• Wishlist

Honda Beat dan Vario Jaga Posisi Sebagai Kontributor Terbesar Ekspor AHM

Honda Beat dan Vario Jaga Posisi Sebagai Kontributor Terbesar Ekspor AHM

Honda Beat dan Vario masih jadi andalan Astra Honda Motor (AHM) di pasar ekspor. Seperti sebelumnya, kedua skutik tetap jadi kontributor terbesar. Namun, sejak tahun lalu pengiriman dari Indonesia lebih variatif. Produk baru seperti Honda Genio dan ADV150, mulai diminati pasar mancanegara. Berkat penambahan lini itu pula ekspor AHM meningkat di 2019.

Tak disebutkan berapa jumlah Honda ADV150 maupun Genio yang sudah dikapalkan, meski dipastikan belum sepopuler duet Beat-Vario. Apalagi usianya masih seumur jagung. AHM pun hanya merilis angka total ekspor utuh (CBU) skutik Honda sebanyak 282.008 unit. Nampaknya, posisi Beat sebagai model terpopuler di pasar domestik dan ekspor, akan sulit tergantikan. Ia memiliki nilai yang paling penting, yaitu harga termurah.

Keunggulan Honda Beat Baru

Bahkan, AHM menawarkan nilai lebih pada Beat generasi kelima. All New Honda Beat sekarang tampil lebih modern. Terlihat pada usungan lampu utama LED dan power outlet untuk mengisi daya gawai. Tak cuma itu, ia juga sudah mendapatkan pasokan teknologi baru yang diadopsi dari Honda Genio. Padahal kita tahu, harga Genio terbilang cukup mahal. Tapi tidak dengan Honda Beat 2020. Harganya tetap dikisaran Rp 16 jutaan, di bawah Genio. Beat baru bahkan memiliki kelebihan dibanding saudaranya itu.

Baca juga: Begini Impresi Pertama Honda Beat 2020

Kembali soal ekspor, peranan juga didapat dari line up sport Honda. Kategori ini mendulang 14.166 unit, dengan penyumbang terbesar Honda CRF150L dan CBR150R. Lalu di kelas motor bebek, AHM berhasil mengirimkan 5.761 unit. Unit terbanyak didapat dari Honda Supra GTR150, baru kemudian diikuti oleh Honda Sonic 150R. Secara keseluruhan, ekspor CBU sepeda motor Honda mencapai 301.935 unit. Naik 66,1% atau mengambil 37% dari total unit motor yang diekspor anggota AISI (Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia) . Sebagai informasi, AISI mencatat ada 810.433 unit motor yang di ekspor CBU dalam kurun waktu 12 bulan. Tumbuh 29% dari capaian sebelumnya (2018).

General Manager Overseas Business Division AHM, Kurniawati Slamet mengatakan, perusahaan memiliki komitmen besar untuk terus meningkatkan kontribusi ekspornya. Pihaknya terus berusaha memperluas negara tujuan, memperbanyak volume pengiriman, serta ragam model sepeda motor yang dikirim.

Ekspor Motor Honda 2019

"Lonjakan pertumbuhan ekspor 2019 tidak dapat dipisahkan dari daya saing produk anak bangsa. Saat ini produk dalam negeri memiliki kualitas berstandar global di pasar luar negeri. Kami ingin peningkatan ekspor 2019 berlanjut ke tahun ini, baik dari sisi volume ataupun berusaha terus meningkatkan," kata Kurniawati dalam rilis AHM (22/1).

Selain ekspor utuh, AHM juga melakukan pengiriman sepeda motor secara terurai (CKD/Completely Knocked Down). Tahun lalu mereka mengirim sebanyak 322.340 set. Meningkat 45% dibandingkan 2018 yang hanya 220.360 set. Tahun lalu pula AHM berhasil menambah negara tujuan pengiriman ekspor untuk unit CKD ke Brasil. Menambah jajaran negara penerima ekspor CBU maupun CKD AHM sebelumnya yang terdiri dari: Filipina, Bangladesh, Vietnam, Malaysia, Jepang, Thailand dan Kamboja. (Ano)

Baca juga: Punya Budget Honda Beat, Pilih Vespa LX150 atau Piaggio Zip?