan, ground clearance lah salah satu pembedanya dengan skutik lain.


Pada generasi baru X-Ride, YIMM menambah ground clearance menjadi 135 mm. caranya pun terbilang tak sulit, mereka memberikan ban tubeless baru dengan profil lebih tangguh. Ban depan 80/80-14 dan belakang 100/70-14. Dengan spesifikasi ini, X-Ride yang mesinnya pas-pasan dan transmisi matik pun punya daya jelajah lebih ketimbang skutik kebanyakan.


3. Mesin Baru


Faktor ini salah satu penguat kebaruan X-Ride. YIMM menyematkan mesin baru 125 cc bertenaga 9,52 PS dan torsi 9,60 Nm. Kenaikan 10 cc dari sebelumnya, 115 cc, berimbas pada kenaikan yang signifikan. Mesin sebelumnya hanya memiliki figur tenaga 9,52 PS dan torsi 8,5 Nm.


Mesin berteknologi Blue Core ini menutup kiprah Yamaha di kelas 110 cc. Kini di seluruh lembaran portfolio merek berlambang garputala, mesin terkecilnya 125 cc.


4. Suspensi Sub Tank


Di segmen skutik, apalagi pada motor yang dimensinya seringkas X-Ride, sektor suspensi bisa berpengaruh pada beberapa hal. Pertama, kemampuan meredam kejutan pada roda. Yamaha dengan baik hati memberikan suspensi belakang dengan fitur sub tank. Tambahan tabung penampang oli shock absorber ini memungkinkan suspensi memiliki performa lebih baik.


Kedua faktor tampilan. Estetika motor jadi lebih keren berkat suspensi tunggal yang berimbuh tangki kecil berwarna emas.


Lampu hazard X-Ride


5. Fitur


Variabel fitur, X-Ride mendapat peningkatan yang tak boleh dilupakan. Pertama Eco indicator. Lampu hijau beraksara ‘ECO’ pada panel indicator, menunjukkan pengendara bahwa motornya sedang berada dalam kondisi melenggang yang paling hemat bahan bakar. Sayangnya, Yamaha tak menyematkan pencatat konsumsi berupa Multi Information Display (MID). Maklum saja, teknologi ini membutuhkan layar digital dan beberapa sensor. Hal itu bisa menginflasi harga.


Fitur kedua yang cukup keren, lampu darurat. Tersedianya fitur ini, memungkinkan pengendara menyalakan kedua lampu sein secara bersamaan. Lampu ini, sangat berguna ketika Anda ingin memberikan tanda bagi pengguna jalan lain bila motor Anda sedang membutuhkan bantuan.


Terakhir lampu LED. Lampu berbasis diode yang meniadakan gas halogen ini, lebih hemat dalam mengolah daya listrik yang diproduksi motor. Imbasnya tentu terasa dalam jangka panjang pada baterai dan juga lampu itu sendiri. (Van)


Baca Juga : Lebih Dekat dengan Yamaha MT-25

Jelajahi Yamaha XRide 125

Bandingkan & Rekomendasi