Suzuki Baleno 2016

Rp 150 - 160 juta*
Harga On The Road (OTR)
Gambar Suzuki Baleno 2016
0 Shares
  • Konsumsi BBM
    Kota
    -
    Jalan Raya
    -
  • Performa
    Mesin
    -
    Tenaga Maksimal
    -
  • Kapasitas
    Tempat Duduk
    5 Kursi
    L: 
    3995 mm
    W: 
    1745 mm
  • Kenyamanan
    A/C
    Ya
    Power steering
    Ya
  • Keamanan
    Penguncian Terpusat
    Ya
    Kantong Udara Pengemudi
    -

Suzuki Baleno 2016 Price List

lihat di bawah ini - daftar varian

Iklan

Video Suzuki Baleno 2016

Kami pilihkan video terbaik dari youtube dan web - Lihat Semua Video
Subscripe Now!

Iklan

Pilihan Warna Baleno 2016

  • Dark-grey

  • Urban-blue

  • Red

  • Ray-blue

  • Premium-silver

  • Pearl-arctic-white

  • Mid-grey

  • Autumn-orange

Review Suzuki Baleno 2016

Pendahuluan

Kehadiran sosok Suzuki Baleno generasi terbaru di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 tentu memberi tanda tanya besar bagi para pengunjung. Namanya jelas sudah tidak asing lagi, dan banyak yang menyangka mobil ini resmi dijual. Walau pada kenyataan hanya showcase belaka, pertanyaan kapan akan dijual pun terus menyeruak ke pihak pabrikan. Pasalnya brand Baleno sendiri sempat menghilang dari pasar Indonesia sejak tahun 2010.

Saat itu PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memasarkan Neo Baleno, yang tak lain adalah Suzuki SX4 model sedan, mulai dari tahun 2008. Seiring berjalan waktu, penjualan Neo Baleno tidaklah menggembirakan disaat segmen sedan yang mulai menurun dan ditambah gempuran dari rival utamanya Toyota Vios. Sejak itu nama Baleno seolah tenggelam bak ditelan bumi.

Merunut ke belakang, Baleno yang paling sukses di tanah air jelas Baleno generasi pertama. Tercatat siklus hidupnya mulai dari tahun 1996 hingga tahun 2003 dengan mengalami facelift dua kali dan perubahan pada kapasitans mesin G-Series. Beregenerasi tahun 2003 dengan nama Baleno Next-G dengan wujud Aerio model sedan, kepopuleran Baleno justru semakin menurun.

Sebelas-duabelas dengan Neo Baleno, satu faktor mengapa dua generasi Baleno ini bisa dikatakan kurang sukses di pasaran adalah karena desainnya yang tidak sesuai selera semua orang. Baleno Next-G dan Neo Baleno merupakan versi sedan dari small-MPV Aerio, dan crossover SX4. Perubahan pada buritan dengan tambahan bagasi untuk menjadi sedan tidak dibarengi desain ulang pada area depan. Sehingga ketidaksinkronan desain pun terjadi yang membuat desain menjadi tidak menarik.

Bukan hanya dari sisi desain yang menjadi pertimbangan Suzuki memberhentikan produksi Neo Baleno pada tahun 2010. Kembali lagi bahwa segmen sedan semakin tergerus oleh segmen lain yang sedang menanjak seperti SUV, compact hatchback dan MPV. Bila melihat kelas sedan kompak 1.500 cc dengan harga kisaran Rp. 250 – 300 juta, konsumen bisa mendapatkan mobil segmen Low MPV yang memberikan akomodasi lebih baik. Selain itu, kondisi jalanan Indonesia yang cenderung buruk, membuat banyak pengguna sedan beralih menggunakan SUV. Dan bagi konsumen yang lebih senang berkendara sendiri, tipe hatchback lebih dipilih karena kepraktisannya.

Desain & Rekayasa

Oleh sebab itu, Suzuki mencoba peruntungan untuk Baleno generasi keempat dengan cara mengkonversi wujud sedan menjadi hatchback. Tapi ada satu isu yang perlu diperhatikan, apakah nantinya akan memakan pasar milik Suzuki Swift sudah lebih dulu mengisi line-up hatchback. Karena kemungkinan spesifikasi powertrain yang digunakan pun akan sama persis yaitu mesin bensin K14B berkapasitas 1,4-liter dan transmisi otomatis 4-kecepatan.

