AISI Ungkap Opsen Pajak Jadi Tantangan Pasar Sepeda Motor periode 2026
Penjualan sepeda motor diprediksi menyentuh angka 6,4-6,7 juta unit dalam setahun ke depan
Mengawali tahun baru 2026. AISI sebagai asosiasi sepeda motor melihat pasar motor domestik masih memiliki potensi untuk terus bertumbuh. Namun mereka juga bilang, berbagai tantangan ekonomi yang harus dihadapi bangsa ini. Khususnya pemberlakuan opsen sebagai pajak tambahan diberlakukan awal tahun oleh sejumlah pemerintah daerah. Hal ini dikhawatirkan bakal menjadi batu ujian pertama bagi pelaku industri saat bergerak awal tahun.
KEY TAKEAWAYS
Berapa proyeksi penjualan sepeda motor domestik 2026 menurut AISI?
Diproyeksikan relatif stabil di angka 6,4 juta – 6,7 juta unit.Berapa total distribusi sepeda motor pada tahun 2025?
Mencapai 6.412.769 unitTantangan Opsen Pajak Daerah
”Kami memahami kebutuhan kenaikan pendapatan setiap pemerintah daerah. Kalaupun ada kenaikan opsen. Kami berharap dapat diberikan juga insentif dengan tidak menaikkan pajak kendaraan. Sehingga dampaknya tidak berpengaruh ke permintaan konsumen,” ujar Sigit Kumala, Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), dalam surel resmi 9/1/2026.
Sigit juga turut mengungkapkan efek berganda kondisi geopolitik global yang sangat berpotensi memengaruhi perekonomian dan pasar motor domestik. Selain pertumbuhan ekonomi. Harga komoditas dan kondisi cuaca diprediksi dapat mempengaruhi stabilitas daya beli masyarakat tahun ini. Dukungan lembaga pembiayaan yang kuat juga dibilang mampu mendorong terjadinya realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik.

Prediksi Penjualan Sepeda Motor 2026
”Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini. Maka kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini. Sekitar angka 6,4 juta-6,7 juta unit sepanjang 2026,” imbuh Sigit.
Untuk diketahui secara keseluruhan. Kenaikan penjualan sepeda motor nasional pada 2025 memang tidak spektakuler. Namun di tengah kondisi pasar yang penuh tantangan, capaian ini mencerminkan daya tahan industri roda dua. Ke depan, tantangan tak hanya soal volume, tetapi juga pergeseran tren ke motor ramah lingkungan. Lalu efisiensi konsumsi bahan bakar, serta adaptasi terhadap kondisi dan fluktuasi global.
Berdasar catatan AISI. Pasar sepeda motor Indonesia menutup 2025 dengan catatan positif. Meski laju pertumbuhan tidak agresif, total penjualan nasional tercatat mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, distribusi sepeda motor mencapai 6.412.769 unit. Angkanya naik sekitar 79.459 unit dari capaian 2024 yang berada di angka 6.333.310 unit. Lumayan terkerek 1,3 persen. (ALX/ODI)
Baca Juga:
Update Harga Motor Suzuki Januari 2026: Access 125 dan Satria Pro Jadi Andalan
Update Harga Motor Kawasaki Januari 2026: Z1100 Jadi Flagship Baru, Banyak Model Fresh
GIIAS 2025
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature