jakarta-selatan
kali dibagikan

KTM 390 Adventure Meluncur, Bergaya Rally Dakar

  • 08 Nov, 2019
  • 1188 Kali Dilihat

KTM 390 Adventure tampil perdana di EICMA 2019. Ia menggunakan basis mesin yang sama dengan Duke 390. Bentuknya mengadaptasi dari sang kakak, 790 Adventure. Menganut DNA motor KTM yang ikut di Rally Dakar.


KTM 390 Adventure


Berbagi mesin dengan Duke 390 dan RC 390, berarti teronggok unit silinder tunggal, 4-tak, 4 katup, DOHC, berkapasitas 373,2 cc dan berpendingin cairan. Keduanya punya tenaga 43 hp di 9.500 rpm, dan torsi 37 Nm pada 7.250 rpm. Sedang 390 Adventure berdaya lebih besar, 44 hp di 9.000 rpm. Semua varian sama-sama menggunakan transmisi enam percepatan. Sementara, torsinya belum diungkapkan. Sudah pula dilengkapi slipper clutch. Bisa mengurangi gejala hentakan keras yang kerjap terjadi saat engine brake.


Desainnya serupa dengan sang kakak. Banyak tarikan garis serbalancip, postur jangkung, namun tetap terlihat ramping. Posisi headlamp-nya tinggi, punya jarak yang jauh dengan area komstir. Bentuknya sangat futuristik, tajam ke bawah dengan wujud split, alias terbelah dua. Di dalamnya telah dibenamkan penerangan LED. Memberikan pencahayaan lebih maksimal saat dikendarai malam hari. Lampu sein dibuat dengan desain ringkas, dan sudah berteknologi dioda. Di atasnya, ada windshield berukuran kecil. Menawarkan pandangan tanpa halangan untuk pengendara. Bisa dipasang dengan posisi lebih rendah atau lebih tinggi, sesuai dengan ukuran atau kebutuhan pengendara.


Tangki bahan bakar berkapasitas 14 liter, dibuat dengan lekukan tajam. Disandingkan dengan shroud yang menjorok sampai samping suspensi depan. Joknya model terpisah, dengan tempat duduk penumpang lebih tinggi. Bagian buntut terdapat behel besar, berfungsi untuk pegangan pembonceng. Kendati besar, masih bisa dipasangkan top case atau side case. Cover engine dan hand guard, menjadi peranti wajib.


KTM 390 Adventure


Menggunakan frame teralis dengan sub-rangka yang dibaut, mirip Duke 390. Bentuknya kompak dan punya bobot yang ringan. Cukup kuat untuk mengangkut penumpang dan box tambahan. Suspensi depan pakai tipe upside down dari WP Suspension, dengan diameter 43 mm. Kedua pegasnya punya fungsi masing-masing, kompresi redaman dipasang di sisi kiri, sementara rebound di sebelah kanan. Sedang, suspensi belakang pakai tipe WP Shock Absorber with Preload-Adjuster. Ground clearance-nya 200 mm, dan tinggi jok 855 mm. Meski terbilang cukup tinggi, motor ini tetap nyaman untuk dibawa jarak jauh, dan dapat bertahan di jenis lintasan apapun.


Roda menggunakan pelek ukuran 19 inci di depan, dan 17 inci di belakang. Modelnya casting berpalang tipis. Dibungkus dengan ban kasar, masing-masing 100/90 dan 130/80. Memberikan traksi mumpuni baik di trek on road maupun off road. Pengeremannya mengandalkan kaliper radial Bybre empat piston, dengan cakram berdiameter 320 mm. Belakang gunakan kaliper Bybre satu piston dengan cakram berukuran 230 mm. Agar lebih aman, sudah disematkan ABS (Anti-lock Braking System) dual channel.


Selain slipper clutch, fitur lain yang menjadi nilai jualnya, ada Motorcycle Traction Control (MTC) dan Cornering ABS system. Tak lupa juga, panel instrumen yang sudah menggunakan layar TFT full colour. Dapat terkoneksi dengan smartphone melalui Bluetooth. Motor bergaya tualang dari KTM tersedia dalam dua pilihan warna, putih dan jingga. Sayangnya belum ada informasi mengenai harga. Lalu, apakah motor ini bakal masuk Indonesia?. (Bgx)


Sumber: rideapart, advpulse



Baca Juga: Kawasaki Ninja Bertenaga Listrik Siap Meluncur Tahun Depan

Galeri

Promo Populer di Jakarta Selatan

Motor KTM Pilihan

  • Populer
  • Komparasi