jakarta-selatan
Bahasa en | id

Kawasaki D-Tracker

Ubah Motor
14 Rating | 14 Review
Rp 33,7 - Rp 65,7 Juta
Harga D-Tracker
Harga OTR di Jakarta Selatan
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo
Spesifikasi D-Tracker
Kapasitas 144 cc
Tenaga Maksimal 11.5 hp
Opsi start Electric
Sistem pembakaran DC-CDI
Panel Instrumen Digital
Indikator Bbm Digital
Jenis Transmisi Manual

D-Tracker : Dari Para Ahli

Kelebihan D-Tracker
  • Desain yang menarik
  • Warna dan striping baru
  • Varian SE lebih bergaya
  • Mudah dikendarai meski posturnya jangkung
  • Bisa main tanah, atau ngebut di aspal
Kekurangan D-Tracker
  • Ban kurang besar
  • Desain speedometer perlu pembaharuan
  • Mesin belum injeksi
  • Minim fitur yang istimewa

Informasi Terkini D-Tracker

UPDATED 29/05/2020 - Kawasaki D-Tracker didesain oleh Kawasaki untuk lingkungan urban dan hadir dalam dalam dua varian, yakni Standar dan Special Edition. Perbedaannya, SE sudah menggunakan stang fatbar, handle cover, frame cover, skid plate, pelek hitam, suspensi depan berwarna gold serta warna dan grafis spesial.

Selain itu, pilihan warnanya pun berbeda. Terdapat 5 pilihan warna baru bagi Kawasaki D-Tracker, dua untuk versi Standard dan tiga buat versi SE. Versi Standard punya warna hijau dan merah. Sementara SE tersedia pilihan warna biru, abu-abu, dan kuning. 

Mengusung mesin 144 cc, SOHC, 2 klep, 1 silinder, 5 percepatan manual dan berpendingin udara. Bobot motor ini hanya 118 kg dan kapasitas BBM sebesar 6,9 liter. Ia merupakan produk Kawasaki di segmen dual purpose yang bergaya motor Supermoto. Punya desain ala motor off-road tapi arena bermainnya jauh berbeda. Terlihat dari ukuran roda dan jenis ban yang digunakan, cocoknya main di perkotaaan.

D-Tracker baru memakai velg ukuran 17", menjadikannya full-size supermoto. Dengan banyaknya perubahan dari sektor body, instrumen seperti penambahan indikator bahan bakar, hingga mesin serta rangka, D-Tracker 150 baru benar-benar wujud supermoto sesungguhnya. Pada bulan Mei 2020, varian standar dijual Rp 33,7 juta (OTR Jakarta).

Berbeda dari versi Standard, suspensi up side down-nya warna emas dan pelek kelir hitam. Terdapat juga aksesori tambahan, membuat harga jualnya lebih mahal, Rp 35,5 juta (OTR Jakarta). 

 

Harga Kawasaki D-Tracker 2020

Harga Kawasaki D-Tracker 2020 mulai dari Rp 33,7 Juta hingga Rp 65,7 Juta. Simak daftar harga D-Tracker 2020 di bawah untuk melihat harga OTR dan promo yang tersedia.

Varian Harga Spesifikasi  
Kawasaki D-Tracker Standard Rp 33,7 Juta*
Harga OTR
144 cc, 11.5 hp, Electric, Bensin
Kawasaki D-Tracker SE Rp 35,5 Juta*
Harga OTR
144 cc, 11.5 hp, Electric, Bensin
Kawasaki D-Tracker X Rp 65,7 Juta*
Harga OTR
249 cc, 24.13 hp, Electric, Bensin
Punya pertanyaan tentang D-Tracker?

