jakarta-selatan
Bahasa en | id

Suzuki Ertiga

Rp184 - Rp224,5 Juta
Harga OTR
Dapatkan Harga OTR
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo Dealer
Performa
Tenaga 97.3 hp
Mesin 1400 cc
 
Kenyamanan
AC Ya
Power steering Ya
 
Keselamatan
Kantong Udara Pengemudi Ya
 
Kapasitas
Tempat Duduk 7 Kursi
Ground Clearance 185 mm
 
ANGSURAN BULANAN
Durasi 36 Bulan
Angsuran Bulanan Rp4,2 Juta
Dapatkan Harga
Menampilkan informasi mengenai Suzuki Ertiga GA MT - Petrol

Informasi terkini Suzuki Ertiga

Setelah melangsungkan prosesi peluncuran New Ertiga Diesel Hybrid, Suzuki Indonesia langsung menggelar acara test drive untuk kalangan jurnalis. Mengingat teknologi diesel dan hybrid yang paling dikedepankan oleh Suzuki, pola pengetesan yang paling tepat adalah dengan melakukan lomba irit bahan bakar. Rute Jakarta menuju Bogor dipilih dengan menentukan jalur yang cukup menantang untuk pembuktian keiritan New Ertiga Diesel Hybrid. Perjalanan dimulai dari kawasan SCBD menuju tol dalam kota dan Jagorawi, lalu keluar menuju Sentul City untuk mengarah ke Rancamaya via jalur alternatif Rainbow Hills. Metode berkendara irit diterapkan karena memang diperlombakan. Ketika melaju di jalan tol tentu menjadi bagian paling mudah. Hanya menjaga kecepatan konstan tak lebih dari 100 km/jam dan mengikuti gear shift indicator yang merekomendasikan perpindahan gigi di rentang putaran mesin terbaik. Sementara pendingin udara tetap menyala demi menjaga kenyamanan. Bagian tersulit ketika terjebak kemacetan di dalam kota Jakarta dan melewati jalur alternatif Rainbow Hills menuju Puncak yang penuh tanjakan terjal dan berliku. Disinilah tantangan sesungguhnya bagi LMPV ini.

Harga Suzuki Ertiga

Varian (Harga OTR)  
Varian Diesel
ZDI SHVS Diesel
7 Kursi, 88 hp, 1300 cc
Rp219,5 Juta*
Varian Bensin
GA MT
7 Kursi, 97.3 hp, 1400 cc
Rp184 Juta*
GL MT
7 Kursi, 91 hp, 1400 cc
Rp200,5 Juta*
GX MT
7 Kursi, 95 hp, 1400 cc
Rp212 Juta*
GL AT
7 Kursi, 97.3 hp, 1400 cc
Rp213 Juta*
GX AT
7 Kursi, 97.3 hp, 1400 cc
Rp224,5 Juta*

Bandingkan Suzuki Ertiga dengan Mobil Sejenis

VS

Review Pengguna Suzuki Ertiga

3.95
Berdasarkan 4 review
  • 5 4
  • 4 0
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Suzuki Ertiga

Review populer

  • S
    Sawaludin Mar 23, 2017

    Dulu pilihannya antara Ertiga atau Mobilio. Akhirnya pilih Ertiga karena berbagai hal. INteriornya nyaman kalau hanya diisi maksimal 6 org. lebih dari itu jangan harap, deh. Suspensi dan mesin cukuplah. Buat mobil keluarga yang penting nyaman dan gak perlu kebut2an. Dan yang lebih penting, harganya masuk di kantong saya, dengan macem2 kelebihannya. Baca Selengkapnya

  • H
    Hanifian Mar 23, 2017

    Agak lama juga cari mobil yang bisa menampung anggota keluarga, dan harganya masuk. Seetelah tanya sana sini, pilihannya antara Avanza atau Ertiga. Ternyata Ertiga lebih nyaman. Sudah itu, bingung lagi antara Ertiga bensin atau diesel. Akhirnya pilih bensin saja, soalnya saya kurang suka suara mesin diesel. Sekarang sudah 2700an km, dan pernah dibawa ke Bali. Waktu itu diisi 6 orang Baca Selengkapnya

  • J
    Johanes Kurnia Wijaya Jun 09, 2016

    Saya menggunakan Suzuki Ertiga GL AT sejak akhir 2014, dan sejauh ini saya percaya ini adalah kendaraan yang pas untuk keluarga: 1. Kenyamanan dalam kabin oke punya, 2. Stabil, relatif tidak terlalu goncang dalam melakoni perjalanan, baik dalam maupun luar kota, 3. Ground clearence yang lumayan tinggi, sehingga tidak terlalu khawatir saat menghadapi jalan bergelombang atau jalanan yang banjir, 4. Baca Selengkapnya

Lihat semua 4 review

Video Suzuki Ertiga

Lihat video terbaru Suzuki Ertiga untuk mengetahui interior, eksterior, performa, dan lainnya.

Gambar Suzuki Ertiga

Warna Suzuki Ertiga

  • Burgundy Red Pearl

  • Cool Black Metallic

  • Graphite Grey Metallic

  • Grey

  • Lilac Grey

  • Radiant Red Pearl

  • Silver

  • Snow White Pearl

  • White

Review Suzuki Ertiga

Tinjauan

Suzuki Ertiga merupakan sebuah mobil yang dirancang dan dikembangkan khusus untuk memenuhi ekspektasi pasar Indonesia selain Toyota Avanza. Ya, Kehadiran Ertiga 2012 silam, merupakan peruntuh dominasi tunggal Toyota di lahan Low MPV yang sangat subur. Meski belum dapat menggusur singgasana Avanza, setidaknya publik tanah air mendapatkan pilihan yang tak menarik sebagai mobil keluarga.

Asal mula kehadiran Ertiga, dimulai pada 2010. Saat berlangsungnya pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010, Suzuki Indonesia memajang sebuah mobil konsep bernama RIII. Momen pengujian pasar tersebut berlanjut kepada tahap pengembangan produk dan terlahirnya Suzuki Ertiga di tahun 2012.

Namanya sendiri merujuk pada penamaan bahasa Indonesia, yang berarti ER (R) atau Row dan Tiga (angka tiga) yang menandakan kursi tiga baris. Berbeda dengan Avanza, Ertiga lebih menekankan kenyamanan layaknya mobil sedan, karena mengadopsi konstruksi monokok dan penggerak roda depan (FWD). Basisnya menggunakan platform yang sama dengan Suzuki All-New Swift, begitu pula dengan penggunaan mesin.

Saat pertama diluncurkan, Ertiga hanya memiliki tiga varian yaitu, GA, GL, dan GX. Semuanya hanya diberi pilihan transmisi manual dan AC single blower di kabin belakang. Selang setahun, AC double blower ditambahkan untuk varian GL dan GX. Dan tak lama kemudian, Suzuki membenamkan transmisi otomatis yang saat itu sudah ditunggu-tunggu oleh para calon konsumen.

Di 2015, Suzuki melakukan penyegaran terhadap wajah Ertiga. Perubahan terjadi pada desain grille dan bumper depan, tambahan garnish lampu belakang, dan warna interior yang menjadi lebih gelap. Di akhir tahun 2015, ada ada tambahan satu varian lagi, yakni Ertiga Dreza yang diplot sebagai tipe tertinggi dan termahal.

Paling baru, Suzuki Indonesia berani menghadirkan Ertiga bermesin diesel dengan teknologi mild hybrid. Cukup populer di pasar India, Ertiga diesel menawarkan efisiensi bahan bakar tinggi dari mesin diesel modern yang bertorsi besar dan semakin halus.

Memang, interior Ertiga kurang luas, tapi memiliki jok lebih tebal dan lebih nyaman untuk diduduki lama. Kursi pada baris tengah dapat dipindahkan sejauh 240 mm untuk menambah luas ruang kaki, ruang kepala, dan ruang bahu sehingga menambah kenyamanan selama berpergian bersama keluarga. Sandarannya dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40 jika perlu ruang luas untuk barang.

Head unit double din terintegrasi rapi dengan dasbor, dan dapat memutar radio dan CD. Soket USB terpasang di bawah konsol sebagai alternatif lain pemutar audio. Pengaturannya dapat diakomodir melalui tombol yang tersemat di roda kemudi.

Ketika terisi penuh penumpang, mobil ini hanya bisa menampung 185 liter bagasi. Dengan kata lain, ketika semua kursi ditegakkan, Anda tidak dapat memuat banyak barang di bagasi. Namun, jika kursi belakang dilipat, kapasitas ruang dapat ditingkatkan hingga 785 liter, tergolong cukup memadai. Tapi tetap saja, Anda harus memilih antara ingin memasukkan lebih banyak penumpang atau memuat lebih banyak barang.

Banyaknya pilihan tipe Ertiga, disesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan konsumennya. Sebagai pemain di segmen terbesar saat ini, rentang lineup yang diberikan tentu menyasar ke banyak kalangan. Selain memenuhi harapan konsumen yang menginginkan mobil keluarga nyaman dan mampu menampung banyak penumpang, Ertiga pun banyak dipilih untuk dijadikan kendaraan taksi online.

Total ada 10 varian Ertiga di Indonesia dengan rentang harga mulai dari Rp 184 juta untuk tipe GA, hingga Rp 237,5 juta untuk Dreza GS.

