Honda BeAT 2020 Bekas, Menguntungkan Ketimbang Beli Baru?

Honda BeAT 2020 Bekas, Menguntungkan Ketimbang Beli Baru?
Gambar
Review Pengguna

Pasar motor matik di Indonesia dikuasai Honda. Penyumbang terbanyak datang dari Honda BeAT Series. Hal yang membuat ia kemudian mendapat cap raja jalanan. Status disandangnya bukan tanpa alasan. BeAT punya wujud stylish berpadu efisiensi bahan bakar dan kepraktisan berkendara menjadi daya tarik utama. Berkorelasi pula dengan nilai jual kembali cenderung stabil.

Hanya saja tahun ini sepertinya menjadi anomali, sebab banyak unit generasi 2020 bekas dilego mulai Rp 12 jutaan. Ya, Beat generasi teranyar belum genap setahun mengaspal. Tepatnya baru sekitar sembilan bulan per hari ini. Faktor paling masuk akal para konsumen menjual di harga murah, boleh jadi berkaitan dengan situasi pandemi Covid-19. Pastinya secara sistemik memengaruhi kondisi ekonomi banyak kalangan – terutama menengah ke bawah.

Di beberapa platform jual beli daring motor bekas, kami lakukan filterisasi paling tidak pada dua kota besar: Jakarta dan Bandung. Sekaligus disaring khusus keluaran generasi All New Beat, alias produksi 2020. Angka yang ditemukan begitu menarik, mulai Rp 12,5 juta sampai paling mahal Rp 14 juta.

Dari penelusuran kami, kebanyakan unit dibanderol antara Rp 12,5 juta hingga Rp 13 jutaan awal merupakan tipe non ISS atau versi termurah. Harga barunya Rp 16,45 juta OTR Jakarta, berarti selisih Rp 3 jutaan. Sementara di atas itu (sampai Rp 14 juta), rata-rata adalah tipe CBS-ISS, Deluxe, serta varian Street, yang unit gresnya dibanderol Rp 17,15 juta – Rp 17,25 juta OTR Jakarta.

Varian Honda Beat 2020

Itu pun mayoritas diiklankan showroom motor bekas. Artinya para pemilik langsung berpotensi menjualnya lebih murah lagi. Mengingat peran gerai skutik bekas sebagai makelar, pasti mengambil margin keuntungan dari situ. Asal tahu saja, bahkan dari temuan kami, BeAT 2019 harganya tidak terpaut jauh.

Menariknya lagi, kondisi barang terbilang masih segar. Meski BeAT kerap dijadikan roda dua tempur, bagaimanapun dalam sembilan bulan kilometernya cenderung rendah. Dalam deskripsi jamak ditemukan unit baru berjalan 2.000 km hingga 6.000 km. Plus garansinya belum habis, lantaran Honda memberikan program servis dan beberapa part pemeliharaan sampai hitungan satu tahun.

Pun kalau ada kekurangan, paling di sekitar bodi dan aksesori tubuh. Rasanya menjadi hal biasa terjadi jika skutik dipakai harian. Untuk memugarnya kembali, bukan perihal besar. Jika ternyata beberapa sektor teknis sudah terkikis, rasanya juga tak merepotkan. Usia sembilan bulan kemungkinan masih meliputi komponen fast moving yang berharga murah dan mudah didapat.

Dengan kata lain, jika berburu Honda BeAT 2020 bekas sekarang begitu menarik. Apalagi jika Anda sedang memiliki budget terbatas, di saat bersamaan butuh kendaraan operasional yang tak terlampau tua. Dengan catatan, proses pembeliannya tunai. Jika berniat mengangsur, saat dikali bunga pinjaman tampaknya tetap lebih menarik memboyong BeAT dari diler langsung.

Rangka eSAF Honda Beat Street

Kelengkapan Fitur BeAT

Honda BeAT generasi terkini dijual dalam tiga varian utama. Trim terendah CBS, tanpa bekalan fitur Idling Stop System (ISS), power outlet, serta semua opsi warna glossy. Lantas CBS-ISS dibagi lagi dalam dua sub varian: Standar dan Deluxe. Masing-masing hanya dibedakan lewat tema, sementara fiturnya sama-sama lengkap. Sementara seri Street masih sama dengan interpretasi generasi lalu, dibuat lebih rebel. Berkat stang telanjang dan grafis ekspresif. Hanya saja belum punya power outlet.

Di samping soket pengisi daya dan ISS, fitur bawaan Beat lumayan mumpuni. Pencahayaan utama sudah pakai LED, meski sisanya masih halogen. Sementara bagasinya membesar jadi 12 liter, memudahkan untuk mengakomodir barang bawaan. Dan panel instrumen digital analog menginformasikan data fundamental dengan jelas. Begitu juga layar full digital di seri Street.

Salah satu yang memukau ialah dapur pacu baru bertenaga nan hemat bahan bakar. Memangku mesin eSP 109,5 cc SOHC, dengan komposisi overstroke (47 mm x 63,1 mm). Ia mencatat daya kuda sebesar 8,89 Hp/ 7.500 rpm, serta berhasil meraih torsi puncak 9,3 Nm pada 5.500 rpm. Respons putaran bawah lebih baik dari generasi sebelumnya.

Penyempurnaan sistem pembuangan dari basis mesin Genio ini turut memengaruhi resultan konsumsi bensin. Satu liter bensin diklaim sanggup berjalan sampai 60,6 km. Jika dihitung dari volume tangki maksimal 4,2 liter, harusnya kembali isi bahan bakar setelah lewat 254,52 km. Tentu hasil ini didapat dari varian yang berteknologi ISS.

Terakhir, BeAT punya ukuran yang ringkas. Total panjangnya 1.877 mm, lebar 669 mm, serta tinggi 1.074 mm. Tinggi joknya pun cuma 740 mm, ramah postur standar Indonesia. Pentingnya juga, perubahan pipa rangka lama ke model eSAF membuat bobotnya berkurang jadi 89 kg -90 kg. (Hlm)

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store