jakarta-selatan

Sebelum Beli, Kenali Kelebihan dan Kekurangan Kawasaki Ninja 250

  • 13 Agt, 2019
  • 3363 Kali Dilihat

Kawasaki Ninja merupakan senior motor sport 250cc di Indonesia. Otomatis, ia jadi yang paling tenar dan mudah dikenali orang awam. Namun predikat itu tak berarti membuatnya sempurna. Betul, desainnya sangat menarik perhatian. Plus bobotnya ringan serta performanya impresif. Tapi rentang harga Ninja 250 bisa dibilang yang tertinggi ketimbang dua kompetitor utama (Yamaha R25 dan Honda CBR250RR). Selain itu, beberapa fitur juga kalah canggih. Karenanya, sebelum membeli, pahami dulu kelebihan dan kekurangannya.


Kelebihan


First Ride Kawasaki Ninja 250


Model teranyar Ninja mengalami penyusutan bobot. Total berat motor hanyalah 164kg, yang artinya paling ringan di kelasnya (Yamaha R25, Honda CBR250RR). Alhasil, motor lebih mudah dikendarai dan diajak bermanuver. Otomatis untuk dibawa harian, masih dalam kadar toleransi alias tidak menyulitkan. Bukan hanya itu, desainnya ikut berubah. Pahatannya lebih tajam dan ramping. Total dimensi (PxLxT) 1.990mm x 710mm x 1.125mm. Perampingan juga kentara di bagian tangki. Karena itu, kaki lebih mudah mengapit saat menungganginya.


Dari segi fitur mengendara, keunggulannya ada di sistem transmisi. Kopling Ninja sudah mengadopsi teknologi assist slipper clutch. Seberapa pentingkah fitur ini? Begini, saat motor dalam keadaan kencang, proses deselerasi tidak hanya dilakukan oleh perangkat rem. Efek engine brake dengan menurunkan gigi secara cepat juga tak kalah penting. Nah, saat proses penurunan gigi itulah, slipper clutch bekerja. Efek entakan terlalu keras terminimalisir, hingga risiko ban selip hilang. Tanpa adanya teknologi ini, raungan mesin di putaran tinggi berbahaya mengunci ban belakang, yang bisa membuat laju tidak stabil.


Soal penyajian informasi, kami rasa kombinasi panel instrumen digital analog menarik. Selama layarnya sanggup menyajikan informasi dengan lengkap. Untungnya Ninja seperti itu. Takometer dipertahankan dengan jarum mekanik, membuat aura sporty makin terasa. Sementara speedometer dan berbagai hal fundamental sudah tertera di dalamnya. Termasuk informasi soal jarak tempuh motor dengan bensin yang tersisa di dalam tangki. Sebuah keunggulan yang tak dimiliki kompetitor. Kecanggihan lainnya, sistem smart key. Memang tidak di semua varian, minimal Anda perlu mengeluarkan dana Rp 67,8 juta yang tersedia di varian SE (MDP). Fitur ini disebut KIPASS (Kawasaki’s Intelligent Proximity Activation Start System), yang memungkinkan pengoperasian kunci lewat remote.


Performa jantung pacu tergolong impresif sekaligus bersuara khas. Semua itu berasal dari mesin 249cc parallel-twin DOHC delapan katup. Kompresinya dibuat cukup padat pada rasio 11.6:1, sementara ukuran diameter dan langkah per silindernya 62mmx41,2mm. Ya, mesin overbore. Tenaga sebesar 38.4HP bisa digapai pada 12.500rpm, sedangkan torsi puncak sebesar 23.5Nm di 10.000rpm. Sangat agresif di putaran menengah hingga atas, sesuai peruntukan. Lantas daya itu dikirim ke roda belakang lewat gearbox 6-speed dengan teknolpogi slipper clutch tadi.


Kekurangan


First Ride Kawasaki Ninja 250


Perampingan desain yang dilakukan tak hanya berdampak positif. Kapasitas tangki Ninja berkurang dari versi sebelumnya. Kini ia hanya mampu menelan 14 liter bensin. Namun, Kawasaki mengklaim tingkat efisiensi bahan bakar cukup baik. Sebanyak satu liter bensin bisa membawa motor sejauh 25km.


Harapan akan motor sport adalah putaran gas yang tajam dan akurat. Plus karakternya bisa disesuaikan mengikuti kebutuhan. Sayangnya, Ninja 250 belum dilengkapi sistem throttle by wire. Otomatis mode mengendara juga absen. Teman sekelasnya, Honda CBR250RR, sudah memiliki teknologi canggih itu dan harganya lebih murah.


Sektor kaki-kaki juga memiliki sedikit kekurangan. Di saat teman-temannya pakai fork Upside Down, Ninja masih mempertahankan model teleskopik. Namun kini ukurannya diperbesar jadi 41mm. Seharusnya, pengendalian dari versi sebelumnya lebih baik, walaupun tak setajam kompetitor. Positifnya, bantingan teleskopik biasanya lebih empuk dan nyaman dibawa harian. Tapi, bukankah ini motor sport?


Kawasaki sudah menyediakan sensor ABS di beberapa varian. Sayangnya, perangkat keamanan itu baru bisa didapat pada varian seharga Rp 70jutaan. Versi standar belum disisipi fitur ini. Padahal laju motor yang kencang, alangkah lebih baik sudah berbekal ABS, di versi standar sekalipun. Karena sangat berguna meminimalisir risiko ban terkunci saat hard braking.


Terakhir, rentang harganya cukup tinggi. Anda perlu merogoh kocek mulai dari 62,5 juta untuk versi termurah. Sementara kasta tertinggi bisa dipinang dengan membayar Rp 75,5 juta. (Bgx/Van)


Baca Juga: Pilihan Motor Baru untuk Digunakan Bekerja

kali dibagikan

Harga dan Promo Varian Ninja 250

  • SE MDP | Rp 63,7 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 10 Juta
    Angsuran Rp 2,59 Juta
    Tenor 35 Months
  • ABS SE | Rp 70,6 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 11 Juta
    Angsuran Rp 2,86 Juta
    Tenor 35 Months
  • ABS MDP SE | Rp 72,4 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 11 Juta
    Angsuran Rp 3,84 Juta
    Tenor 23 Months
  • Standard | Rp 59,8 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp 9 Juta
    Angsuran Rp 2,41 Juta
    Tenor 35 Months

Video Kawasaki Ninja 250

Lihat video terbaru Kawasaki Ninja 250 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Motor Kawasaki Pilihan

  • Populer
  • Komparasi