Harga Beda Tipis, Pilih Yamaha XMax atau Aprilia SR-GT 200

Harga Beda Tipis, Pilih Yamaha XMax atau Aprilia SR-GT 200

Aprilia SR-GT 200 akhirnya ikut meramaikan pasar skutik Tanah Air. Banyak memfokuskan dirinya bersanding dengan Honda ADV160. Tak salah memang, sebab pendatang baru memang punya tampilan tualang. Namun kalau dilihat dari sisi harga tak sebanding. Justru si unit anyar cocok bersaing dengan Yamaha XMax. Ya, dari segi banderol beda tipis. Saat ini Maxi 250 cc dilego Rp62,540 juta dan SR-GT 200 tertinggi Rp61,5 juta OTR Jakarta. Di antara keduanya siapa yang lebih layak dipilih?

KEY TAKEAWAYS

  • Mesin Aprilis SR-GT 200

    Single silinder 174 cc 4-klep SOHC bependingin cair dan dilengkapi teknologi i-get. Mampu memproduksi tenaga maksimal 17,6 daya kuda (13 kW) pada 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7.000 rpm.
  • Mesin Yamaha XMax

    Single silinder 250 cc SOHC berpendingin cairan SOHC Blue Core bertenaga 22,5 daya kuda pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 24,3 Nm pada 5.500 rpm.
  • Desain

    Layaknya skutik tualang, Aprilia SR-GT 200 memiliki tampilan sporty dan tangguh. Tampak dari windshield lebar dan cukup tinggi untuk melindungi dada pengendara dari terpaan angin. Bawahnya tertanam klister tiga lampu full LED. Dibungkus dengan cover yang mirip dengan RS 660 maupun Tuono 660. Lalu sisi samping pakai fairing double layer yang mengisyarakat model sporty. Lalu buat memberikan gaya berkendara nyaman, dipasangkan stang lebar berdesain terbuka. Dan diberikan dua opsi untuk meletakkan kaki.

    SR GT 200

    Visual samping terlihat ramping. Meski begitu aura sporty tetap terpancar berkat garis-garis tegas. Kesanracing juga tampak mencolok dengan penyematan carbon look di bagian tengah. Sementara jok kedapatan pola jahitan eksklusif dan tema two tone pada varian Sport. Mundur ke belakang DNA sportnya makin kental, dia pakai stoplamp LED minimalis dengan rancang spakbor terpisah atau yang biasa disebut sebagai mudguard.

    Yamaha XMax dirancang sebagai skutik berpenampilan mewah. Bodinya besar dan tampil dengan sosok yang siap diajak melenggang jauh. Kemewahan utamanya tersaji lewat tubuhnya yang di atas rata-rata. Tampilan depannya agresif. Berisikan dual LED headlight dan telah dilengkapi DRL. Sedang bagian buritan diberikan aksentuasi LED yang keren.

    Xmax

    Tongkrongan berkendaranya pun disajikan dengan sangat apik. Jok tebal dan lebar. Ditambah lagi windshield tinggi yang menjadi standar. Oh ya, komponen penahan angin ini bisa diatur dengan beberapa konfigurasi. Kemudian dirinya pakai Adjustable handlebar, bisa diatur posisinya, maju maupun mundur. Lalu untuk gaya riding ada dua posisi kaki, yaitu posisi agresif dan posisi lebih rileks.

    Soal desain tentu ini selera masing-masing. Meski begitu, keduanya punya karakter khas produk premium.

    Baca juga: Pilihan Motor Buat Touring, New Honda ADV 160 atau CB150X?

    Rancang Bangun

    Sebagai motor yang punya tongkrongan serba bisa, Aprilia SR-GT 200 dibekali dengan rangka dudukan ganda dalam tabung baja yang diklaim punya durabilitas tinggi. Bobotnya hanya berkisar 148 kg dalam keadaan tangki BBM dan ruang oli terisi penuh. Penampung bensinnya itu termasuk besar, yakni 9 liter.