Pertanyaan itu terjawab oleh pihak SIS bahwa hal tersebut tidak akan terjadi dan sudah diantisipasi. Karena menurut mereka konsumen kedua produk tersebut memiliki karakter tersendiri. Sehingga keduanya masih dapat berjalan bersamaan hanya saja positioning harga jelas akan berbeda. Jika di India Baleno berada di level lebih tinggi dari Swift, begitu pula saat masuk dalam line-up Suzuki Indonesia.

Secara dimensi Baleno jauh lebih besar dibandingkan Swift. Hal ini untuk menyiasati perubahan dari sedan ke hatchback terutama dari segi kelegaan kabin dan ruang bagasi. Mengambil tema desain “Liquid Flow” dengan aliran kurva bodi yang halus tanpa banyak bermain garis tegas. Sedikit terkesan karakter crossover dari fender yang lebar dengan lekukan kaku.

Beltline (garis pinggang) juga tampak sederhana dan meninggi ke belakang membentuk buritan tinggi yang lagi-lagi mencirikan SUV. Dengan panjang 3.995 mm, menghasilkan legroom lapang untuk seluruh penumpang dan tidak melupakan area bagasi yang tetap besar. Bukaan pintu belakang menyatu dengan jendela landai hampir menyerupai buritan liftback. Bibir bagasi tergolong tinggi, dapat menyulitkan proses memasukkan barang.

Interior

Desain dasbor juga mengkurva menganut desain gril depan. Seluruh tombol kontrol terpusat di area segitiga center stack dan selebihnya polos saja. Infotainment berpusat di layar monitor 7-inci lengkap dengan koneksi USB dan SD card. Nuansa hitam berpadu aksen silver memberi aura sporti diseluruh kabin. Panel instrumen tampak modern dengan pendaran paduan warna putih dan biru. Di tengahnya terdapat Multi Informasi Display (MID) yang sudah menjadi menu wajib di segmen ini.

Lingkar kemudi sama dengan milik Suzuki Swift. Dipenuhi tombol untuk kontrol audio di sebelah kiri dan tombol pengatur cruise control di kanan. Untuk menyalakan mesin tidak lagi diperlukan anak kunci. Cukup menekan tombol start/stop engine di sisi sebelah kanan kemudi.

Suzuki Baleno menggunakan platform unibody baru ringan dan dinamis untuk meningkatkan kesenangan berkendara. Bukan menggunakan platform yang sama dengan Swift melainkan berbagai basis dengan Ignis. Jika dibandingkan dengan platform sebelumnya, sasis terbaru ini telah mengalami peningkatan rigiditas sebesar 10 persen dan total bobot kendaraan dapat dikurangi 15 persen. Platform baru juga diisi oleh pilihan mesin-mesin baru.

Ada mesin Boosterjet 1,0-liter bertenaga 109 hp dan torsi 170 Nm. Selain itu ada mesin Dualjet 1,2-liter dual-injection yang sangat irit dan tetap bertenaga. Tapi seperti yang tertera di spesifikasi Baleno di GIIAS 2016, mesin yang digunakan adalah K14B yang sama dengan milik Swift dan Ertiga. Pilihan yang masuk akal dan sudah familiar untuk publik tanah air. Mesin tersebut akan disandingkan dengan transmisi manual 5-kecepatan dan otomatis 4-kecepatan.

Kehadiran Baleno tampaknya semakin dekat karena sudah terpampang di daftar TPT Kemenperin. Jika tidak ada aral melintang, paling lambat Baleno baru akan diluncurkan akhir tahun ini.

Berita Suzuki Baleno 2016

Mau Diapakan Suzuki Baleno Di GIIAS 2016?

Dirilis pada | | 3592

Suzuki Baleno yang terbaru memang unik. Namun unik disini lebih mengacu kepada ‘positioning-nya’ yang bersenggolan dengan Suzuki Swift, saudaranya sendiri. Di India, Baleno diposisikan pada level yang lebih tinggi dari segi harga, dan hanya dijual melalui dealer-dealer Suzuki tertentu di negeri itu. Di GIIAS 2016, Suzuki Indomobil Sales, selain ak...BACA BERITA SELENGKAPNYA