Komparasi Mazda CX-30 vs Mercedes-Benz GLA 200, Mana Paling Menarik?

Komparasi Mazda CX-30 vs Mercedes-Benz GLA 200, Mana Paling Menarik?
Gambar
Review Pengguna

Masih banyak yang berpikir bahwa mobil Jepang mesti diadu langsung dengan merek Jepang juga. Pasalnya, di benak mereka mobil Eropa berada pada kasta yang berbeda. Namun, pandangan seperti itu sudah ketinggalan zaman. Nyatanya, merek Jepang sudah banyak mendominasi pasar Amerika dan Eropa. 

Mazda CX-30 dibangun dari basis Mazda3

Jadi, tak salah kalau sekarang membandingkan mobil Jepang dengan Eropa. Apalagi berbicara Mazda, yang mengklaim diri sebagai merek Jepang premium. Tak cuma asal klaim, lantaran produknya memang punya kualitas dan berkelas. Yang terbaru, ada CX-30. Dari segmentasi posisi dan harga, agak unik. Banderol relatif tinggi, tapi punya bekal fitur padat berisi. Kalau mau dibandingkan, bisa juga dengan mobil Eropa. Salah satu kontestan persaingan, Mercy GLA 200. Langsung saja kita adu CX-30 melawan GLA 200.

HARGA

Selisih di antara keduanya bisa disebut jomplang. CX-30 terdiri dari dua varian yaitu Touring dengan harga Rp 478,8 juta dan CX-30 GT Rp 518,8 juta. GLA 200 juga punya dua varian: Urban Line (Rp 789 juta) dan AMG Line (Rp 871,8 juta). Agar lebih fair dari label harga, kita adu varian tertinggi CX-30 dengan varian terendah GLA 200. Toh beda varian GLA 200 condong pada busana lebih sporty dan ekstra fitur saja.

Baca Juga: Ketahui Lima Hal Ini Sebelum Beli Mazda CX-30

EKSTERIOR

Dari sisi fascia, memang tongkrongan Mazda CX-30 lebih manis dibandingkan GLA 200. Desain depannya mulai dari bentuk grille, headlight dan bumper terlihat lebih lentur. Sedangkan GLA punya garis yang tegas dan tajam, ditambah garis tegas menonjol di atas engine hood. Lampu LED-nya lebih 'belo' tapi tetap punya kesan agresif. Sementara CX-30 menyipit dan menatap tegas. Moncong pada CX-30 lebih pipih, sedangkan GLA sedikit bulky. Perbedaan bentuk itu juga memengaruhi pandangan orang terhadap kreasi samping. GLA jadi punya kesan lebih sintal.

GLA 200 depan samping

Pendar cahaya keduanya sudah LED, ditemani Daytime Running Light. Juga sudah auto on/off dan auto leveling. Lampu belakang keduanya juga sudah LED. Sepatu yang dikenakan GLA 200, light alloy wheel R19 serta Run Flat Tyre (RFT). Sedangkan Mazda CX-30 GT memakai alloy berukuran 18 inci dengan tipe ban radial standar.

Dalam hal dimensi, GLA 200 Urban Line lebih lega karena sedikit lebih panjang dan lebih lebar, namun kalah dalam hal tingi. Soal ground clearance sebagai mobil crossover, keduanya hanya selisih 3 mm saja. GLA punya jarak kolong 183 mm, CX-30 180 mm.

INTERIOR

Mercedes-Benz GLA 200 Urban Line memiliki layout kabin yang lega dan ergonomis. Material-material yang membalut sekujur interiornya berkualitas dan mewah. Harus diakui, daleman GLA memang nomor wahid di kelasnya.

Susunan dasbor Mazda CX-30

Kesan sporty sangat kental terlihat pada dasbor dengan aksen serat karbon. Sentuhan warna silver terdapat pada konsol tengah, trim pintu dan lubang AC yang didesain seperti lubang AC mobil sport. Jok terbuat dari Artico leather berwarna hitam dengan jahitan hitam. Bisa diatur secara elektrik dengan beberapa pengaturan sliding, reclining serta empat pengaturan lumbar. Joknya pun dilengkapi fitur pemanas yang sangat membantu untuk menyamankan punggung dalam perjalanan.

Kemudi dibalut kulit dan dilengkapi sejumlah tombol pengaturan. Pada bagian tengah dasbor terdapat layar sentuh 7 inci yang berisikan informasi tentang kendaraan dan sistem infotainment. Sistem ini juga terkoneksi dengan Bluetooth dan mendukung konektivitas Apple Carplay.

Jika dibandingkan dengan GLA, kabin CX-30 terkesan lebih simpel dan manis. Didominasi oleh warna hitam dengan balutan kulit berkualitas pada jok, trim pintu, dasbor maupun lingkar kemudi. Lebih mengedepankan nilai elegan, ketimbang maskulin-sporty seperti yang diperlihatkan GLA.

Interior GLA 200

Bagian konsol tengah, tidak kebanyakan tombol sehingga terkesan bersih dan apik. Begitupun di bagian trim pintu. Sentuhan warna silver hanya pada bagian kecil saja seperti konsol tengah, setir dan dasbor berupa garis memanjang. Jok depan tidak memiliki pemanas, namun pengaturannya sudah elektrik.