    Secara keseluruhan, dirinya punya panjang 1.920 mm, lebar 765 mm, dan tinggi jok 799 mm. Adapun untuk wheelbase-nya berada di 1.350 mm. Paling menarik dirinya punya ground clereance tinggi, yaitu 175 mm. Ini tergolong tinggi dibanding skutik lain yang dipasarkan di Indonesia.

    Aprilia SR GT 200

    Lawannya punya tubuhnya lebih bongsor. Spesifikasi dimensi panjang mencapai 2.185 mm, lebar 775 mm dan tinggi 1.465 mm. Tinggi tempat duduk 795 mm. Jarak sumbu roda 1.540 mm dan jarak terendah ke tanah 135 mm. Buat berat isi mencapai 179 kg dan kapasitas tangkinya 13 liter.

    Fitur

    Karena punya banderol tak murah, sektor ini bisa menjadi parameter konsumen. Perlu diketahui, Aprilia SR-GT 200 dibenamkan beberapa fitur dan teknologi canggih di kelasnya. Dirinya telah dilengkapi dengan sistem Start/stop bernama RISS (Regualtor Inverter Start & Stop System). Mesin motor dapat mati otomatis mati dalam posisi idle 5 detik. Kemudian langsung menyala ketika motor digas lagi.

    Kopartemen kiri diberikan USB Port dan ada ruang sedikit di atasnya buat meletakkan smartphone. Lalu kunci kontak sudah berteknologi Immobilizer. Panel meter LCD sudah full digital. Semua sistem pencahayaan sudah full LED.

    Aprilia SR GT 200

    Bagasi di bawah jok mencapai 25 Liter. Sanggup menampung helm full face maupun open face dan ada ruang sedikit di ujung buat menaruh beberapa benda berdimensi kecil. Kemudian MIA (Koneksi Bluetooth) yang berfungsi untuk mengoneksikan peranti smartphone ke motor. Sayangnya masih berstatus opsional.

    XMax juga menyajikan ragam peranti canggih. Selain semua pencahayaan sudah LED, dirinya telah dibekali Smart Key System (SKS) / keyless. Jadi tak perlu lagi menggunakan anak kunci untuk mengakses motor. Teknologinya itu dikombinasikan dengan Answer Back System, memudahkan pengendara mencari lokasi posisi motor.

    Lalu terdapat dua kompartemen di bagian dashboard. Salah satunya terdapat electric power socket 12V untuk mengecas peranti elektronik. Sayangnya butuh konektor tambahan untuk mengoperasikan komponen ini. Buat panel panel meter pakai kombinasi analog-digital, menampilkan informasi umum berupa sisa bensin, temperatur, jam, speedometer, tachometer, dan indikator lainnya.

    Xmax

    Keunggulan yang ditawarkan skutik premium Yamaha ini yaitu perangkat rem ABS (Anti-Lock Braking System) 2-channel, kontrol traksi (TCS), dan pengaturan windshield manual serta lampu hazard.

    Selain itu bagasinya lapang, mencapai 36 liter. Dua helm full face bisa diletakkan dengan rapi tanpa merusaknya. Bahkan jika ada barang lain seperti jas hujan, tas kecil, semua masih bisa disimpan di sana.

    Performa

    Bicara soal mesin, SR-GT 200 dibekali dengan mesin single silinder 174 cc 4-klep SOHC bependingin cair dan dilengkapi teknologi i-get. Di atas kertas rancang enjin ini mampu memproduksi tenaga maksimal 17,6 daya kuda (13 kW) pada 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7.000 rpm. Mesinnya dikawinkan dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT).

    Aprilia SR-GT 200

    Sementara lawannya mengemas enjin 250 cc berpendingin cairan SOHC 1-silinder yang dikembangkan dengan pendekatan Blue Core. Maksud dari teknologi ini adalah aplikasi Diacyl pada silinder dan forged piston serta crankshaft. Efeknya adalah pembakaran lebih sempurna, proses pendinginan lebih optimal, dengan performa yang maksimum. Sanggup memuntahkan tenaga 22,5 daya kuda pada 7.000 rpm dan torsi maksimum 24,3 Nm yang dicapai pada 5.500 rpm.

