• Wishlist

Ini Pilihan Motor Yamaha 150cc Pemakai Teknologi VVA (Part-1)

Ini Pilihan Motor Yamaha 150cc Pemakai Teknologi VVA (Part-1)

Yamaha Indonesia memiliki beragam tipe motor di kelas 150 cc. Mulai dari skutik, sport fairing, naked bike hingga off road. Namun di semua segmen itu punya satu kesamaan, yakni mengusung teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Lalu, produk Yamaha apa saja yang menggunakan fitur itu dengan kapasitas mesin serupa?

Sebelum membahas lebih jauh produk mana saja yang menggunakan VVA, kita ulas dulu awal teknologi unggulan Yamaha ini. Pertama kali muncul pada 2015, perdana disematkan di Nmax. Ia menjadi unit pertama yang menggabungkan mesin 150 cc Blue Core dengan fitur pintar itu. Komponen VVA memberikan bukti dalam hal efisiensi tanpa harus khawatir dengan tenaga mesin berkurang. Bisa dibilang, performanya terasa mengisi di setiap putaran mesin, dan bikin konsumsi BBM lebih irit.

Akhirnya, Yamaha pun menjadikan status VVA sebagai fitur unggulan di semua lini produk. Khususnya yang menggunakan mesin berkubikasi LC4V (Liquid Cooled 4-valve atau mesin 4 klep berpendingin cairan).

Harga Yamaha NMax Connected 2020

Yamaha Nmax

Tak dipungkiri, Nmax sukses membuka lahan baru di kelas skutik high end. Tak hanya itu, juga mampu mengubah peta persaingan sepeda motor di pasar Indonesia. Motor bertransmisi otomatis ini juga sanggup menggusur segmen skutik kecil dan sport 150 cc yang sebelumnya menguasai market.

Dari data teknis pabrikan, model lama dan model baru sama-sama menggendong mesin 155 cc SOHC satu silinder berpendingin cairan. Tentu saja tetap pakai teknologi Blue Core dan VVA. Untuk model baru, tenaganya lebih besar karena ada beberapa perbedaan komponen. Total kompresinya juga jadi 11,6:1 sedangkan sebelumnya 10,5:1. Itu yang membuat NMax generasi anyar mampu menghasilkan tenaga 15,1 hp pada 8.000 rpm dengan torsi 13,9 Nm di putaran 6.500 rpm.

Sejak awal eksis, ia memiliki banyak keunggulan. Bicara desain, Nmax lama maupun baru sama-sama bertahan dengan bodi gambot. Namun yang menjadi perbedaan ada pada sematan fitur. Model baru punya banyak dan lebih canggih. Sebut saja Yamaha Motorcycle Connect (Y-Connect) dan traction control system (TCS). Teknologi itu hanya ada pada varian paling tinggi.

Kepraktisannya mumpuni. Bagasi cukup luas dapat menampung sebuah helm full face, atau macam jas hujan, jaket dan barang lain berdimensi sedang. Apalagi model baru sudah dipasangkan power charger, lebih praktis kala mengisi ulang daya smartphone.

Saat ini untuk model lama masih dijual Rp 28,545 juta (standar) dan Rp 32,265 juta (ABS). Versi terbaru Rp 29,750 juta (standar) dan Rp 33,750 (Connected/ABS).

Yamaha Aerox

Yamaha Aerox

Satu tahun setelah Nmax mengaspal, Yamaha Indonesia meluncurkan Aerox, tepatnya November 2016. Ini merupakan jawaban untuk penggemar skutik bongsor dengan penampilan sporty. Terapan teknologi VVA juga disematkan. Lalu didapuk menjadi bagian dari Maxi Yamaha setelah Nmax dan T-Max yang sudah lebih dulu.

Basis mesin sama seperti Nmax lama. Blue Core 155cc liquid-cooled 4-stroke, SOHC, single cylinder VVA. Ukuran diameter langkah dan perbandingan kompresinya pun serupa. Namun secara angka, tenaga Aerox berada di bawah Nmax.

Aerox mampu menghasilkan daya sebesar 14,7 Hp per 8.000 rpm dengan torsi 13,8 Nm di putaran 6.250 rpm. Sedangkan Nmax menghasilkan 14,8 Hp di 8.000 rpm dan torsi 14,4 Nm per 5.500 rpm. Tapi kecepatan atau top speed skutik sporty lebih unggul. Lantaran bobot dengan saudaranya beda jauh, Aerox hanya 118 kg sementara Nmax 127 kg. Bisa dihitung dari power to weight ratio (PWR).

Power to weight ratio (PWR) ialah hasil dari tenaga dibagi bobot. Bahasa awamnya, jika bobot motor semakin ringan, maka tenaga yang diperlukan untuk menggerakkan roda jadi lebih sedikit. Hasil PWR Aerox adalah 118 kg (S Version) : 14,7 Hp = 8,02 kg/hp. Berarti tiap 1 Hp, mampu membawa beban 8,02 kg.

Secara keseluruhan, tampilannya sangat menarik dan lebih kental aura sporty. Bisa dilihat dari beberapa lekukan tegas dan tajam. Ia juga memiliki karakteristik bodi yang gagah dan aerodinamis dengan ciri khas "X".

