Dijual Mulai dari Rp20 jutaan, Ini Daftar Naked Bike 150 cc Murah

Dijual Mulai dari Rp20 jutaan, Ini Daftar Naked Bike 150 cc Murah

Sepeda motor sport di Tanah Air dibagi ke dalam dua kategori, sport full fairing dan naked sport. Untuk model terakhir lebih realistis buat penggunaan harian. Sebab kuda besi jenis ini dikenal dengan posisi berkendaranya yang tegak lurus. Selain itu, alasan konsumen memilih motor ‘telanjang’ ini karena nyaman ketika dibawa berkendara jauh. Di Indonesia beberapa pabrikan menawarkan produknya dengan beragam keunggulan.

KEY TAKEAWAYS

  • Ragam motor naked 150 cc

    Yamaha, Honda dan Suzuki punya jagoan masing-masing
  • Modelnya beragam dan performanya juga mumpuni. Rata-rata naked bike yang dijual di Indonesia berkapasitas 150 cc. Ketimbang motor sport yang menggunakan fairing, banderol motor ‘telanjang’ jauh lebih murah. Di kelas ini, harga termurah ada diangka Rp20 jutaan. Berikut pilihan beserta detail spesifikasinya.

    Yamaha MT-15

    Yamaha MT-15 2022

    Dirinya hadir untuk melengkapi jajaran MT family yang ada di Indonesia. Harganya saat ini Rp37,9 juta on the road Jakarta. Tersedia dalam dua pilihan warna, Metallic Dark Grey dan Metallic Blue.

    Ia dibekali jantung pacu berkubikasi 155 cc 4-katup dan dilengkapi dengan liquid cooled (berpendingin cairan) yang mampu menjaga suhu motor tetap stabil. Ia mampu menyemburkan tenaga sebesar 19 Hp pada 10.000 rpm dan menghasilkan torsi sebesar 14,7 Nm pada 8.500 rpm. Daya lalu disalurkan melalui transmisi enam percepatan. Lebih mantap dengan Variable Valve Actuation (VVA), yang menjadikan torsi merata di setiap putaran mesin.

    Keunggulan lain pada mesin MT-15 adalah fitur assist. Membuat kinerja kopling menjadi ringan. Pabrikan jua membenamkan slipper clutch, yang menghasilkan proses perpindahan gigi jadi lebih halus. Lalu mengaplikasikan teknologi DiAsil cylinder & forged piston.

    Ciri khas dari klan MT ialah mengadopsi fascia agresif. Khusus MT-15 dibenamkan dua position light LED. Lampu utama mengadopsi teknologi Projector LED. Stoplamp juga pakai lampu berteknologi diode.

    Buat menunjang posisi duduk tegak, MT-15 pakai setang model handle bar. Masih di bagian depan, Yamaha memberi tombol big bike switch. Berfungsi sebagai pengoperasian motor (cut off/ on) dan starter engine. Lalu ada speedometer full digital dengan tone warna negative. Di situ, disisipkan shift timing light, untuk memberi tahu pengemudi kapan harus melakukan perpindahan gigi.

    Beranjak ke sektor tengah. Bodi MT-15 dibuat lebih padat namun tetap menghadirkan garis tegas dengan detail sudut yang tajam. Terutama pada area tangki serta air shroud. Bagian ekor belakang pun sama. Selain itu, mendapat sentuhan lebih padat dengan model jok menyatu dan panjang.

    MT-15 didukung garpu depan teleskopik upside down (USD). Dan suspensi belakang menggunakan tipe mono shock. Rasa berkendara lebih stabil pun tetap diperoleh berkat pengaplikasian alumunium swing arm yang kokoh, dengan bobot ringan serta ban tubeless bertapak lebar. Selain itu, menggunakan rangka Delta Box yang jadi khas Yamaha.

    Yamaha XSR155

    XSR 155 Matte Green

    Masih dari pabrikan yang sama, ada XSR155. Naked bike ini merupakan varian pertama model retro modern yang dijual Yamaha di Indonesia. Masuk dalam klan Sport Heritage XSR yang menggabungkan dua genre, berdesain lawas dan dipadukan dengan teknologi terkini. Saat ini dirinya dijual Rp37,235 juta on the road Jakarta. Varian warnanya ada Blue Matte, Matter Silver Premium dengan kulit jok cokelat, dan Matte Black Elegance.

    XSR155 menggendong mesin Fuel Injection berkapasitas 155cc, SOHC, 4 langkah berpendingin cairan, dan telah dilengkapi dengan teknologi VVA. Tenaga yang dihasilkan mencapai 19 hp pada 10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm di 8.500 rpm. Motor ini juga memiliki fitur Assist & Slipper Clutch.