    Kaki-kaki

    Kesan tangguh SR-GT 200 dituangkan lewat rancang suspensi tinggi di depan. Konstruksi peredam depan pakai jenis teleskopik 33 mm dengan panjang travel sampai 120 mm. Sementara haluan belakang pakai suspensi ganda dengan travel 102 mm berfitur adjustable preload.

    Urusan rodanya mengaplikasikan ukuran belang, di depan 14 inci dan 13 inci di belakang. Masing-masing dibalut ban dual-purpose berukuran 110/80 dan 130/70.

    Guna mengimbangi output mesinnya, SR-GT 200 dibekali dengan pengereman depan single wavy disk berukuran 260 mm dan 220 mm di belakang. Urusan keamanan sudah dibekali dengan teknologi ABS (Anti-lock Braking System) 1-channel di roda depan saja.

    Yamaha XMax

    Kompetitornya pakai suspensi depan dengan teknologi Sport Motorcycle Type Front Suspension yang memiliki ukuran tabung 33mm. Belakanya gunakan sokbreker ganda dengan setelan preload. Kontrol pengereman lebih maksimal lewat penyematan Double Disc Brake dan sudah didukung dengan Anti-Lock Brake System dual channel. Berkendara lebih stabil berkat ban tubeless berukuran lebar depan 120/70-15inci dan belakang 140/70-14inci.

    Varian

    Aprilia SR-GT 200 dibagi dalam dua varian. Standar dan Sport. Keduanya hanya dibedakan dari sisi tampilan. Versi tertinggi terdapat grafis logo 'a' Aprilia di tiap cover sayap, kombinasi warna jok dan kelir pelek. Buat cat standar tersedia Aprilia Black, Street Grey, dan Infinity Blue. Sedang Sport ada Street Gold, Iridium Grey, dan Red Raceway.

    Musuhnya hanya punya satu varian dengan tiga pilihan warna menarik. Matte Green yang terbaru, Metallic Red dan Signature Black sebagai opsi spesial.

    Simpulan

    Kedua skutik sama-sama menyajikan tampilan premium dan elegan. Walau beda secara konsep desain, masing-masing memiliki karakter yang kuat. Di lain sisi, mereka pakai mesin SOHC bertipe overbore, mampu mengeluarkan tenaga dan torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah. Ini sangat cocok untuk penggunaan harian yang sering stop and go di kemacetan.

    Harga yang ditawarkan oleh Aprilia memang lebih mahal lantaran masih mengemas enjin 200 cc. Sementara lawannya cuma selisih Rp1 jutaan sudah menggendong mesin 250 cc. Meski begitu, banderol yang ditawarkan oleh pendatang baru sebanding dengan fitur yang didapat dan mengusung desain khas motor Italia. Sedang XMax merupakan skutik berpenampilan sportif. Kepraktisan serta fitur yang terpasang menjadi daya tarik tersendiri. (BGX/TOM)

    Baca juga: Cari Skutik Buat Touring yang Punya Bagasi Besar dan Ada Power Charger, Ini Pilihannya

    Komparasi Aprilia SR-GT 200 vs Yamaha XMax

    Model Motor Aprilia

    • Aprilia Tuono 660
      Aprilia Tuono 660
    • Aprilia RS 660
      Aprilia RS 660
    • Aprilia SR-GT 200
      Aprilia SR-GT 200
    • Aprilia SR-GT SPORT 200
      Aprilia SR-GT SPORT 200
    • Aprilia Shiver 900
      Aprilia Shiver 900
    Motor Aprilia

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    Video Motor Aprilia SR-GT 200 Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor Aprilia SR-GT 200

    Bandingkan & Rekomendasi

    Artikel Motor Aprilia SR-GT 200 dari Zigwheels

    • Review