Mazda CX-30 Nyempil di antara Dua Segmen, Siapa Konsumennya?

Mazda CX-30 Nyempil di antara Dua Segmen, Siapa Konsumennya?
Gambar
Review Pengguna

Posisi CX-30 di lini produk Mazda cukup unik. Kala melirik dimensi dan desain, bisa jadi orang beranggapan ia lahir sebagai penerus CX-3. Namun itu tidak diangkat sebagai skenario, CX-3 tetap diniagakan di bawah crossover anyar ini. Menimbang dari segi harga, ia justru mengisi celah antara dua segmen lama. Lantas, siapa target pembelinya?

Mazda CX-30 dibangun dari basis Mazda3

Soal dimensi, CX-30 mencatatkan angka 4.395 mm x 1.795 mm x 1.540 mm. Sekilas tak beda jauh dengan CX-3 tapi ternyata ia lebih panjang. Bandingkan saja, Mazda CX-3 memliliki panjang 4.275 mm, lebar 1.765 mm, tinggi 1.535 mm. Selisih terjauh berasal dari pengukuran longitudinal, dengan total 12 cm. Tak hanya itu, ada tambahan 8,5 cm pada wheelbase CX-30, memberi indikasi ruang kabin ekstra.

Terkait target konsumen, sasaran CX-30 juga mirip dengan CX-3. Dipaparkan Product Planner PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) Kenny Wala, "Jadi kalau dari survey yang dilakukan di lima negara, CX-3 lebih digemari wanita dan masih single. Atau juga konsumennya itu empty nester. Klasifikasi demografi dimana anak-anak sudah meninggalkan orangtuanya. Sudah dewasa banget, sudah mandiri, jadi tidak butuh mobil besar. Sedangkan untuk CX-30 itu, dari dua itu juga bisa," ujarnya di sela peluncuran CX-30 di Jakarta (28/1).

Baca Juga: 4 Hal Menarik dari Mazda CX-30 yang Dijual di Indonesia

Meski begitu, CX-30 tentu tidak hanya menyasar mereka yang belum berkeluarga. Kenny menuturkan bahwa keluarga muda diharapkan tertarik untuk meminang crossover ini. "Juga ditambah keluarga muda yang masih butuh space lebih. Jadi seperti bawa stroller, atau barang-barang yang lebih banyak dibandingkan CX-3," imbuhnya.

Mazda CX-3 masih dijual di bawah CX-30

Klasifikasi lain diperjelas oleh Managing Director PT EMI, Ricky Thio. Ia mengungkapkan kalau CX-30 sendiri menyasar keluarga muda yang mapan. "Pembelinya ya yang family 35 - 45 tahun, tentunya bukan mobil pertama yang pasti," tutur Ricky.

Dari ketersediaan pilihan dua trim, diharapkan GT mendominasi penjualan. Secara spesifik Ricky jua mengatakan bahwa ada harapan GT lebih laku dengan porsi 70 persen. Mengenai jumlah penjualan total, diekspektasikan sanggup mencapai 500 sampai 600 unit dalam setahun. Pengiriman akan dimulai pada Februari mendatang.

Nampak tanggung bila tidak membeli CX-30 di tingkatan tertinggi. Nuansa mewah ala mobil Eropa justru bersinar di grade GT. Bagaimana tidak, dari luar saja dapat dilihat eksistensi sunroof. Belum lagi kala memasuki kabin, sajian leather memastikan kenyamanan posisi duduk. Mengalun seirama dengan panel soft touch.

Mazda CX-5 2019

Selain itu, fitur i-Activsense melengkapi peranti keselamatan standar yang sudah terbilang komplet. Pasti Anda mau anggota keluarga selalu aman bukan? Di Grade GT, CX-30 punya banyak penasihat yang aktif mengawasi kondisi sekitar. Bahkan bila mengantuk saat mengemudi, ia sanggup mendeteksi dan akan memperingatkan Anda untuk beristirahat. (Krm/Tom)

Baca Juga: Rasio Kompresi Tinggi, Kok Bisa Mazda CX-30 Minum Pertalite?

Jelajahi Mazda CX-30

Mazda CX-30 Rp 479,9 - Rp 519,9 Juta Cicilan : Rp 10,95 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store