    Sesuai namanya, XSR155 bernuansa klasik tetapi sudah dibenamkan teknologi modern. Bentuk headlamp model bulat dan sudah dilengkapi multi-reflektor serta lampu Daytime Running Light atau DRL. Teknologinya pun sudah Light Emitting Diode alias LED. Terdapat logo XSR di bagian tengah lampu. Fitur canggih lainnya bisa dirasakan di bagian panel instrumen. Berbagai informasi mengenai motor tersaji dalam bentuk layar full digital.

    Karena mengedepankan estetika lawas, bentuk tangkinya dibuat membulat dan memanjang. Isinya bisa menampung 10,4 liter bahan bakar. Dan terdapat pula logo 3D Yamaha, biar terlihat mewah. Pun dengan bentuk jok tandemnya, mengusung gaya Heritage. Tersedia warna coklat dan hitam. Di sampingnya ada bracket dengan aksen lingkaran, salah satu ciri khas XSR series.

    Buntutnya, ada stop lamp yang dirancang minimalis. Posisinya di ujung jok dengan menempel di bagian bodi belakang. Knalpotnya besar, selaras dengan bodinya. Menggunakan stang model fatbar.

    Ia pakai rangka delta box yang dikenal kokoh, dan punya tingkat stabilitas mumpuni. Kaki-kakinya modern dan gambot. Suspensi depan upside down dengan diameter besar, setara R25. Pengereman sudah cakram depan maupun belakang. Depan dijepit kaliper 2 piston, belakang dikawal kaliper 1 piston.

    Peleknya lebar, depan 2.75 inci dan belakang 4 inci, serta diameternya 17 inci. Bentuk palangnya serupa dengan MT-15. Ukuran bannya pakai 110/70 depan, dan belakang 140/70, serta lengan ayun aluminium ala Yamaha R15. Profil bannya pakai kembangan kasar ala motor adventure.

    Yamaha Vixion Series

    Matte Blue

    Naked bike lain dari pabrikan ‘Garpu Tala’ selanjutnya ada Vixion dan Vixion R. Ia saat ini menjadi kuda besi ’telanjang’ termurah yang ditawarkan Yamaha Indonesia. Keduanya menawarkan banyak keunggulan yang dapat dinikmati oleh pengendara. Saat ini mereka dijual Rp28,740 juta buat tipe reguler dan Rp32,455 juta OTR Jakarta untuk versi tertinggi.

    Desain memang terlihat sama, tapi tetap ada perbedaan antara versi standar dan Vixion R. Tampak pada cover blok yang berbeda warna. Dan untuk Vixion R dibekali jantung mekanis berkubikasi 155 cc, sedang Vixion biasa masih mengandalkan enjin 150 cc. Otomatis output tenaga tiap model berbeda.

    Vixion R punya tenaga 19 Hp di 10.000 rpm dan torsi 14,7 Nm pada 8.500 rpm. Sementara Vixion hanya 16,3 Hp dan 14,5 Nm di 7.500 rpm. Perbedaan paling signifikan itu lantaran Vixion R sudah menganut teknologi Variable Valves Actuation (VVA). Selain itu, distribusi output terasa lebih baik dengan transmisi 6-speed dan dukungan assist & slipper clutch. Terapan inilah yang tidak dimiliki oleh Vixion biasa.

    Vixion R

    Perbedaan ini pun menjalar ke urusan sasis. Terbukti jarak sumbu roda keduanya beda. Wheelbase Vixion R (1.320 mm) lebih panjang 25 mm dari Vixion (1.295 mm). Bahkan, Vixion R punya bobot total 131 kg atau lebih ringan 1 kg dari saudaranya. Dikarenakan kapasitas tangkinya cuma 11 liter. Sementara daya tampung bensin Vixion adalah 12 liter. Walau punya perbedaan di sektor dapur pacu dan jarak sumbu roda, keduanya tetap dapat dimanfaatkan sebagai kendaraan yang mumpuni dibawa touring.

    Instrumen indikator LCD Yamaha Vixion terbaru sudah begitu canggih karena bisa menampilkan banyak informasi mengenai kondisi motor. Antara lain kecepatan yang dihitung rpm atau km/jam, indikator bahan bakar, posisi gigi/gir, dan jarak tempuh. Pada Vixion R telah dibubuhi shift timing light.