Fitur tidak kalah dengan saudaranya. Ada panel instrumen full digital dengan layar LCD ukuran 5,8 inci, memberi informasi lewat Multi Information Display (MID). Kemudian Stop & Start System (SSS) yang dikombinasikan Smart Motor Generator (SMG), membuat bahan bakar tidak terbuang percuma serta suara motor lebih halus saat dinyalakan. Untuk tipe tertinggi punya Smart Key System (keyless) dengan immobilizer dan Answer Back System serta sistem pengeraman ABS (Anti-lock Brake System).

Pabrikan menawarkan lima varian dengan harga variatif. Tipe Standard Rp 24,795 juta, R-Version Rp 26,135 juta, S-Version Rp 28,565 juta, Doxou Edition Rp 28,550 juta dan MotoGP edition Rp 26,645 juta.

2019 Yamaha YZF-R15 IN BLUE

All New R15

Setelah dua skutik unggulannya, Yamaha Indonesia kemudian menaruh VVA ke All New R15. Menurut mereka, teknologi mesin pintar itu sangat cocok untuk motor sport full fairing. Bisa menghasilkan performa yang baik dari putaran bawah sampai atas.

Maverick Vinales, pembalap Yamaha di MotoGP menjadi saksi kehadiran All New R15 pada 23 Januari 2017 di Sirkuit Sentul, Jawa Barat. Banyak perbedaan dibanding pendahulunya, tentu saja mulai dari mesin, desain sampai fitur.

Mesin sekarang berkapasitas 155 cc SOHC 4-klep dan dilengkapi VVA seperti dua skutik Maxi. Kombinasi tipe mesin Single Over Head Camshaft (SOHC) dengan VVA dikalim mampu menjaga tenaga dan torsi tetap pada puncak di setiap putaran mesin. Dari data spesifikasi pabrikan, daya yang dihasilkan 19,05 Hp di 10.000 rpm, dan torsi mencapai 14,7 Nm pada 8.500rpm. Dilengkapi juga dengan Liquid Cooled yang membuat suhu mesin stabil.

Apalagi ia sudah ditunjang fitur Assist & Slipper clutch, layaknya motor sport mesin besar. Berkat teknologi itu, proses menarik tuas kopling jadi lebih ringan, serta meminimalisir potensi roda mengunci akibat engine brake.

Desainnya mengadopsi DNA Yamaha R-Series. Secara keseluruhan sangat sporty. Banyak yang menjulukinya baby R6, karena punya lampu utama ganda yang tajam, bodi belakang runcing dan ramping, serta fairing aerodinamis.

Area kaki-kaki motor dengan bobot 137 kg ini juga sudah mumpuni. Suspensi depan pakai tipe upside down 37 mm dan lengan ayun belakang aluminium. Dipadu ban 100/80-17 dengan pelek 2.50, dan 140/70-17 pelek 4.00 untuk belakang. Terlebar di kelasnya!

Tak lupa juga spidometer full digital dengan layar Multi Information Display (MID) dan disisipi shift timing light. Fitur itu membantu pengendara untuk mendapatkan putaran mesin paling optimal. Dapat diatur pula kedipan lampunya.

Ada dua varian yang ditawarkan, All New R15 standar dijual Rp 36,080 juta dan Monster Energy MotoGP Edition Rp 37,685 juta OTR Jakarta. Versi reguler tersedia tiga pilihan warna: Racing Blue, Racing Yellow dan Racing Black.

Vixion R

All New Vixion R

 

Spesifikasi All New Vixion R jelas lebih unggul dari varian sebelumnya. Menggunakan mesin baru yang didukung teknologi VVA. Sayang, sematan teknologi pintar hanya ada pada varian tertinggi, Vixion R. Lainnya masih bertahan dengan mesin 149,8 cc LC4V.

Untuk mempertegas sebagai naked bike canggih, di laman resmi tertulis kalau terlahir dari generasi baru R15. Di atas kertas, output tenaganya pun serupa. Menghasilkan 19,05 Hp di 10.000 rpm, dan torsi 14,7 Nm pada 8.500rpm. Distribusi powernya pun terasa lebih baik dengan transmisi 6-speed dan dukungan assist & slipper clutch.

Tetap mengandalkan rangka deltabox, namun jika dibanding dengan Vixion biasa, Vixion R lebih ringan 1 kg (131 kg). Efeknya pada tingkatan performa dan efisiensi. Bodi lebih pendek 5 mm dari tipe standar, namun sumbu roda justru agak panjang, mencapai 1.320 mm.

Soal fitur, sedikit lebih lengkap dibanding tipe reguler. Panel meter digital sudah ada tambahan indikator perpindahan gear (shift timing light). Headlamp maupun stoplamp sudah LED serta dilengkapi dengan lampu hazard. Terdapat pula jalur kabel pendukung USB charger.

Menurut klaim pabrikan, naked bike ini sangat cocok digunakan untuk menunjang aktivitas harian dan nyaman kala perjalanan jauh. Vixion tipe tertinggi ditawarkan dalam dua pilihan Matte Red dan Matte Grey. Harganya Rp 31,630 juta OTR Jakarta. (Bgx/Tom)

Baca Juga: Bujuk Rayu Tiga Motor Mungil: Honda Monkey, Kawasaki KSR Pro dan Z125 Pro