Pilih Motor Ayam Jago, Satria F150 atau Honda Sonic?

Gambar
Review Pengguna

Anda tertarik membeli motor ayam jago? Maka pilihannya hanya dua: Suzuki Satria F150 atau Honda Sonic 150R. Sebelumnya ada pilihan Kawasaki Athlete, tapi pada Oktober 2016 bendera putih dikibarkan. Maklum, ayam jago milik geng hijau, punya catatan penjualan yang buruk di Indonesia.

Baik Sonic dan Satria sudah diproduksi di dalam negeri, sehingga membuat rivalitas keduanya semakin sengit. Dalam hal penjualan, ayam jago Honda lebih baik dari Suzuki, tapi secara produk belum tentu. Lantaran itulah kami coba mengulik yang terbaik di antara keduanya.

Satria vs Sonic

1. Desain

Desain keduanya begitu mirip, dengan lekuk-lekuk tubuh agresif. Sisi dimensi juga tidak beda jauh. Sonic 150R hanya sedikit lebih gemuk dan pendek. Satria F150 lebih kurus dan panjang.

Secara bobot juga motor Suzuki lebih ringan 5 kg. Bobot F150 adalah 114 kg dan Sonic 119 kg. Seharusnya dengan bobot lebih ringan, Satria lebih mudah dikendalikan.

2. Fitur

Honda Sonic memiliki fitur lampu depan LED  dan panel instrumen digital. Kedua fitur itu dimiliki Satria F150, bahkan lebih banyak lagi. Sebut saja bagasi kecil di punggungnya. Meski kapasitasnya tidak banyak, tapi cukup untuk menyimpan kaca mata, sarung tangan atau smartphone.

Satria juga punya fitur alarm system untuk mencegah kendaraan digondol maling. Fitur lainnya, usb charger yang berfungsi mengisi daya smartphone selagi berkendara. Dua fitur terakhir ini, tersedia dalam varian dengan banderol lebih mahal dibanding standar.

3. Mesin

Sonic dibekali mesin 149,16 cc DOHC, dengan output tenaga 16 PS dan torsi 13,5 Nm. Sistem transmisinya menggunakan 6-percepatan manual. Sementara rivalnya, menggunakan mesin sedikit lebih kecil, 147,3 cc DOHC. Meski lebih kecil, produksi tenaga dan torsi Satria lebih besar. Torsi maksimumnya mencapai 13,8 Nm dengan tenaga yang memuncak di 18,49 PS.

Figur tenaga yang cukup berbeda, harusnya bisa menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk meminang salah satu motor ayam jago ini. Tentunya pada level motor jenis ini, konsumsi bahan bakar seharusnya bukanlah salah satu parameter utama.

4. Harga

Suzuki unggul karena menjual motornya dengan harga lebih murah. Satria ditawarkan dengan harga mulai Rp 21,65 juta (OTR Jakarta). Bila tertarik meminang high grade version yang dibekali fitur alarm, banderolnya Rp 21,95 juta (OTR Jakarta). Ada pula varian tertinggi yang dinamakan Black Predator dengan balutan bodi hitam matte tanpa stiker. Fiturnya pun lengkap, selain alarm ada usb charger, harganya Rp 22,1 juta (OTR Jakarta).

Honda Sonic harganya lebih mahal. Varian standarnya RP 21,825 juta (OTR Jakarta), lalu varian special Rp 22,425 juta (OTR Jakarta) dengan perbedaan balutan warna hitam serta velg merah. Varian tertingginya, Repsol Edition dibanderol Rp 22,225 juta (OTR Jakarta). Pembedanya tentu saja grafis khas tunggangan Marc Marquez di MotoGP. (Lod/Van)

Baca Juga : Pilih Suzuki GSX-R150 atau Yamaha All New R15?

Komparasi Suzuki Satria F150 vs Honda Sonic 150R

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store