• Wishlist

Membandingkan Suzuki Nex II Cross, Honda Beat Street dan Yamaha X-Ride

Membandingkan Suzuki Nex II Cross, Honda Beat Street dan Yamaha X-Ride

Kehadiran Suzuki Nex II Cross menambah daftar persaingan di kelas skutik entry level bergaya maskulin. Di segmen itu, sebelumnya sudah ada Honda Beat Street dan Yamaha X-Ride. Ketiganya punya keunikan tersendiri untuk memikat konsumen. Ada empat poin penting yang harus diperhatikan.


Desain



Honda Beat Street punya bodi yang sama dengan varian Beat lain. Hanya saja, bagian stang tidak dibungkus cover. Dibiarkan terbuka dan terlihat jelas kabel melintang. Desain serupa juga bisa kita jumpai pada X-Ride. Keduanya sama-sama pakai handle bar bergaya naked. Sedang Suzuki Nex II Cross berbeda, ia tetap menggunakan cover, sama seperti varian Nex II lainnya. Untuk Cross Accessories Version ada tambahan meter visor.


Ketiganya menggunakan lampu yang terdapat pada tameng depan. Pencahayaan Street masih menggunakan bohlam. Sementara Cross dan X-Ride sudah LED. Skutik Yamaha mendapat tambahan lampu siang hari (DRL). Penerapan lampu sein pada X-Ride berbeda dengan pesaingnya. Ia ditempatkan secara terpisah, tepatnya di bawah stang. Sementara kedua lawannya menyatu dengan lampu utama.


Nex II Cross punya nilai lebih di bagian kaki-kaki. Pakai ban berjenis dual purpose tubeless, menambah kesan tampilan tualang. Beda dengan dua lawannya yang masih menggunakan ban tubeless biasa. Ukuran roda semuanya menggunakan 14 inci. Beda di ukuran ban saja. Beat Street dan skutik baru suzuki pakai ukuran ban yang sama. Depan 80/90-14 dan belakang 90/90-14. Sedang si X-Ride gunakan ban berprofil lebar, 80/80 di roda depan dan 100/70 di belakang.


Suzuki menawarkan 2 pilihan warna dual-tone untuk skutiknya, Trick Blue/Titan Black dan Aura Yellow/Titan Black. Masing-masing kelir tersedianya dua versi, yaitu Accessories Version dan Standard Version. X-Ride menawarkan empat pilihan warna: Racing blue, exclusive black, attractive red dan Extreme Green. Sementara Beat Street cuma dua pilihan: matte black dan silver.


Performa



Yamaha X-Ride punya mesin paling besar. Ia sudah menggendong mesin 125 cc. Sementara Beat Street hanya 108,2 cc dan Nex II Cross, 115 cc. Karena kapasitas mesin skutik Yamaha paling besar, maka tenaga yang dikeluarkan cukup berbeda dengan para pesaingnya. Daya maksimalnya 9,3 hp di 8.000 rpm dan torsinya 9,6 Nm di putaran 5.500 rpm.


Mesin Beat Street sama dengan varian Beat lainnya. Tenaganya 8,5 hp di 7.500 rpm dan torsi 9 Nm di 6.500 rpm. Spesfikasi mesin Cross tak terlalu defisit dibanding X-Ride, tenaga 9,2 hp di 8.000 rpm dan momen puntir 8,5 Nm di 6.000 rpm.


Fitur



Skutik perawakan tualang dari Yamaha punya fitur lengkap. Ada Answer back system, untuk menemukan posisi motor saat di parkiran. Lampu seinnya disematkan hazard. Mesin teknologi Bluecore, sub tank suspension, stand side switch, serta Forged & Diasil.


Beat Street punya Secure Key Shuttter, untuk mengurangi risiko pencurian. Standar samping otomatis (Side Stand Switch), mesin tak bisa dinyalakan bila standar dalam posisi turun. Bagasi luas mencapai 11 liter, Combi Brake System (CBS), digital panel meter dengan ECO indikator dan ada parking brake lock. Sementara Nex II Cross punya USB Charger, Meter Visor, Cover Muffler serta Rim Decal (versi termewah).

Harga


Suzuki Nex II Cross Accessories Version jadi skutik entry level bergaya tualang dengan harga termurah. Banderolnya mulai Rp 15,4 juta. Honda meniagakan Beat Street sebesar Rp 16,7 juta. Sementara harga Yamaha X-Ride Rp 18,1 juta. Semua harga berstatus on the road DKI Jakarta. (Bgx/Van)


Baca Juga: Pemilik Big Bike Honda dapat Kursus Safety Riding

Jelajahi Suzuki NEX II

Suzuki NEX II Rp 16,1 - Rp 16,8 Juta Cicilan : Rp 367.344

Bandingkan & Rekomendasi