Rivalitas Bawah Tanah, Pilih Honda Supra X 125 atau Yamaha Jupiter Z1?

Rivalitas Bawah Tanah, Pilih Honda Supra X 125 atau Yamaha Jupiter Z1?

Nama Supra dan Jupiter identik sebagai kuda besi keluarga Indonesia, sebelum pamornya diberangus skutik. Menjadi rahasia umum, seiring bergulirnya waktu, dua motor itu memang tak lagi dianggap barang panas oleh pabrikan. Makanya hampir tak terdengar ada pembaruan lagi. Namun sebetulnya, konsumen bebek belum sepenuhnya mati. Honda Supra X 125 bersama Yamaha Jupiter Z1 masih eksis di daftar jual, menjadi rival “bawah tanah”. Dan bagi Anda yang mengincar, simak dulu ulasan ini.

Mesin

Dilihat dari volume silinder, Supra X mendahului Jupiter. Ia berbekal jantung pacu 124,89 cc SOHC PGM-FI. Lebih besar dari milik Yamaha, 113,7 cc SOHC. Namun catatan output tak berbicara begitu. Malahan Yamaha bisa mengekstraksi torsi 9,8 Nm/6.750 rpm, mengalahkan Pabrikan Sayap Burung sebesar 9,3 Nm/4.000 rpm. Meski momentumnya memang lebih cepat Honda.

Bagaimana menyoal daya kuda? Ternyata, tak juga unggul. Mereka sama-sama memproduksi tenaga 10 Hp yang bisa diraih mulai rentang 7.750 rpm sampai 8.000 rpm. Hampir sama persis.

Honda-Supra-X-125-FI

Tapi satu hal bisa ditegaskan Supra. Catatan konsumsi bahan bakar dipajang dalam lembar promosi. Diklaim tiap satu liter bensin, bisa membawa motor hingga 57,2 km, memakai metode ECE R40 Euro 3. Bahkan lebih baik lagi, bila menganut metode Euro2, 61,8 kpl. Yamaha tak menyantumkan apapun pada laman resmi mereka. Namun data OTO.com menyebut, ia bisa menoreh angka 40-50 kpl.

Baca Juga: Masih Diminati, Ini Kelebihan dan Kekurangan Honda Supra X 125 FI

Soal distribusi tenaga, keduanya mengadopsi girboks manual empat percepatan, tanpa kopling. Lantas penarik roda, diprakarsai gear dan rantai. Terkadang, hal ini menjadi daya pikat bagi sebagian orang ketimbang skutik. Dikarenakan momentum gerak masih bisa diatur manual, sehingga konsumsi bahan bakar lebih teratur. Serta perawatan komponen penggerak yang relatif murah, dibanding rangkaian CVT.

Perlengkapan

Urusan perlengkapan, Supra bisa dibilang jadi pemenang. Salah satu yang membuat begitu, ia dibekali power outlet, bak skutik masa kini. Letaknya ada di dalam bagasi 7 liter. Yang berarti aman dari cipratan air, saat hendak mengisi daya gawai. Praktis digunakan sehari-hari.

Sektor pencahayaan pun sudah LED, meski hanya tail light. Paling tidak, soket listrik dan cahaya dioda itu tak dimiliki Jupiter. Membuat Honda layak dikatakan menang dengan cepat. Toh jika mau mengupas panel instrumen lagi, tak ada yang bisa dibandingkan, sama-sama minimalis.

Rancang Bangun dan Desain

Bicara rancang bangun, kedua motor boleh dibilang sama persis. Rangka Backbone menjadi penopang utama, dibantu peran fork teleskopik dan dual shock, serta swing arm di belakang. Rasa berkendara mestinya menciptakan karakter kurang lebih serupa.

Yamaha jupiter Z1

Tapi jika dilihat detail, Supra memiliki ukuran lebih ringkas. Total dimensinya (PxLxT) 1.918 x 709 x 1.101 mm. Berikut jarak sumbu roda 1.235 mm. Sementara Jupiter sedikit agak besar, dengan panjang total 1.935 mm, lebar 680 mm dan tinggi 1.065 mm. Wheelbase juga mencapai 1.240 mm.