Tanyakan pada sesama pengguna D-Tracker atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Klik gambar untuk memuat ulang
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih telah bertanya pertanyaan
Pertanyaan Anda menjadi masukan yang berguna bagi kami

Jutaan orang akan sangat terbantu memilih motor berkat kontribusi Anda

Harga Kawasaki D-Tracker di Kota Populer

Rp 34,33 Juta
Rp 33,71 - Rp 35,4 Juta
Rp 38,8 Juta
Rp 33,7 - Rp 65,7 Juta
Rp 34,62 - Rp 72,96 Juta

Gambar Kawasaki D-Tracker

Warna Kawasaki D-Tracker

D-Tracker tersedia dalam 3 warna yang berbeda - Grey, Yellow and Blue

  • Grey

  • Yellow

  • Blue

Video Kawasaki D-Tracker

Lihat video terbaru Kawasaki D-Tracker untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Bandingkan Kawasaki D-Tracker Dengan Motor Sejenis

Review Kawasaki D-Tracker

  • Overview D-Tracker
  • Fitur Kawasaki D-Tracker
  • Desain D-Tracker
  • Pengendalian & Pengendaraan Kawasaki D-Tracker
  • Mesin & Konsumsi BBM D-Tracker

Overview D-Tracker

Kawasaki D-Tracker 150 sejatinya sama dengan KLX 150. Hanya saja Kawasaki mengubahnya dengan tampilan supermoto. Dibanding KLX 150 biasa, shock D-Tracker di depan sudah memakai upside down. Rodanya berukuran 17 inci, dibalut ban 100/80 di depan dan 120/70 di belakang. Dari situ, gaya supermoto sudah bisa didapat. Hasilnya penggunaan di perkotaan atau jalan yang lebih membutuhkan pergerakan dinamis bisa diatasi. Ketimbang KLX 150 yang memakai pelek besar dan ban dual purpose, D-Tracker lebih mudah diakses dan dikendalikan.

Kalau berminat punya trail bermesin 150 tapi bakal lebih banyak dipakai harian, D-Tracker adalah jawabannya. Apalagi, dibandingkan KLX 150 varian bawah, suspensi D-Tracker sudah upside down. Sebuah kelebihan yang signifikan. Dengan postur yang ramping dan tidak terlalu tinggi, akibat roda lebih kecil, D-Tracker juga jadi pilihan lebih banyak orang dengan ukuran tinggi badan rata-rata orang Indonesia.

Anggapannya, ketimbang pilih KLX 150 lantas menyiapkan roda dan ban untuk dijadikan supermoto, memilih D-Tracker dan menyiapkan roda untuk trail dinilai lebih solutif. Pasalnya, KLX 150 dengan suspensi upside down berlabel harga jauh lebih tinggi.

Fitur Kawasaki D-Tracker

Untuk zaman sekarang, Kawasaki D-Tracker bisa dibilang minim fitur. Mungkin karena usianya juga sudah cukup lama. Apalagi kalau dibandingkan kompetitor. Paling bisa dinilai, suspensi upside down. Sisanya, baik dari desain speedometer, lampu maupun teknologi performa terbilang standar.

Ini lantas jadi pekerjaan rumah Kawasaki di Indonesia. Apakah facelift major atau bahkan menelurkan D-Tracker anyar.

Desain D-Tracker

D-Tracker, seperti kebanyakan desain jenis yang sama, punya bodi yang ramping dan setang yang cenderung rata. Dimensinya 2.015 x 950 x 1.130 mm (PxLxT), dengan jarak antar poros roda 1.355 mm dan ground clearance 270 mm. Bekal itu sudah cukup compact untuk melewati padatnya perkotaan. Ground clearance yang masih lega, meski roda lebih kecil dari KLX, menambah daya jelajahnya di permukaan jalan tak rata.

Suspensi depan fork upside down 35mm, mendukung pelek 17 inci. Ban, 100/80-17M/C 52P di depan dan 120/70-17M/C 58P belakang sebetulnya sudah cukup. Namun masih terlihat kurang besar bagi pengendara yang punya postur lebih tinggi.

Pengendalian & Pengendaraan Kawasaki D-Tracker

Mengendalikan D-Tracker terasa sangat mudah. Baik bagi yang tinggi badannya rata-rata orang Indonesia, maupun yang punya badan lebih tinggi, sekitar 180 cm. Kaki mudah menapak di tanah, kendali setang dan bodi ringan. Saat diajak berbelok, mengatur posisi badan juga sangat mudah, lantaran dudukannya juga ramping.

Soal deselerasi, rem cakram single semi-floating 300 mm petal piston ganda dipasangkan di depan. Di belakang, 220 mm single piston. Kinerjanya rata-rata dan bisa diandalkan saat stop and go maupun pengereman keras.

Mesin & Konsumsi BBM D-Tracker

Mesin sama dengan KLX 150. Berpendingin cairan, 144 cc SOHC dengan daya 12 PS pada 8.000 rpm dan torsi puncak 11,3 Nm pada 6.500 rpm. Penyalur daya 5-speed dan Kompresinya 9,5:1. Kapasitas tangki bahan bakar 6,9 liter. Soal performa, kala dipakai harian, sudah sangat mengakomodir. Baik saat harus berkendara santai, membelah kemacetan dan berlari lebih kencang. Putaran bawah dan tengah terasa menjanjikan. Sedang putaran atas perlu diusahakan. Konsumsi bahan bakarnya terbilang rata-rata. Bisa irit, tergantung dari kondisi berkendaranya.

Review Pengguna Kawasaki D-Tracker

4.6
Berdasarkan 14 Review
  • 5 9
  • 4 5
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Ceritakan kisah motor Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis Review
Review populer
  • Semua(14)
  • Fitur(1)
  • Specs(13)
  • Performa(9)
  • Dimensi(4)
  • Mesin(5)
  • Suspensi(4)
  • Ban(10)
  • Z
    Ziendy Zizaziany 09 Feb, 2020 untuk Kawasaki D-Tracker 150

    Bagi sebagian orang motor impian itu yang full fairing, tapi bagi saya yang simpel, ramping dan bertenaga. Ya D-tracker. Bisa selap-selip dan ada kesan tersediri ketika mengendarainya. Brand Kawasaki kan sudah menjadi brand andalan jika mencari motor dengan kualitas tinggi. Untuk di perkotaan seperti Jakarta, D-Tracker ngebantu banget trobos macet. Konsumsi BBMnya juga irit. Dan perawatan yang simpel menjadikan gue Baca Selengkapnya

  • Y
    Yogi Wardana Oktiadi 29 Jan, 2020 untuk Kawasaki D-Tracker 150

    saya disini pengen cerita sedikit tentang motor d-tracker dari kawasaki yang biasa di bilang anak muda jaman sekarang supermoto, motor ini sangat nyaman digunakan, buat perjalan jauh terasa naik itu nyaman, bahan bakar irit,sekarang sudah banyak yang club club supermoto seluruh Indonesia, buat dibawa kemana pun tetep tayoh/kuat,jalur tikungan tajam,naik pegunungan, turunan tajam tetep staycooll,karena motor ini di menurut saya Baca Selengkapnya

  • H
    Herman 02 Jan, 2020 untuk Kawasaki D-Tracker

    Inilah dia d tracker 150 Kendaraan yang melintas di Medan apapun dia gesit kencang bikin pngndara iningin nggas trus , seperti melayang di udara terbukti sangat nyaman di kendarai suspensi empuk enak di bawa berkeliling" enak untuk di bawa ketempat wisata yang terjal sekalipun karna dia tangguh di segala bidang, bensin nya pun lumayan irit jadi ga bikin kantong bolong Baca Selengkapnya

  • D
    Dedyazhar 28 Nov, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker

    Jadi cerita ini berdasarkan pengalaman. Nah pada bagian saya pribadi Hannya ingin menyebutkan beberapa kekurangan, dan selebihnya adalah MANTAP. Kekurangan nya sebagai berikut: 1. Masih menggunakan speed meter analog 2. Lalu masih a bohlam biasa bukan LED 3. Karburator nya gerai jaman. Upgrade donk Kawasaki, Jan harga aj mahal. 4. CC nya naikin 5. Ban nya buka tubles, masih ban Baca Selengkapnya

  • S
    Sultan Isjad Ubaidillah 19 Nov, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker 150

    Untuk dipakai harian enak dibuat nrabas pas macet bisa nrabas kiri (bukan trotoar semacam jalan yg belum dibangun). Untuk keluhan saya mesinnya pernah sekali dipakai berhenti bentar buat belok ke perumahan tiba tiba mati lgsg sy starter mesinnya hidup, pernah juga habis cuci motor mesinnya ga mau nyala udh di starter berulang" setelah keberapa kali baru nyala mesinnya. Buat yg Baca Selengkapnya

  • A
    Ato Priyanto 03 Nov, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker

    Pertama kali pake mtr D.tracer, serasa gmna gitu enak banget buat tunggangan sehari hari Baca Selengkapnya

  • S
    Stanley 24 Okt, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker

    Sebuah kebanggaan buat saya karena bisa memiliki Kawasaki D-Tracker. Sebuah motor yang terlahir sebagai supermoto paling ideal. Harganya memang lumayan mahal. Tapi, keinginan saya untuk punya tunggangan supermoto asli sudah ada pada motor ini. Kaki-kakinya sudah oke dengan fork USD di depan dan monoshock uni trak di belakang. Rangkanya juga kuat untuk menanggung beban 118 kg. Karena ringan tadi, motor Baca Selengkapnya

  • N
    Nabil Izza 24 Agt, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker

    Saya meriview motor Kawasaki D triker ini sangat mantap desain sangat mewah sekali dan ada satu hal lagi yaitu bensin sangat irit sekali Baca Selengkapnya

  • h
    Harapan Chanel 13 Jul, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker 150

    Pengalaman menggunakan motor kawasaki tracker 150,udh satu tahun pemakaian motor tidak berubah rasa berkendara suspensinya bagus, dan sangat bangga memiliki motor kawasaki karena Kawasaki salah satu engine trmahal di indonesia.. Baca Selengkapnya

  • K
    Kulon 15 Jan, 2019 untuk Kawasaki D-Tracker

    Saya baru mengenal sepeda dan selalu ingin membeli sepeda jenis ini. Setelah semua penelitian dan saran, saya memutuskan untuk membeli sepeda ini. Saya merasa cukup ramah pengguna dan mudah ditangani. Meski akselerasinya pelan tapi lancar jadi saya semua senang dengan motor saya dan senang mengendarainya. Baca Selengkapnya

Pertanyaan seputar Kawasaki D-Tracker

Apa saja fitur keselamatan yang ada pada Kawasaki D-Tracker?

Fitur keselamatan Kawasaki D-Tracker

Feature Value
ABS Tidak
Dimmer Switch Ya
Engine Check Warning Ya
Sandaran kursi Tidak
Traction Control Tidak
Penutup lubang kunci Tidak
Launch Control Tidak
Reflektor samping Optional
Leg Guards Tidak
Mode Berkendara Off Road
Apakah Kawasaki D-Tracker tersedia dalam opsi mesin Elektrik?

Tidak, Kawasaki D-Tracker tidak tersedia dalam pilihan mesin Elektrik. Mesin Elektrik tersedia pada Motor berikut:

Model Harga
Viar Q1 Rp 18,95 Juta
Gesits Electric Rp 24,95 Juta
Honda PCX Electric -
ECGO 2 Rp 6,9 Juta
Selis E-Max Rp 16,9 Juta
United Type B Rp 8,8 Juta
United Type M Rp 11,9 Juta
Selis Neo Scootic Rp 14,1 Juta
Selis Jalak Pro Rp 18 Juta
Selis Eagle Pro Rp 10,5 Juta
BF Goodrich CG Rp 19,8 Juta
BF Goodrich Small S Rp 14,85 Juta
Varian Kawasaki D-Tracker mana yang paling tinggi?

Varian tertinggi untuk Kawasaki D-Tracker adalah X seharga Rp 65,7 Juta. Varian Kawasaki D-Tracker:

Varian Harga
Standard Rp 33,7 Juta
SE Rp 35,5 Juta
X Rp 65,7 Juta

Motor Kawasaki Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang

Dealer Kawasaki Terdekat

Berita Kawasaki D-Tracker

Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di Motor Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Mohon masukkan kode OTP 4 digit yang dikirim ke nomor SMS Anda

Terima kasih