Baca Juga: Duel Crossover Premium Jepang, Pilih Mazda CX-30 atau Mitsubishi Eclipse Cross?

Senjata informasi dan hiburan memakai layar sentuh 8,8 inci. Terangkum dalam sistem operasi Mazda Connect. Seperti halnya GLA, display ini bisa diatur melalui tombol Commander Control yang berada di konsol tengah. Display ditemani oleh 8 speaker yang mengalirkan suara musik dengan jernih. Oh iya, versi CX-30 GT sudah dilengkapi sunroof, sedangkan GLA varian bawah tak punya itu. Kalau mau beli GLA 200 tapi ada panoramic roof, pilih varian AMG Line. 

MESIN & PERFORMA

GLA 200 Urban Line ini dipasok mesin 4 silinder segaris turbo 1.6 liter (1.595 cc). Menghasilkan tenaga 156 hp pada 5.300 rpm dan torsi maksimal 250 Nm pada 1.250 – 4.500 rpm. Dikawinkan dengan transmisi otomatis 7 percepatan plus paddle-shifter yang mengalirkan tenaga ke roda depan.

Mazda CX-30 tampak samping

Mazda CX-30 disokong mesin bensin 4 silinder segaris Skyactiv-G 1.998 cc (2.0 liter) naturally aspirated. Memiliki kompresi ratio lebih baik 13:1, sedangkan GLA 10,3:1. Tenaga yang dihasilkan hanya 153 hp pada 6.000 rpm. Torsi maksimalnya 200 Nm pada 4000 rpm. Dikawinkan dengan transmisi otomatis 6 percepatan, tanpa paddle-shifter, untuk mengirim daya ke roda depan. GLA sudah dilengkapi dengan empat mode berkendara : Eco, Comfort, Sport dan Individual. Sedangkan Mazda hanya dua pilihan, Normal dan Sport.

Tak perlu ragu mengidentikkan Mercy dengan performa. Apalagi ketika merek Three Pointed Star mengubah pendekatan dalam memproduksi mobil. Dibikin lebih muda dan dinamis. Lupakan Mercy yang dulu sebagai passenger-oriented car, meskipun dalam unsur driver-oriented car masih kalah dari BMW.

Tapi tunggu dulu, Mazda lewat pendekatan Kodo; Soul of Motion dan Jinba Ittai justru membuat brand ini menjadi lebih cemerlang di dalam hal performa. Memang GLA dan CX-30 mungkin tidak identik dalam hal handling, pengendaraan maupun pengemudian. Kami pun belum pernah mencoba CX-30 karena baru diluncurkan.

Mercedes-Benz GLA 200 belakang

Tapi, kalau pernah mengemudikan line-up SUV Mazda, rasanya Anda bisa tertegun sejenak lalu tak ragu menambah kecepatan. Terlebih soal pengendalian, tak kalah dengan mobil Eropa. Karakter Mazda yang agak rigid sarat dengan nuansa berkendara sporty. Kami rasa hal itu juga bisa ditemui pada CX-30. Apalagi, ada teknologi G-Vectoring Control (GVC). Hemat kata, GVC berperan penting dalam menyajikan kenikmatan berkendara. Khususnya kala mobil menikung maupun bergerak penuh dinamika. Mirip teknologi yang dibenamkan pada sportscar. 

KESELAMATAN & KEAMANAN

Pabrikan Mazda merangkum fitur teknologi safety dalam satu frame bernama i-Activsense. Fungsinya untuk mempertinggi jaminan keselamatan penumpang kendaraan maupun pejalan kaki. Mulai dari Lane Departure Warning System, Rear Cross Traffict Alert, Driver Attention Alert, Lane Keep Assist System, Blind Spot Monitoring System, Smart City Brake Support, Smart Brake Support dan Forward Obstruction Warning System. Paket i-Activesense itu cuma buat varian GT.

Sedangkan standar bawaan, ada Dynamic Stability Control, Traction Control System dan Hill Launch Assist. Tentunya fitur untuk pengereman sudah lengkap dengan ABS, EBD dan BA.

Desain Mazda3 masih jelas terlihat

Dari sisi fitur keselamatan dan keamanan, Mercy mengemas ke dalam teknologi yang disebut PRE-SAFE System dan Attention Assist. Harus diakui memang bekal pada Mazda lebih lengkap.

SIMPULAN

Kalau bicara komparasi mobil hanya lewat desain saja terlalu subyektif. Setiap orang punya preferensi yang berbeda. Hanya value for money yang bisa mengubah sikap konsumen. Nah di sini, Mazda CX-30 punya poin itu. Estetika, kemewahan, kualitas, fitur, performa dan safety, bisa ditebus dengan banderol yang lebih hemat. Tapi kalau cuma memerhatikan merek, ya pilih GLA 200 dengan kadar prestise lebih tinggi. (Eka/Tom)

Baca Juga: Komparasi Teknis Mazda : CX-3 vs CX-30 vs CX-5

Komparasi Mazda CX-30 vs Mercedes Benz GLA-Class

Mazda CX-30
  • Rp 479,9 - Rp 519,9 Juta
Mercedes Benz GLA-Class
  • Rp 775 - Rp 789 Juta
CX-30 vs GLA-Class

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store