  • Tinjauan
  • Interior
  • Eksterior
  • Suspensi Nyaman
  • Pengereman

Pros

• Banyaknya pilihan varian

• Kenyamanan suspensi terbaik di kelasnya

• Kualitas perakitan dan material juga yang te

Cons

• Kebiasaan Suzuki Indonesia memberi fitur secara bertahap

• Kabin paling sempit diantara kompetitornya

Eksterior

Ertiga memenuhi syarat sebagai MPV berukuran kompak dengan dimensinya secara keseluruhan yakni 4.265 mm x 1.695 mm x 1.685 mm (PxLxT) sehingga menghadirkan ruang kabin cukup untuk 7 orang penumpang. Dikatakan cukup karena tidak berlimpah, karena dua kompetitor beratnya, Avanza dan Mobilio, memiliki kabin yang lebih luas.

Ground clearance setinggi 184 mm, cukup handal dalam di permukaan jalan yang kasar dan berlubang, seperti rata-rata kondisi jalan di Indonesia. Jarak sumbu roda Ertiga juga sangat memadai, yakni 2740 mm, menawarkan ruang kaki lega untuk penumpang baris kedua, tapi masih tergolong sempit di baris ketiga.

Bentuknya yang tergolong kompak, dan cukup terlihat mewah dari desain yang stylish layaknya MPV tulen. Tidaklah terlihat agresif tapi menonjolkan karakter yang lebih ‘kalem’ sebagai mobil perkotaan. Semua hanya mengedepankan fungsi diatas estetika. Perbedaan dari ketiga varian Ertiga, hanya pada penyematan aksen krom semata.

  • What we like

    • Desain sederhana dan mencirikan MPV sejati

  • What we dislike

    • Penambahan garnish di pintu belakang New Ertiga

Suspensi Nyaman

Konstruksi sasis monokok memberikan kenyamanan dan kestabilan lebih baik daripada rivalnya yang menganut ladder frame. Perpaduan suspensi MacPherson di depan dan torsion beam di belakang tergolong sederhana. Tapi mampu menghadirkan kenyamanan terbaik dan paling lembut saat melibas permukaan jalan, diantara para pesaingnya. Bantingan mobil terasa berkualitas dan tidaklah keras, mirip seperti MPV di kelas yang lebih tinggi. Per keong dan shock absorber memberikan rebound berbobot dan mantap. Alhasil, menunjang pula kestabilan di kecepatan tinggi. Meski body roll kerap terjadi, masih tergolong wajar dari sebuah MPV ber-ground clearance cukup tinggi.

  • What we like

    • Bantingan empuk namun tergolong stabil, terbaik di kelasnya

  • What we dislike

    • Body roll kerap terasa, namun masih wajar

Performa mesin

Ertiga dipersenjatai dengan mesin K14B 4-silinder 1,4-liter dengan teknologi katup variabel CVVT. Masuk dalam keluarga mesin K yang lebih mengedepankan efisiensi ketimbang performa. Tenaga dihasilkan cukup 92 PS pada putaran 6.000 rpm dan torsi maksimum 130 Nm pada 4.000 rpm. Jantung pacu ini mengusung sistem injeksi Multi Point Injection yang menghasilkan pembakaran secara sempurna demi efisiensi bahan bakar dan mereduksi emisi gas buang.

Disandingkan dengan transmisi manual 5-kecepatan atau otomatis konvensional 4-kecepatan, performa mesin terbilang cukup untuk di perkotaan. Namun tidak banyak bisa diharapkan saat butuh tenaga besar. Tipikal mesin dengan kapasitas kecil, tenaga terasa kosong di putaran rendah. Apalagi rasio gear dibuat halus demi efisiensi. Namun kecepatan 180 km/jam dapat ditembus dengan penuh kesabaran. Tapi buat apa berjalan sekencang itu, toh ini adalah mobil keluarga dan sudah terbukti keiritannya.

  • What we like

    • Peforma lembut dan irit bahan bakar

  • What we dislike

    • Tenaga dan torsi lemah di putaran mesin rendah

Pengereman

Sebagai sebuah mobil keluarga, Ertiga sangat memprioritaskan fitur keselamatannya. Seluruh varian telah dibekali dengan dual SRS airbag, sabuk pengaman untuk setiap penumpang, Immobilizer, dan keyless entry dengan alarm. Sayangnya, sistem pengereman ABS dengan brake assists dan EBD baru ditemui mulai tipe GX dan Dreza. Untuk tipe GA dan GL belum dilengkapi piranti ini, padahal Ertiga GL merupakan varian Ertiga terlaris.

  • What we like

    • Fitur keselamatan standar sudah memadai

  • What we dislike

    • Rem ABS tidak di varian GA dan GL

Berita Suzuki Ertiga

Pilih kota untuk memulai pencarian
Atau pilih dari daftar kota populer