Simak Lima Poin Unggulan Honda CRF150L

Simak Lima Poin Unggulan Honda CRF150L
Gambar
Review Pengguna

Boleh jadi Honda CRF150L datang terlambat. Kawasaki KLX terlanjur melekat dan menguasai segmen trail dual purpose. Tapi kedatangannya bukan dengan tangan kosong. Honda memberi amunisi optimal untuk menyaingi para kompetitor. Inilah lima poin unggulan milik motor seharga Rp 34,45 juta.

Suspensi Bawaan Optimal

Karena hanya disediakan dalam satu tipe, semua konsumen pasti menikmati motor ini dengan maksimal. Contohnya, suspensi upside-down. Tabung berkelir emas ini, selain memberi nilai estetika lebih, juga membuat pengendalian semakin baik. Melibas permukaan tak rata atau menginjak obstacle di kecepatan tinggi bukan lagi masalah.

Honda CRF150L

Travelnya juga panjang, mencapai 225 mm. Tentu jarak main seperti ini dibutuhkan kala melakukan perjalanan lintas alam. Diameter tabung 37 mm pun sekaligus memberi kesan gagah dan “penuh” pada fasad motor trail jagoan honda ini. Sementara penopang belakang, memakai monoshock dengan travel 207 mm.

Komposisi Ban

Jangan pusing mencari ukuran swing arm, pelek, atau ban. Standar CRF sudah berukuran 21-18 inci – diameter yang jamak dipilih kala memodifikasi trail. Dengan ukuran itu, motor tak bakal terasa kekecilan, sekaligus memiliki jarak dek ke tanah (ground clearance) lebih tinggi. Pas untuk menjelajah habitat asli.

Pun kalau merasa tapak ban belum optimal, tinggal mencari di gerai aftermarket. Tersedia banyak merek khusus memproduksi spesifikasi garuk tanah. Seperti Kenda, Michelin dan lain sebagainya. Anda bisa leluasa memilih brand papan atas, mengingat tak perlu mengganti unsur-unsur pendukungnya lagi.

Baca Juga: Selisih Rp 5 jutaan, Pilih Honda Vario 150 atau PCX CBS?

Digital Panel Meter

Informasi motor disajikan dalam layar digital. Hal yang tak dipunya “Geng hijau”. Meski informasinya tergolong minim. Hanya menunjukkan kecepatan, jumlah bensin dalam tangki, serta speedometer. Displaynya pun monokrom. Kalah dengan milik Yamaha WR155R. Tapi setidaknya, ia berada di pertengahan. Tak terlampau kuno.

Honda CRF150L 2020

Plug and Play Rear Fender

Kadang masih ada yang tak sadar, setengah spakbor belakang CRF bisa dilepas pasang dengan mudah. Ya, buntut memanjang ke bawah ini mau tak mau harus ada, agar plat nomor bisa dipasang dan terlihat jelas. Namun pasti mengganggu secara estetika, maupun fungsi saat berjelajah di hutan bukan?

Nyatanya, banyak yang melepas seluruh spakbor (sampai stoplamp) pada jajaran trail merek lain. Tapi Honda cukup cermat membaca kebutuhan konsumen. Mekanisme ini sangat sederhana tapi menjawab lugas masalah yang biasa terjadi. Praktis.

Mesin Injeksi Bertenaga

Mekanisme injeksi pasti menuai perdebatan. Ada yang suka, juga kontra. Kita tahu, mengoprek sistem suplai bensin jadi tak semudah pakai karburator. Butuh penyesuaian lebih rumit.

Namun yang tak bisa dipungkiri, tenaga CRF terbukti lebih besar dari Kawasaki. Akurasi suplai bensin dan bekalan mesin 149 cc SOHC sanggup memproduksi tenaga 12,7 Hp/8.000 rpm dan torsi 12,43 Nm/6.500 rpm. (Hlm/Tom)

Baca Juga: Skema Cicilan Honda Beat Street, Ada Penawaran Diskon Rp 300 Ribu

Jelajahi Honda CRF150L

Honda CRF150L Rp 34,45 Juta Cicilan : Rp 786.026

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store