Yamaha Membuat TMax Versi Adventure Pesaing Honda X-ADV, Mungkinkah?

Yamaha Membuat TMax Versi Adventure Pesaing Honda X-ADV, Mungkinkah?
Gambar
Review Pengguna

Layaknya sebuah aksi-reaksi. Apa yang dilakukan satu produsen motor dan mendapat respons bagus, tak lama diikuti pabrikan lain. Begitu juga Yamaha dan Honda. Rasanya telah menjadi pemandangan lazim selama beberapa dekade, melihat mereka membuntuti satu sama lain. Yang lantas memicu pertanyaan baru, atas hadirnya Honda X-ADV, skuter bongsor bernuansa Adventure: Akankah Yamaha mengubah basis TMax dengan format serupa?

“Tidak ada dalam DNA kami, membuat sesuatu yang sudah dilakukan orang lain. Masih banyak ruang untuk mengeksplorasi pencampuran berbagai jenis motor dan diterjemahkan dalam bentuk skuter. Tapi sampai saat ini belum diputuskan akan membuat apa. Singkat kata, platform Yamaha TMax tak akan diperluas peruntukannya. Paling tidak dalam waktu dekat, atau dua tahun ke depan,” ungkap Paolo Pavesio, Manajer Marketing dan Divisi Motorsport Yamaha Motor Eropa, dalam sebuah wawancara.

Dengan tegas Pavesio mengatakan, Yamaha belum sama sekali berpikir untuk meracik ulang TMax dengan format baru. Apalagi meniru mentah-mentah yang kompetitor lakukan. Mereka masih merasa memiliki banyak ruang, untuk mengeksplorasi motor jenis baru. Meski begitu, X-ADV diakui merupakan produk yang cukup berhasil.

Baca Juga: Senjata CRF1100L Africa Twin di Tubuh Honda X-ADV

”Perlu dikatakan, X-ADV merupakan produk yang cukup pintar. Dua tren yang sedang berlangsung digabungkan: Skuter performa, dengan cita rasa Enduro. Ia adalah SUV dua roda pertama yang benar-benar memikat pasar. Mengiris konsumen TMax? Bisa jadi, tapi tak begitu besar. Kami yakin skuter ini memiliki keunikan tersendiri,” sambungnya.

Yamaha TMax side profile

Ia beropini, bahwa transmisi CVT masih lebih relevan, untuk penggunaan dalam maupun lintas kota. Maxi-Scooter bongsor mereka juga diklaim mempunyai keseimbangan pengendalian yang khas. Ya, meski tak menyinggung DCT yang dipakai Honda X-ADV, namun rasanya pesan itu cukup tersurat. Tak salah jika mengasumsikan pernyataannya, bahwa rangkaian matic konvensional berkopling ganda kurang pas dipakai keseharian.

Ketika ditanya lebih dalam, seberapa jauh skuter baru Pabrikan Sayap Burung mempengaruhi pengembangan TMax anyar, dirinya pun bersikukuh tak sama sekali berkaitan. Diungkapkan bahwa motor ini dibangun sesuai keinginan konsumen Yamaha. Khususnya soal ubahan desain dan mesin yang lebih bertenaga, mengobati kekecewaan TMax versi 2017.

“Tidak. Sama sekali tak berkaitan. Kami tahu betul apa yang diinginkan konsumen. Seperti kita lihat, TMax versi 2017 tampak kehilangan desain sporty. Karenanya kekecewaan itu kami obati dengan gurat lebih sangar, sekaligus memasang mesin baru yang lebih powerful. Berikut suspensinya. Kami yakin konsumen akan loyal melihat produk baru ini, sesuai yang mereka harapkan. Lima puluh persen dari mereka, mengganti dengan model ini,” tukas Pavesio.

Ya, mungkin Anda yang berkhayal X-ADV memiliki rival harus menarik nafas dalam-dalam. Meski mungkin saja jika terjadi. Tapi bagaimana soal versi kecilnya, Honda ADV150? Rasanya lebih masuk akal jika Yamaha mengalokasikan dana riset untuk membuntuti produk satu ini. Toh penjualannya pun menggiurkan. Sayang, sampai sekarang belum ada petunjuk mengenai teka-teki itu. (Hlm/Odi)

Sumber: Motociclismo

Baca Juga: Yamaha Aerox 155 Terbaru Rilis Tahun Ini, Bakal Pakai Teknologi NMax?

Jelajahi Yamaha TMAX DX

Yamaha TMAX DX Rp 319 Juta Cicilan : Rp 7,28 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store