• Wishlist

Engine Check Yamaha NMax Menyala, Ada Kesalahan Produksi?

Engine Check Yamaha NMax Menyala, Ada Kesalahan Produksi?

Indikasi masalah pada sebuah motor, idealnya ditandai kemunculan engine check. Namun, bagaimana jika kondisi ini terjadi di produk sekelas Yamaha All New NMax? Padahal, sederet hal baru disajikan sebagai wujud pengembangan.

Engine Check Yamaha NMax Menyala

Terlebih bila menilik banderolnya lebih mahal dari NMax lama. Jangan skeptis dulu, toh, NMax 2020 menawarkan ubahan menyeluruh. Mulai dari desain, sasis, mesin hingga fitur. Hal yang tak terduga ialah, persoalan justru menyentuh sistem kelistrikan. Lantas menjadi ramai, lantaran terjadi di unit NMax generasi ketiga. Terdapat satu kasus, indikator itu muncul pada Maxi Yamaha itu walau mesin menyala.

Pihak Yamaha Indonesia tak memungkiri kejadian itu bisa saja dialami, bahkan di semua motor injeksi sekalipun. Tak cuma NMax, dampak ini terjadi akibat adanya kesalahan sang pemilik memperilakukan motornya. Sebagai contoh, cara mematikan mesin mengunakan standar samping.

"Saya sudah simulasikan kenapa error, ternyata saat mesin motor menyala dan dimatikannya tidak menggunakan main switch (kunci kontak) tapi side stand. Kemudian diinformasikan ke ECU lalu engine warning light menyala karena mengira adanya mulfunction," ucap M Abidin GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Yamaha Diagnostic Tools

 

Logikanya, jeroan seperti piston sudah pasti bergerak ketika mesin menyala. Bahkan saat motor diam (idle) sekalipun. Dan bila dimatikan, maka perangkat ini bakal mengalami dekompresi, yakni menempatkan piston dalam posisi termudah untuk menstarter mesin kembali. Lalu apa kaitannya dengan mematikannya via standar samping? Kan, sama-sama berfungsi sebagai switch.

Baca juga: Mau Cicil Yamaha NMax Connected ABS? Mulai Rp 800 Ribuan Perbulan

Untuk mendeteksi posisi piston tersebut, maka dimanfaatkanlah sensor pada crankshaft alias CPS (Crankshaft Position Sensor). Dari alat Yamaha Diagnostic Tool (YDT), pihak Yamaha menemukan, engine check menyala karena terdeteksi masalah pada crankshaft position sensor (CPS).

Yamaha Diagnostic Tools

Ditandai dengan kode P0335. Perangkat ini sendiri berkaitan dengan pekerjaan mekanikal. Berarti ada yang tidak sesuai pada posisi piston saat mesin dipaksa mati. "Sensor ini memang sensitif," sahut Ridwan Arifin, Service Education YIMM di DDS 1 Cempaka Putih, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Tapi bukan perkara sulit untuk mengatasinya. Yamaha Indonesia menganjurkan konsumen datang ke diler, bila mendapati kejadian tersebut. Di situ, lampu tanda engine check sebagai tanda error atau malfungsi bakal dimatikan. Setelah kami lihat langsung, prosesnya berjalan singkat selama 5-10 menit saja. Untuk mendapatkan layanan inipun konsumen tidak dipungut biaya, alias gratis.

Namun, Yamaha Indonesia tidak menjamin trouble tadi tak terjadi lagi. Terlebih bila pemilik masih punya perilaku seperti di atas. Dan perlu diingat, kesalahan pada sistem kelistrikan lainnya juga berpotensi menjadi biang masalah. Sebut saja penggunaan lampu aksesori atau GPS tracker. Kesalahan pengambilan daya dapat memunculkan engine check, karena ECU membaca adanya aliran listrik yang tidak sesuai. (Ano)

Baca juga: Mengenal Keluarga Versys di Indonesia, Dari yang Jinak hingga Paling Brutal

Komparasi Yamaha Nmax vs Honda PCX

Yamaha Nmax
  • Rp 29,75 - Rp 33,75 Juta
Honda PCX
  • Rp 29,84 - Rp 32,84 Juta
Nmax vs PCX

Bandingkan & Rekomendasi