Penjualan Sepeda Motor Indonesia Empat Bulan Pertama 2026 Terkumpul 2,13 Juta Unit
Distribusi domestik sempat turun pada Maret, namun kembali pulih memasuki April tahun ini
Tren pasar sepeda motor Indonesia sepanjang empat bulan pertama 2026. Masih memperlihatkan pergerakan cukup stabil. Menukil data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI). Distribusi domestik motor baru pada Januari berhasil mencapai 577.763 unit. Angka kemudian naik tipis pada Februari menjadi 587.354 unit. Namun memasuki Maret, penjualan sempat mengalami penurunan cukup dalam hingga berada di kisaran 448.974 unit. Situasi mulai membaik lagi pada April dengan distribusi kembali tumbuh menjadi 520.972 unit.
KEY TAKEAWAYS
Berapa penjualan motor domestik Indonesia periode Januari-April 2026?
Total distribusi domestik mencapai sekitar 2,13 juta unit.Kategori ekspor mana yang paling tinggi pada April 2026?
Ekspor CKD menjadi yang tertinggi dengan capaian 723.220 unit.Kalau ditotal sepanjang Januari sampai April 2026. Penjualan domestik roda dua nasional sudah menyentuh sekitar 2,13 juta unit. Artinya pasar motor Indonesia sebenarnya masih sangat besar. Hanya saja permintaan sempat melambat pada Maret. Kemungkinan dipengaruhi faktor musiman maupun kondisi ekonomi masyarakat. Meski begitu, angka di atas setengah juta unit per bulan. Tetap memperlihatkan roda industri sepeda motor nasional masih bergerak cukup kuat.
Informasi tambahan saja. Berdasar laporan keuangan dan penjualan Astra International (AI) kemarin. Selama kuartal pertama 2026. PT Astra Honda Motor tetap menunjukkan dominasinya dengan pangsa pasar kuat di angka 78 persen. Capaian ini masih menegaskan daya tahan merek di tengah pelemahan demand. Dan selalu menjadi andalan bagi AI group.
Ekspor Motor Utuh Masih Konsisten

Bukan cuma pasar dalam negeri. Aktivitas ekspor Completely Built Up alias CBU juga tetap berjalan stabil sepanjang awal tahun. Januari menjadi bulan dengan pengiriman tertinggi sementara mencapai 52.924 unit. Februari naik lagi menjadi 57.688 unit. Lalu sedikit turun pada Maret di angka 48.970 unit sebelum kembali membaik pada April menjadi 52.321 unit. Secara total, ekspor motor utuh Indonesia selama empat bulan pertama sudah menembus lebih dari 211 ribu unit.
Nah, menariknya justru terlihat dari ekspor Completely Knock Down atau CKD. April 2026 menjadi bulan paling tinggi dengan capaian 723.220 unit. Angka ini jauh melampaui Januari yang berada di 673.703 unit maupun Februari sebanyak 636.576 unit. Sedangkan Maret sempat turun menjadi 488.279 unit. Lonjakan April memperlihatkan permintaan motor bikinan Indonesia untuk pasar luar negeri masih sangat besar. Terutama untuk negara yang melakukan perakitan lokal.
Pengiriman Komponen Ikut Naik
Lalu terkait ekspor komponen atau part by part. Indonesia juga masih menjadi basis produksi penting bagi industri roda dua global. Pada Januari saja mencatat pengiriman sekitar 12,64 juta pieces. Februari naik menjadi 14,31 juta pieces. Maret sempat turun cukup jauh ke angka 9,11 juta pieces. Namun April kembali melonjak menjadi 14,38 juta pieces. Ini menjadi capaian tertinggi sepanjang 2026 sejauh ini.
Jika melihat pola itu. Industri sepeda motor Indonesia sebenarnya belum menunjukkan tanda perlambatan secara signifikan. Distribusi memang sempat terkoreksi pada Maret. Namun pasar domestik tetap kuat dan sektor ekspor masih agresif. Terutama CKD serta pengiriman komponen ke berbagai negara tujuan. Situasi ini memperlihatkan RI masih menjadi salah satu basis industri roda dua paling penting di kawasan Asia Tenggara. (ALX)
Baca Juga:
All New Suzuki Burgman 150 Resmi Mengaspal, Skuter Matik dengan Aura Hayabusa
Wuyang Honda Jual Skutik Anyar NWF 150, Harga Mirip Stylo 160 ABS
TVS Indonesia Luncurkan Callisto 125 Emerald Green, Harga Tetap Murah
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature