Tiga Modifikasi Honda PCX Anti-Mainstream

Gambar
Review Pengguna

Modifikator Tanah Air ini membuktikan, Honda PCX bisa dimodifikasi sedemikian rupa. Bahkan karya peserta Honda Dream Project 2019 berikut, terbilang antimainstream. Jadi jangan berharap melihat aliran elegan atau thailook dari sajian mereka.


Ajang Honda Modif Contest 2018, mengawali kiprah ketiganya. Setelah tampil sebagai juara, Muhammad Fiqhi Wahyu Pramana, Law A San dan I Putu Tony Hadi Putra, berkesempatan membuat karya lebih spektakuler. Sudah pasti ide-ide liar yang muncul di benak mereka. Namun jadi tantangan tersendiri, karena ubahan tadi harus dituangkan pada Honda PCX. Skutik 150cc dengan image premium.


Honda PCX Bagger Concept



Tapi hal itu tak membatasi imajinasi ketiganya. Sebutlah konsep Honda PCX Bagger, usungan Law A San. Pria bernama lengkap Hasan Law, merombak sebagian besar tubuh asli PCX 150. Ia kemudian menerapkan body custom berbahan pelat galvanis. Item yang identik ditemui pada moge (motor gede) Harley-Davidson. Guna menerapkan perangkat tadi, si Dalbo (nama motor) mendapatkan ubahan pada area sub frame.


Nah, bagian yang tak kalah mencolok, terdapat pada area roda. Punggawa law Custom memasang pelek diameter 21 inci di depan. Biar lebih khas, pola jari-jari juga diterapkan. Pengerjaannya pun dilakukan dengan teknik CNC. Supaya dapat terpasang, dia wajib mengganti fork bawaan. Walhasil, dipilihlah suspensi depan teleskopik berukuran 41 mm. Nuansa ala motor Paman Sam makin kentara. Utamanya melihat desain jok single seater. Meski dek atau pijakan kaki, tampak tak ada ubahan.


Honda PCX Cafe Racer Concept



Idealnya tema ini cocok untuk motor-motor batangan. Tapi punggawa Ambon Custom memaksakannya teraplikasi pada Honda PCX. Tentu ada bagian yang 'dikorbankan' Fiqhi beserta rekannya. Boleh dibilang banyak sekali perubahan dari modifikasi ini. Bisa terlihat tak ada lagi tebeng depan. Area di depan itu kini sudah dipakaikan body custom pelat galvanis. Otomatis juga sistem penerangan asli turut ditanggalkan. Sektor itu berganti lampu bulat aftermarket berpadu windshield gaya cafe racer.


Pun dengan struktur kaki-kaki. Selain ukuran ban, skutik cafe racer ini sudah menggunakan suspensi after market. Terlebih di belakang, sudah terpasang peredam kejut subtank. Begitu juga mengenai kelangkapan spare parts lain sebagai penunjang konsep. Sebutlah knalpot, hand grip, lampu belakang, spion, jok hingga stang. Bahkan adanya pillion step menjadikan impresi berkendara layaknya motor laki, semakin kentara.


Honda PCX Adventure Concept



Lebih kurangnya, modifikasi racikan I Putu Tony Hadi Putra juga menyasar pada area bodi dan sub frame. Lantaran mengedepankan konsep tualang, fokus pekerjaan jelas mengarah ke area kaki-kaki. Wajar jika terapan fork USD dijadikan pilihan. Sementara suspensi belakang mengandalkan subtank. Paling utama tentu penggunaan ban dual purpose. Dan untuk mengejar durability, maka terpasang pula pelek jari-jari di kedua roda.


"Honda PCX150 memiliki tantangan tersendiri saat dimodifikasi, karena gaya dan pakemnya yang spesial. Salah satunya dari segi elektronik, yang sudah menggunakan sistem komputerisasi. Sehingga saya harus lebih berhati-hati ketika memodifikasinya. Menyatukan bodi belakang standar dengan desain baru di bagian depan adalah tantangan tersendiri. Agar bisa mewujudkan motor matic adventure, namun tidak meninggalkan desain Honda PCX itu sendiri. Saya sangat puas dengan hasilnya. Bahkan saat dikendarai sangat sesuai dengan harapan saya," katanya.


Dapat dilihat sendiri, karya tiga modifikator andal ini punya presisi cukup tinggi. Ini bisa dilakoni karena PT Astra Honda Motor (AHM) mendampingi mereka dengan mentor-mentor berpengalaman. Mulai dari Masayuki Sugihara (Luck Motorcycle asal Kyoto-Jepang), Komang Gede Sentana Putra (Kedux Garage) dan Daisuke Kuriki (tim Honda Motorcycle RnD Center Jepang serta tim Product Development AHM).


Pada proses modifikasi PCX, para modifikator diberikan kesempatan untuk berkarya. Sekaligus memperkaya pengalaman memodifikasi. Melalui pemilihan konsep, desain modifikasi, pemilihan material, schedule timeline pengerjaan sampai pertimbangan biaya. Di tahap terakhir, para modifikator memastikan hasil karyanya aman dikendarai.


"Kami ingin mendukung para modifikator Tanah Air untuk dapat menuangkan kreativitas mereka menggunakan skutik Honda PCX. Melalui Honda Dream Ride Project, kami berharap para modifikator dapat menghasilkan karya modifikasi berbeda dan memiliki nilai estetika berkelas tinggi. Tetap mengutamakan keselamatan, sehingga hasil karya mereka tetap aman dikendarai," ujar Andy Wijaya, Deputy GM Marketing Planning and Analysis AHM. (Ano/Van)


Baca Juga: Bikin dan Perpanjang Masa Berlaku SIM Makin Praktis

Jelajahi Honda PCX

Honda PCX Rp 29,84 - Rp 32,84 Juta Cicilan : Rp 680.909

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store