Komparasi Mesin Honda Vario 160 vs Yamaha Aerox 155, Siapa yang Lebih Kencang?

Komparasi Mesin Honda Vario 160 vs Yamaha Aerox 155, Siapa yang Lebih Kencang?

PT Astra Honda Motor (AHM) akhirnya melahirkan Honda Vario 160 pada Rabu 2 Februari 2022 lalu. Selain tampilan dan fitur, komponen jantung pacu juga berubah dan tentunya semakin siap mengusik Yamaha Aerox.

KEY TAKEAWAYS

  • Harga All New Honda Vario 160

    Harga Honda Vario 160 CBSRp 25,8 juta dan Rp28,5 juta varian ABS
  • Harga Yamaha Aerox Connected

    Harga Yamaha Aerox Connected Rp26,4 juta, Connected ABS Version Rp29,9 juta, Connected ABS MotoGP Edition Rp29,5 juta, dan Connected ABS WGP60Th Edition Rp30,4 juta
  • Tenaga mesin Honda Vario 160 vs Yamaha Aerox

    Vario 160 bertenaga 15,1 daya kuda @ 8.500 rpm dan Aerox 15,1 daya kuda @ 8.000 rpm
  • Baik Vario dan Aerox dipastikan saling bersaing untuk merebut ceruk pasar matik sport kelas di atas 150 cc. Konsumen akan dihadapkan pada 2 pilihan produk berkualitas yang umumnya pelanggan dari motor ini sering kali membandingkan dari segi performa mesin.

    Nah bagi Anda yang bingung memilih mana yang cocok untuk dibeli, Oto.com coba sajikan faktanya berdasarkan data teknis yang diungkap masing-masing pabrikan antara tipe tertinggi Honda Vario 160 ABS dan Yamaha Aerox 155 Connected ABS.

    Honda Vario 160

    Adu Spek Honda Vario 150 vs Yamaha Aerox 155

    Kita mulai lebih dulu dari Honda Vario 160, di generasi ketujuhnya ini skutik tersebut dibekali dengan enjin anyar berkubikasi tepat 156,9 cc (dibulatkan 160 cc). Mesin itu kini sudah berkonfigurasi 4 katup dan berteknologi PGM-FI eSP+.

    Dari data teknis yang disajikan di laman resmi AHM, konstruksi atau rancang bore serta strokenya sama dengan PCX 160 yakni 60 mm x 55,5 mm. Pun untuk besaran kompresi mesin di angka 12:1.

    Baca juga: Tenaga Mesin All New Honda Vario 160 dan PCX 160 Berbeda, Ini Penjelasan AHM

    Namun untuk besaran output tenaga dan torsi dibedakan, Vario 160 secara keseluruhan lebih kecil (dibandingkan PCX 160) yakni punya tenaga maksimal di 15,1 daya kuda pada 8.500 rpm dan torsi puncak di 13,8 Nm di 7.000 rpm.

    Bila sengaja membandingkan dengan mesin Vario lawas yang memiliki tenaga 13 daya kuda di 8.500 rpm dan torsi puncak 13,4 Nm pada 5.000 rpm, ada peningkatan tenaga 2,15 daya kuda dan kenaikan torsi 0,4 Nm.

    Test ride Yamaha Aerox Connected ABS

    Sementar Aerox, mengacu data teknis laman resmi Yamaha Indonesia motor ini dibekali dengan mesin berkubikasi tepat 155 cc dan berkonfigurasi 4 katup. Racikan bore x stroke ada di 58 mm x 58,7 mm dengan kompresi mesin 11,6:1.

    Di mana dengan rancang tersebut, Yamaha Aerox mampu memuntahkan tenaga maksimal 15,1 daya kuda pada puntiran mesin 8.000 rpm dan torsi puncak di 13,9 Nm di 6.500 rpm. Mesin tersebut disokong teknologi VVA (Variable Valve Actuation) yang fungsinya mengatur bukaan katup dan menyesuaikan suplai bahan bakar ke ruang bakar. Alhasil, tenaga merata di seluruh putaran mesin namun tetap irit konsumsi BBM.