    Untuk menunjang kebutuhan perjalanan jauh, area kaki-kaki dibedakan. All New Vixion mengedepankan motif bintang. Sementara Vixion R dibuat dengan motif 'Y' miring. Under cowl-nya pun demikian. Model pada Vixion R dicetak lebih dinamis dan nyaris menutupi mesin.

    Kemudian, desain knalpot Vixion cenderung kurus. Berbeda bentuk juga dengan Vixion R yang lebih besar dan berotot. Bagian lain yang membedakan varian R ini pada penggunaan swing arm berbahan aluminium dengan desain unik, banana arm. Ini juga yang rasanya mendukung nilai positifnya dari sisi handling. Didukung lagi oleh pilihan ban belakang 130/70-17. Lebih besar satu ukuran dari Vixion (120/70-17). Uniknya, Vixion masih punya kickstarter, sedangkan versi R tak ada. Padahal keduanya sudah disematkan electric starter.

    Buat versi All New Vixion standar ditawarkan dalam tiga varian warna, yakni Metallic Black, Metallic Red, dan Matte Blue. Sedan tipe tertinggi Matte Black dan Matte Red.

    All New Honda CB150R Streetfire

    CB150R Streetfire

    Tak hanya Yamaha, Honda juga memiliki produk naked bike 150 cc. Andalannya yaitu All New CB150R Streetfire. Berkat menyandang status All New, dirinya mendapat banyak perubahan. Untuk varian warna standar dijual Rp30,1 juta dan grafis special edition dibanderol Rp30,925 juta OTR Jakarta.

    All New CB150R StreetFire menggendong mesin satu silinder 150cc, DOHC, 4 katup dan berpendingin cairan. Menghasilkan daya 16 hp di 9.000 rpm dan torsi maksimal 13,8 Nm di 7.000 rpm. Penyalur tenaganya ditangani oleh transmisi manual 6-speed.

    Menurut catatan pabrik, akselerasi yang dihasilkan oleh model ini mampu mencapai 10,5 detik (0-200m). Kecepatan maksimal yang dapat diraih 125 Km/jam. Untuk tingkat konsumsi bahan bakar sebesar 40,5 km/l berdasar metode pengetesan ECE R40 dengan standar EURO 3.

    CB150R StreetFire terbaru meiliki bodi yang lebih besar. Khususnya di bagian tangki. Penampung bensin itu sekarang dilapisi cover. Lekukan tegas dan tarikan garis tajam pada bagian cover fuel tank juga membuatnya tampak lebih gemuk dan kokoh. Tak bisa dipungkiri pula kalau dirinya mengadopsi tampilan moge look.

    Tak hanya itu, area shroud pada CB150R streetfire baru boleh dibilang mirip dengan CB500F. Menyatu dengan tangki hingga menjulang ke depan. Dan yang sekarang menutupi rangka teralis yang menopang mesin.

    Ia saat ini pakai setang model lebar. Meski disematkan cover tangki besar, radius beloknya cukup banyak. Model ergonominya pun benar-benar beda dari yang lama. Visibilitas juga jadi lebih baik.

    Setang fat bar tadi didukung raiser lumayan tinggi. Untuk memberi rasa nyaman, pabrikan kasih karet damper di antara segitiga atas sokbreker depan dan raiser pemegang setang. Dampaknya bisa mengurangi getaran. Lumayan buat mereduksi agar tangan tidak mudah lelah.

    Fitur yang tersemat ada pencahayaan full LED. Kemudian instrument cluster full digital. Teknologi lain ada auto secure key shutter, yang sanggup menutup kunci kontak secara otomatis, saat anak kunci dilepaskan.

    Ubahan paling mencolok yang diterima ada pada pemakaian suspensi depan upside down lansiran Showa asal Jepang. Diameter tube berukuran 37 mm. Buat varian SE, bagian setang dan pelek dicat Burnt Titanium.

    Sebagai informasi, varian termurah hadir dengan pilihan warna Macho Black dan Stinger Red Black. Sementara varian Special Edition memiliki tiga opsi kelir: Fury Matte Red, Raptor Matte Black, serta Armored Matte Grey.

    Honda CB150 Verza

    2021 Honda CB150 Verza

    Produk selanjutnya dari Honda ada CB150 Verza. Ia merupakan paket hemat bagi Anda yang menginginkan motor bergaya naked sport. CB150 Verza dijual dalam dua varian: pelek palang Rp21,227 juta dan pelek jari-jari Rp20,565 (OTR Jakarta). Banderol ini paling terjangkau dibanding motor naked sport lain di kelas 150 cc.

