Gara-gara Bagian Ini Honda PCX160 dan ADV160 Harus Recall

Gara-gara Bagian Ini Honda PCX160 dan ADV160 Harus Recall

Astra Honda Motor mengumumkan kepada para pemilik Honda PCX160 dan ADV160 untuk melakukan pengecekan part di dealer resmi terdekat. Hal itu disebabkan adanya Product Update terkait penggantian Face Set Driven. Program ini tidak sepenuhnya ditujukan kepada seluruh pengguna dua skutik tersebut, melainkan hanya yang mendapat surat pemanggilan saja.

KEY TAKEAWAYS

  • Honda PCX160 dan ADV160 mendapat recall

    Masalah pada bagian CVT
  • Surat yang disebar ke konsumen disebutkan face set driven, namun pada bodi teks tertulis Pulley Assy, Driven. Itu berarti ada beberapa komponen yang harus diganti. Asumsi kami penggantian meliputi bagian face set driven, kopling ganda dan mangkok koplingnya atau satu set Secondary Sheave (Driven Pulley). Lantas bagaimana cara kerja komponen CVT bagian belakang itu?

    Pada transmisi CVT terdapat 3 komponen utama yang memegang peranan penting dalam mentransmisikan tenaga ke roda kendaraan.

    • Primary Sheave (Drive Pulley)
    • Secondary Sheave (Driven Pulley)
    • V-belt

    CVT

    Primary Sheave terletak di bagian depan, sedangkan Secondary Sheave di bagian belakang. Kedua komponen ini dihubungkan oleh V-belt. Ketiga komponen inilah yang menentukan besaran output berupa torsi dan kecepatan, kemudian disalurkan ke gardan lalu ke roda kendaraan.

    Baca juga: AHM Recall Honda PCX dan ADV160, Terindikasi Malfungsi di Komponen CVT

    Pengoperasian dari transmisi ini dengan menggeser diameter V-belt pada kedua bagian pulley. Saat “low gear” atau baru berjalan, radius drive pulley kecil, sedangkan driven pulley besar. Sementara ketika “high gear” adalah kebalikannya, radius drive pulley jadi membesar, driven pulley jadi mengecil.

    Terkait Secondary Sheave (Driven Pulley) atau Pulley sekunder terdiri dari Secondary Fixed Sheave (pulley sekunder tetap), Secondary Sliding Sheave (pulley sekunder bergerak), Secondary Sheave Spring, Secondary Shaft (kutub sekunder), clutch carrier (kopling sentrifugal), clutch housing (rumah kopling), torsi cam dan gigi reduksi.

    Permasalahan yang sering muncul biasanya dari rumah (mangkuk) kopling, kampas kopling sentrifugal dan secondary sliding sheave.

    CVT

    Gejala dari clutch housing (rumah kopling) biasanya akselerasi tersendat-sendat di putaran bawah. Indikasinya karena bentuk mangkuk sudah tidak rata lagi. Sehingga tidak maksimal mengikat kampas kopling. Kondisi ini bisa jadi karena sering buka gas dan langsung mengerem.

    Lalu dari kampas kopling sentrifugal yang mulai aus. Lazimnya muncul suara berdecit, akselerasi motor terasa lebih lambat baik di putaran bawah maupun atas. Kemudian secondary sliding sheave yang sudah aus atau tergerus akibat menopang putaran V-Belt terus-menerus. Selain muncul suara kasar, gejala yang ditimbulkan adalah akselerasi di putaran menengah terasa tertahan, tapi normal kembali sejalan kenaikan putaran mesin. Kebiasaan mengentak putaran gas bisa jadi penyebab masalah ini muncul.

    Seperti yang kita ketahui, dalam surat pemanggilan, alasan Honda menarik PCX160 dan ADV160 dikarenakan adanya potensi penurunan kinerja face set driven dan suara noise (berisik) di area CVT. Penyebabnya ada kesalahan dalam proses produksi. Seperti disebutkan dalam pengumuman sebagai berikut:

    "Ketebalan part tidak merata akibat proses produksi yang kurang sempurna, dimana dalam jangka panjang dapat berpotensi noise pada area CVT serta mengakibatkan penurunan kinerja dari part tersebut. Untuk menghindari hal tersebut, dilakukan pemanggilan konsumen dan penggantian komponen CVT (Pulley Assy., Driven) di bengkel resmi sepeda motor Honda tanpa dikenakan biaya. Segera hubungi AHASS terdekat atau hubungi contact center kami 1-500-989 untuk mendapatkan product update secara gratis." (BGX/TOM)

    Baca juga: Honda CBR250RR Facelift Meluncur, Simak Detail Ubahan dan Spesifikasinya

    Jelajahi Honda PCX160

    Model Motor Honda

    • Honda Vario 125
      Honda Vario 125
    • Honda Vario 160
      Honda Vario 160
    • Honda Beat
      Honda Beat
    • Honda Scoopy
      Honda Scoopy
    • Honda PCX160
      Honda PCX160
    • Honda CRF150L
      Honda CRF150L
    • Honda CBR250RR
      Honda CBR250RR
    • Honda Beat Street
      Honda Beat Street
    • Honda CBR150R
      Honda CBR150R
    • Honda Genio
      Honda Genio
    • Honda ADV 160
      Honda ADV 160
    • Honda Sonic 150R
      Honda Sonic 150R
    • Honda Supra X 125 FI
      Honda Supra X 125 FI
    • Honda CB150R Streetfire
      Honda CB150R Streetfire
    • Honda CB150 Verza
      Honda CB150 Verza
    • Honda Revo
      Honda Revo
    • Honda Supra GTR 150
      Honda Supra GTR 150
    • Honda Goldwing
      Honda Goldwing
    • Honda Rebel
      Honda Rebel
    • Honda Forza 250
      Honda Forza 250
    • Honda X-ADV
      Honda X-ADV
    • Honda CBR1000RR-R
      Honda CBR1000RR-R
    • Honda CRF1100L Africa Twin
      Honda CRF1100L Africa Twin
    • Honda CB650R
      Honda CB650R
    • Honda CBR600RR
      Honda CBR600RR
    • Honda CB500X
      Honda CB500X
    • Honda CRF250Rally
      Honda CRF250Rally
    • Honda CT125
      Honda CT125
    • Honda PCX eHEV
      Honda PCX eHEV
    • Honda ST125 Dax
      Honda ST125 Dax
    • Honda Super Cub C125
      Honda Super Cub C125
    • Honda CB150X
      Honda CB150X
    • Honda Monkey
      Honda Monkey
    Motor Honda

    Jangan lewatkan

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    Video Motor Honda PCX160 Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor Honda PCX160

    Bandingkan & Rekomendasi

    Tren Scooter

    • Yang Akan Datang