    Yamaha Aerox Menang di Atas Kertas

    Jika membandingkan data mesin masing-masing, Yamaha Aerox boleh dibilang unggul tipis dari Vario terbaru. Besaran tenaga yang dikeluarkan sama namun lebih cepat didapat pada putaran mesin yang lebih rendah. Adapun untuk torsi, Aerox juga menang atau unggul 0,1 Nm dari Vario dengan capaian putaran mesin yang lebih rendah.

    Tapi tunggu dulu berdasarkan dimensi dan bobot, Vario lebih diuntungkan. Dia memiliki dimensi yang lebih kompak atau punya panjang 1.929 mm, lebar 679 mm dan tinggi 1.088 mm, dengan jarak sumbu roda 1.277 mm.

    Kemudian untuk jarak terendahnya dengan tanah di angka 140 mm, lalu tinggi tempat duduk 778 mm. Secara total berat kosong (tanpa bensin, oli, air radiator) khusus varian ABS hanya 117 kilogram.

    Sementara Yamaha Aerox tampil lebih gambot. Punya panjang 1.980 mm, lebar 700 mm, tinggi 1.150 mm, dan jarak sumbu roda di 1.350 mm. Adapun untuk jarak terendah ke tanah di 143 mm, tinggi jok 790 mm, dan berat total isi (dengan bensin, oli, air radiator) di 125 kilogram.

    Perbedaan berat masing-masing motor yang kemungkinan hasil kecepatan di jalan akan berbeda. Secara keseluruhan Vario memang lebih ringan dan juga kompak ketimbang Aerox.

    Kelengkapan Fitur

    Soal ini juga tak kalah penting, Vario 160 yang datang untuk menantang Aerox memiliki fitur-fitur unggulan. Nah, biar lebih mudah kami sajikan lengkapnya seperti di bawah ini.

    Honda Vario 160 ABS:

    • Lampu full LED (depan, belakang, sein)
    • Panel meter full digital
    • Smart Keys System
    • Answer Back System
    • Security Alarm
    • USB Charger Tipe A
    • Idling Stops System (ISS)
    • ABS (Anti-lock Braking System)
    • Tangki BBM 5,5 liter
    • Bagasi utama 18 liter.
    • Yamaha Aerox 155 Connected ABS:
    • Lampu depan belakang LED
    • LCD MID Speedometer
    • Y-Connect (Communication Control Unit/CCU)
    • Smart Key
    • Answer Back System
    • Stop Start System
    • Smart Motor Generator
    • ABS (Anti-lock Braking System)
    • Suspensi tabung
    • Power outlet 12 volt
    • Lampu Hazard
    • Tangki BBM 5,5 liter
    • Bagasi utama 25 liter.
    • Harga

    Bicara harga, all new Honda Vario 160 ditawarkan dalam 2 opsi yakni CBSRp 25,8 juta OTR dan untuk varian ABS di Rp28,5 juta OTR. Kurang lebih ada kenaikan banderol sekitar Rp 1 jutaan dibandingkan model lawasnya.

    Sementara all new Aerox dijual dalam 4 opsi, pertama Aerox Connected Version Rp26,4 juta, Connected ABS Version Rp29,9 juta, Connected ABS MotoGP Edition Rp29,5 juta, dan Connected ABS WGP60Th Edition Rp30,4 juta. (Kit/Tom)

    Baca juga: Yamaha All New NMax 155 Punya Warna Baru, Harga Naik Ratusan Ribu

    Komparasi Honda Vario 160 vs Yamaha Aerox Connected

    Honda Vario 160
    • Rp 26,34 - 29,06 Juta
    Yamaha Aerox Connected
    • Rp 26,78 - 30,81 Juta
    Vario 160 vs Aerox Connected

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Bandingkan & Rekomendasi

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature