• Wishlist

Ini Lima Alasan Membeli Honda Scoopy

Ini Lima Alasan Membeli Honda Scoopy

Gaya retro ditambah diameter ban kecil dan gambot, boleh jadi dianggap peniru Vespa bagi sebagian kalangan. Sebuah stigma berat yang harus ditanggung pengguna Scoopy. Namun, tidak menurut kami. Ia masih memiliki karakter tersendiri. Justru aura Jepang sangat terasa di sini. Plus, ia memiliki performa mesin cukup dan konsumsi bahan bakar efisien. Fiturnya pun tergolong lengkap di kelasnya. Untuk mengetahui lebih dalam, inilah lima alasan membeli Honda Scoopy.



Desain


Setelah 2018 dibangun ulang, kami baru terpana dengan Scoopy. Ia digurat lebih proporsional dan premium. Headlamp bulat-bulat beririsan dan stoplamp senada nampak pas dilihat. Kesan tiruan skuter Eropa yang kerap menempel rasanya juga dijawab lugas oleh Honda. Scoopy semakin punya karakternya sendiri.


Terutama berkat penggunaan ban 12 inci. Dengan profil 100/90 di depan dan 110/90 di belakang, mengingatkan kami pada skuter mini yang banyak berseliweran di Jepang (Honda Ruckus & Monkey). Rasanya sangat berhasil mengubah tema Scoopy jadi lebih lucu. Pelek palang hitam atau silver juga berpadu pas, membuat roda terlihat makin berbentuk donat.


Soal kelir, pilihannya beragam sekaligus atraktif. Tema sporty misalnya, disediakan dengan kombinasi warna merah (dominan)-hitam, hitam (dominan)-merah, dan putih-hitam. Seluruhnya memakai pelek hitam. Sementara yang bertema stylish, lebih elegan dan unik. Mulai dari kombinasi putih-merah. Yang merah adalah plastik dek hingga dashboard, bukan panel bodinya. Lantas jok, berbalut kulit sintetis coklat.


Ada pun yang berbodi matte brown berpadu dengan plastik dan jok coklat. Rasanya ini paling menarik. Sisanya, hitam-coklat, putih-coklat, dan merah-coklat. Khusus pada tema stylish, peleknya warna aluminium alias silver.


Fitur


Pada segmennya, fitur Scoopy sudah menunjang. Mulai dari soket USB 12V pengisi daya gawai. Dilanjut headlight model LED proyektor. Untuk pengamanan, motor ini juga sudah dilengkapi kunci remote. Tentunya ada alarm yang meminimalisir resiko kemalingan. Plus, sistem answer back system memudahkan kala mencari motor di tempat parkir padat.



Di panel instrumen, kombinasi digital-analog nampak retro sekaligus futuristik. Memang, informasi yang tersaji merupakan hal fundamental saja. Tapi cukup untuk berkendara harian. Nah, ada pula tombol ISS (Idling Start Stop). Ini sangat berguna untuk mengefisiensi penggunaan bahan bakar.


Konsumsi Bahan Bakar


Kerjasama antara mesin 108,2 cc SOHC PGM-FI dengan perangkat ISS tadi menciptakan konsumsi bahan bakar impresif. Ya, tenaganya memang biasa saja, sama sekali tidak menarik. Output tertera 8,9 hp/7.500 rpm dan torsi 9,4 Nm/6.000 rpm. Tapi toh bukan itu yang jadi poin utama. Menurut klaim pabrik, satu liter bensin bisa membawa laju motor hingga 61,9 km. Range yang cukup jauh.


Ruang Akomodasi


Pengendara motor pasti membutuhkan ruang cukup untuk menyimpan berbagai peralatan. Scoopy bisa menjawabnya. Volume bagasi mencapai 15,4 liter. Tak cukup helm, kalau hanya jas hujan, jaket, sepatu, atau barang harian masih sanggup ditelan.


Laci di kiri tameng juga memiliki tutup. Sehingga tak perlu khawatir gawai atau barang bawaan terkena hujan. Plus, deknya rata. Memudahkan saat mengangkut barang yang agak besar.


Bobot


Salah satu keunggulan Scoopy, bobotnya. Total hanya 99 kg. Yang berarti mudah dikemudikan siapa saja. Berat tak seberapa ini juga dikombinasikan dengan dimensi kompak. Panjangnya 1.874 mm, lebar 686 mm, dan tinggi 1.061 mm. Jarak sumbu roda pun cuma 1.257 mm. Sangat praktis dibawa dalam kota. (Hlm)


Baca Juga: Honda CBR1000RR-R Fireblade Makin Mirip Kuda Besi MotoGP