• Wishlist

Apa yang Membuat Yamaha Vega Force Menarik?

Apa yang Membuat Yamaha Vega Force Menarik?

Segmen sepeda motor bebek, belakangan seperti ditinggalkan. Pasarnya mulai tergerus hadirnya segmen skutik. Namun, tidak bagi Yamaha Indonesia. Pabrikan roda dua yang identik dengan warna biru itu, masih mempertahankan mopednya. Satu di antaranya Vega Force.


Diklaim sebagai motor bebek dengan gaya sporty. Auranya terpancar melalui penggunaan pelek balap lima palang bernuansa modern. Mesin injeksi yang ia gunakan menjadi andalan. Sesuai brosur pabrikan, kubikasi 115 cc tercatat paling besar di antara kompetitor, seperti Suzuki Smash FI dan Honda Revo X. Di dalam mesinnya disenjatai forged piston dan diasil cylinder, ciri khas garputala.



Selain sudah EURO 3, bebek yang dibanderol Rp 16 jutaan itu punya spesifikasi yang memadai, pastinya untuk menunjang aktivitas harian. Apa saja?


1. Mesin


Motor bebek ini dikenal bandel, irit dan bertenaga. Hal itu dikarenakan spesifikasi mesinnya sudah memakai teknologi SOHC, 4 langkah yang didukung pendingin udara. Kapasitas mesinnya 115 cc silinder tunggal. Mampu menyemburkan tenaga maksimal sebesar 8,7 hp di putaran 7.000 rpm dengan torsi 9,53 Nm di putaran 5.500 rpm. Digerakkan oleh sistem transmisi manual 4 percepatan dengan kopling basah otomatis multiplat.


Untuk kelas  115 cc, ia menjadi salah satu motor yang memiliki torsi paling besar. Pesaingnya, Honda Revo X hanya 8,76 Nm di 6.000 rpm. Sedangkan Suzuki Smash FI, 9,1 Nm di 6.000 rpm. Makanya, Force bisa berakselerasi lebih cepat saat diajak bermanuver di jalanan. Sistem pembakaran Fuel Injection yang dipakai, membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien. Untuk menyempurnakan pengapian di ruang mesinnya, sudah menggunakan pola pengapian Transistor Controlled Ignition atau TCI.


2. Fitur


Tidak berbeda jauh dari seri pendahulunya, sudah pakai teknologi forged piston. Membuat usia mesin menjadi tahan lama dibanding penggunaan piston konvensional. Selanjutnya, ada kunci starter yang sudah dilengkapi tombol penutup yang praktis. Bisa meningkatkan dari segi keamanan. Bagasinya berkapasitas 9,2 liter terbesar di kelasnya, mampu memuat barang bawaan lebih banyak.


Speedometer berdesain modern, meski masih analog namun instrumennya mudah dipahami. Panel dasbornya dibagi menjadi dua cluster utama. Pada bagian utama sebelah kiri, diisi indikator penunjuk kecepatan atau speedometer. Di sampingnya ada penunjuk fuel meter, indikator perpindahan gigi dan juga indikator lampu utama serta lampu sein. Indikator perpindahan gigi juga tersedia. Pengendara kian mudah mengatur tingkat percepatan.


3. Desain


Pesaing Suzuki Smash ini masih menawarkan desain sporty. Beberapa bagian bodinya melancip. Terlihat dari headlamp dan sein-nya yang mengerucut ke bawah. Stripingnya multi-colour dengan tulisan branding ‘Vega’. Wujudnya mengusung tema kecepatan. Pewarnaan cover mesin dan juga cover muffler dibalut warna hitam, membuat tampilannya menjadi lebih elegan.


Belakang bodi motor menganut model rear grab handle dengan aksen hitam glossy. Lampu belakang berbentuk lancip, serta sepatbor berukuran cukup panjang. Difungsikan supaya lumpur tidak terlontar ke pengendara dan pembonceng.


4. Rancang Bangun


Dibangun menggunakan rangka tipe pipa baja dengan sistem tulang bawah atau under bone. Sesuai spesifikasi pabrikan, ukuran tubuhnya 1940 x 715 x 1075 mm. Ditambah bobot ringan, 96 kg, asyik diajak melaju di jalanan perkotaan yang ramai. Tangkinya dapat menampung sebanyak 4 liter BBM.


Untuk mendukung kenyamanannya, menggunakan peredam sistem teleskopik di bagian depan. Diklaim mampu meredam getaran berlebih saat motor melaju di jalan bergelombang. Belakangnya pakai suspensi lengan ayun dengan dukungan dual shock. Kaki belakang ini mampu menahan beban pembonceng secara sempurna, sehingga tetap terasa nyaman.


Konstruksi kaki diperkuat roda dengan ban depan berukuran 70/90 serta belakang 80/90. Sama seperti varian bebek lainnya, menggunakan pelek berukuran 17 inci. Sedangkan untuk peredam kecepatan, dilengkapi dengan sistem pengereman teromol di belakang serta rem cakram di depan.


Walau harganya lebih mahal dibanding lawannya, ia memiliki tampilan lebih sporty. Seperti ciri khas produk-produk Yamaha yang mengedapankan desain. Tidak juga sekadar mengejar utilitas. Contohnya, motor ini sudah tidak menggunakan lagi pelek jari-jari. Padahal dari sisi peruntukan dan harga, ia bermain di segmen entry level. Layakkah Vega Force menjadi pilihan? (Bgx/Van)


Baca Juga: MBtech Buktikan Modif Jok Motor Bisa Penuh Kreativitas

Jelajahi Yamaha Vega Force

Bandingkan & Rekomendasi