Di saat bersamaan, Jupiter mencatat angka ground clearance 150 mm, mengalahkan Supra 136,5 mm. Otomatis ia lebih leluasa jika sewaktu-waktu harus melewati permukaan tak rata, atau ada gundukan tinggi. Pun soal bobot, ternyata produk Yamaha hanya seberat 101 – 102 kg. Selisih lumayan dengan Honda, 103 – 106 kg.

Baca Juga: Yamaha Jupiter Z1, Penerus Bebek Legenda yang Harus Anda Ketahui

Lantas mengenai desain, dikembalikan pada selera. Supra hadir dengan gurat cenderung lembut dan elegan. Tak banyak grafis serta pernak pernik tubuh. Opsi warnanya pun hanya dua, Quantum Matte Black dan Energetic Red, serta pilihan pelek jari-jari.

Sementara Jupiter rasanya lebih ekspresif. Striping dan komposisi grafis seakan menunjukkan identitasnya yang agresif, gesit dipakai bermanuver dalam kota. Wajahnya pun begitu, dibuat banyak sudut lancip. Dan terakhir, disediakan opsi kelir cerah, yakni merah dan biru. Sementara satunya lagi hitam, untuk yang tak mau mencolok.

Nah sekarang masuk ke harga. Supra X 125 dijual mulai Rp 18,171 juta untuk versi pelek jari-jari, sementara yang memakai pelek palang Rp 19,250 juta. Dan Jupiter Z1 dilego sedikit lebih murah, Rp 18,110 juta OTR Jakarta. (Hlm/Odi)

Baca Juga: Rayuan Dua Skutik Stylish, Pilih Yamaha Fino atau Honda Genio?

Komparasi Yamaha Jupiter Z1 vs Honda Supra X 125 FI

Yamaha Jupiter Z1
  • Rp 18,41 Juta
Honda Supra X 125 FI
  • Rp 18,62 - Rp 19,7 Juta
Jupiter Z1 vs Supra X 125 FI

Model Motor Yamaha

  • Yamaha Nmax
    Yamaha Nmax
  • Yamaha Aerox 155VVA
    Yamaha Aerox 155VVA
  • Yamaha R15
    Yamaha R15
  • Yamaha MX King
    Yamaha MX King
  • Yamaha XSR 155
    Yamaha XSR 155
  • Yamaha Lexi
    Yamaha Lexi
  • Yamaha XMax
    Yamaha XMax
  • Yamaha WR155 R
    Yamaha WR155 R
  • Yamaha Vixion
    Yamaha Vixion
  • Yamaha TMAX DX
    Yamaha TMAX DX
  • Yamaha R25
    Yamaha R25
  • Yamaha Jupiter MX
    Yamaha Jupiter MX
  • Yamaha Mio M3 125
    Yamaha Mio M3 125
  • Yamaha R1
    Yamaha R1
  • Yamaha R1M
    Yamaha R1M
  • Yamaha Fino 125
    Yamaha Fino 125
  • Yamaha R6
    Yamaha R6
  • Yamaha MT-25
    Yamaha MT-25
  • Yamaha MT-15
    Yamaha MT-15
  • Yamaha Aerox Connected
    Yamaha Aerox Connected
  • Yamaha FreeGo
    Yamaha FreeGo
  • Yamaha Nmax Connected
    Yamaha Nmax Connected
  • Yamaha Gear 125
    Yamaha Gear 125
  • Yamaha Soul GT AKS
    Yamaha Soul GT AKS
  • Yamaha Xabre
    Yamaha Xabre
  • Yamaha MIO Z
    Yamaha MIO Z
  • Yamaha XRide 125
    Yamaha XRide 125
  • Yamaha Vixion R
    Yamaha Vixion R
  • Yamaha Jupiter Z1
    Yamaha Jupiter Z1
  • Yamaha Vega Force
    Yamaha Vega Force
  • Yamaha Byson FI
    Yamaha Byson FI
  • Yamaha WR250 R
    Yamaha WR250 R
  • Yamaha Mio S
    Yamaha Mio S
  • Yamaha MT07
    Yamaha MT07
  • Yamaha MT-09 2020
    Yamaha MT-09 2020
Motor Yamaha

GIIAS 2021

Anda mungkin juga tertarik

  • Yang Akan Datang

Video Motor Yamaha Jupiter Z1 Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Motor Yamaha Jupiter Z1

Bandingkan & Rekomendasi