    Ia dipersenjatai mesin berkapasitas 150 cc, SOHC, satu silinder, 5 percepatan dan berpendingin udara. Tenaga yang dihasilkan sebesar 13 Hp pada 6.000 rpm dan torsi 12,73 Nm di 6.000 rpm. Honda mengklaim depot daya yang sudah dilengkapi sistem penyemprotan injeksi (PGM-FI) itu, sanggup mengirit bahan bakar sampai 46,3 Kpl.

    Desainnya maskulin dengan penggunaan lampu depan bulat, bodi kekar dan suspensi belakang ganda. Pilihan cat tubuhnya pun beragam: Macho Matte Black, Blod Red, dan Masculine Black dengan pilihan casting wheel dan pelek ruji. Selain harganya terjangkau, tubuhnya juga tidak dibalut oleh sayap. Hal ini menjadikan sosoknya lebih telanjang sehingga mirip motor-motor lawas

    Aura modern, tampil lewat panel instrumen digital baru. Terkesan lebih keren dibanding Verza lawas, tapi sayang informasi yang diberikan tidak terlalu banyak. Cuma ada indikator gigi transmisi netral, kecepatan, konsumsi bahan bakar dan trip meter.

    Konsekuensi harga murah adalah fiturnya minim. Hanya ada sistem kunci dengan cover bermagnet, pencahayaannya masih pakai bohlam, belum LED. Dan pengereman masih mengandalkan tromol di roda belakang. Meski begitu, roda depannya sudah dilengkapi cakram.

    Bagi pemilik tinggi 168 cm, kaki mampu menapak ke aspal, sehingga meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara. Bobotnya yang ringan juga memudahkan pengendalian di kepadatan lalu lintas. Ukuran roda depan menggunakan 80/90-17 dan belakang 100/90-17. Cukup besar untuk membuat penunggangnya merasa nyaman saat melewati jalan yang tidak rata.

    Suzuki GSX-S150

    Suzuki GSX-S150

    Suzuki GSX-S150 merupakan motor naked sport 150 cc mumpuni. Di kelas setara, dirinya memang bukan yang termurah, Namun harganya tergolong ramah, bila melihat fitur yang dibawanya. Dilansir dari laman resmi suzuki.co.id, harga OTR Jakarta per Juli 2022 dibanderol Rp30,511 juta (Keyless).

    Saat ini, Suzuki GSX-S150 terdapat empat pilihan warna. Di antaranya, Met. Mat Fibroin Gray-Rouge Red CW, Stronger Red/Titan Black (versi anak kunci), MB Daytona Yellow dan Titan Black-Rouge Red CW (versi keyless).

    Performa, jadi salah satu yang diunggulkan Suzuki untuk GSX-S150. Dibekali mesin overbore khas Suzuki berkapasitas 150 cc dengan DOHC (Double Over Head Camshaft) berkompresi 11,5 : 1. Menghasilkan tenaga sebesar 18,9 hp pada 10.500 rpm dan torsi sebesar 14 Nm pada putaran 9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

    Beda dengan saudaranya yang full fairing, dirinya punya posisi berkendara lebih rileks. Dirancang dengan stang lebar dan pijakan kaki agak ke belakang. Untuk tinggi rata-rata orang Indonesia, 165 - 170 cm, sangat pas menggunakan GSX-S150.

    Lebih lagi, bobotnya terbilang ringan. Itu menguntungkan bagi yang punya postur pas ketika mengendarai GSX-S150. Bermanuver dalam kecepatan tinggi maupun meliuk di kepadatan perkotaan tak jadi masalah.

    GSX-S150 telah dilengkapi fitur canggih seperti Key-less Ignition System. Fitur ini diklaim Suzuki sebagai yang pertama di kelasnya. Meski begitu buat varian Key Shutter lock tetap disediakan. Teknologi modern lainnya ada hazard lamp, Headlamp sudah LED dan panel meter digital sepenuhnya. Selain itu, dilengkapi easy start system yang memudahkan dalam menyalakan mesin. Cukup tekan tombol starter sekali, mesin langsung menyala tak pakai lama.

    Kenyamanan juga bisa dirasa dari bantingan suspensi teleskopik di depan dan swing arm mono shock di belakang. Soal deselerasi, rem cakram berdesain petal dipasangkan di tiap roda. (BGX/TOM)

    Baca juga: Pilihan Motor Buat Touring, New Honda ADV 160 atau CB150X?

    GIIAS 2022

    Anda mungkin juga tertarik

    • Yang Akan Datang

    Video Motor Terbaru di Oto

    Oto
    Tonton Video Motor

    Artikel Motor dari Zigwheels

    • Motovaganza
    • Tips
    • Review
    • Artikel Feature