jakarta-selatan
Bahasa en | id

Kawasaki D-Tracker

Ubah Motor
Rp31,8 - Rp33,3 Juta
Harga D-Tracker
Harga OTR di Jakarta Selatan
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Paket Diskon
Spesifikasi D-Tracker
Kapasitas 144 cc
Opsi start Electric
Kategori Off Road
Sistem pembakaran Digital
Panel Instrumen Digital
Indikator Bbm Digital
Jenis Transmisi Manual

Harga dan Promo Varian D-Tracker

  • Standard | Rp31,4 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp13,5 Juta
    Angsuran Rp904.000
    Tenor 35 Bulan
    Lihat Promo
  • SE | Rp32,9 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp14 Juta
    Angsuran Rp971.000
    Tenor 35 Bulan
    Lihat Promo
  • X | Rp63,8 Juta (OTR)
    DP (mulai dari) Rp32 Juta
    Angsuran Rp1,6 Juta
    Tenor 35 Bulan
    Lihat Promo

Dari Para Ahli

Kelebihan D-Tracker
  • Desain yang menarik
  • Warna dan striping baru
  • Varian SE lebih bergaya
  • Mudah dikendarai meski posturnya jangkung
  • Bisa main tanah, atau ngebut di aspal
Kekurangan D-Tracker
  • Ban kurang besar
  • Desain speedometer perlu pembaharuan
  • Mesin belum injeksi
  • Minim fitur yang istimewa

Informasi Terkini Kawasaki D-Tracker

Pada 2017, Kawasaki Motor Indonesia memberikan warna dan striping baru untuk D-Tracker standar dan SE. Pada D-Tracker Standar sudah tersedia warna putih, sedang SE ada pilihan kuning dan hijau, dengan dasar tetap hitam.

Kawasaki D-Tracker hadir sebagai jawaban motor urban dari KLX 150. Keduanya saudara kembar. Dibedakan dengan taman bermainnya. KLX 150 siap main kotor off road, sedang D-Tracker main di urban. Buktinya bisa langsung dilihat dari penggunaan roda dan ban. Roda D-Tracker lebih kecil dan dibalut karet hitam standar seperti kebanyakan motor. Hasilnya adalah gaya supermoto yang lebih modern.

Sementara KLX 150 memakai ban dual purpose, bisa untuk permukaan jalan aspal dan tanah. Hasilnya juga, D-Tracker tidak terlalu tinggi untuk diduduki sehingga lebih mudah menaklukan kondisi jalan perkotaan. KLX 150 yang lebih tinggi memang sudah sesuai untuk kebutuhan trail di alam bebas.

Perbedaan lain, hanya dari penampilan desain dan suspensi depan. D-Tracker mesinnya diwarnai hitam dan sudah memakai model suspensi upside down. KLX 150 varian mahal juga sudah ada yang memakai upside down. Sementara D-Tracker juga punya kelengkapan yang bergaya trail, tapi masih tetap dengan gaya supermoto. Pilih D-Tracker SE (Special Edition) kalau mau supermoto dengan perlengkapan trail, termasuk hand guard, cover frame, skid plate, pelek hitam dan suspensi depan upside down berlabur warna emas yang kontras dan mencolok.

Jadi, sah saja kalau mengatakan D-Tracker sebagai solusi Kawasaki bagi yang ingin tampilan supermoto berbasis trail tapi tidak mau ribet ganti pelek dan ban. Ini jadi salah satu strategi yang baik karena targetnya juga jelas, lebih pada penggunaan urban. Kalau tetap ingin main tanah, tinggal siapkan pelek dan ban yang sesuai.

Daftar Harga D-Tracker

Varian Harga Spesifikasi  
Standard Rp31,8 Juta*
Harga OTR
144 cc, Electric , Off Road, Bensin
SE Rp33,3 Juta*
Harga OTR
144 cc, Electric , Off Road, Bensin
X Rp31,8 Juta*
Harga OTR
249 cc, Electric , Off Road, Bensin
Punya pertanyaan tentang D-Tracker?

Tanyakan pada sesama pengguna D-Tracker atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih atas pertanyaan Anda

Punya pertanyaan tentang D-Tracker? Anda akan dikabari jika ada yang menjawab

Sementara itu, Anda dapat mengajukan pertanyaan lain soal D-Tracker?

Bertanya Dalami D-Tracker

Harga Kawasaki D-Tracker di Kota Populer

Warna Kawasaki D-Tracker

D-Tracker tersedia dalam 2 warna yang berbeda - Black and Green

  • Black

  • Green

Gambar Kawasaki D-Tracker

Mau beli D-Tracker cash?
Harga Cash Promo Rp31,8 Juta

Review D-Tracker

  • Overview
  • Interior & Fitur
  • Eksterior
  • Pengendalian & Pengendaraan
  • Mesin & Konsumsi BBM

Overview

Kawasaki D-Tracker 150 sejatinya sama dengan KLX 150. Hanya saja Kawasaki mengubahnya dengan tampilan supermoto. Dibanding KLX 150 biasa, shock D-Tracker di depan sudah memakai upside down. Rodanya berukuran 17 inci, dibalut ban 100/80 di depan dan 120/70 di belakang. Dari situ, gaya supermoto sudah bisa didapat. Hasilnya penggunaan di perkotaan atau jalan yang lebih membutuhkan pergerakan dinamis bisa diatasi. Ketimbang KLX 150 yang memakai pelek besar dan ban dual purpose, D-Tracker lebih mudah diakses dan dikendalikan.

Kalau berminat punya trail bermesin 150 tapi bakal lebih banyak dipakai harian, D-Tracker adalah jawabannya. Apalagi, dibandingkan KLX 150 varian bawah, suspensi D-Tracker sudah upside down. Sebuah kelebihan yang signifikan. Dengan postur yang ramping dan tidak terlalu tinggi, akibat roda lebih kecil, D-Tracker juga jadi pilihan lebih banyak orang dengan ukuran tinggi badan rata-rata orang Indonesia.

Anggapannya, ketimbang pilih KLX 150 lantas menyiapkan roda dan ban untuk dijadikan supermoto, memilih D-Tracker dan menyiapkan roda untuk trail dinilai lebih solutif. Pasalnya, KLX 150 dengan suspensi upside down berlabel harga jauh lebih tinggi.

Interior & Fitur

Untuk zaman sekarang, Kawasaki D-Tracker bisa dibilang minim fitur. Mungkin karena usianya juga sudah cukup lama. Apalagi kalau dibandingkan kompetitor. Paling bisa dinilai, suspensi upside down. Sisanya, baik dari desain speedometer, lampu maupun teknologi performa terbilang standar.

Ini lantas jadi pekerjaan rumah Kawasaki di Indonesia. Apakah facelift major atau bahkan menelurkan D-Tracker anyar.

Eksterior

D-Tracker, seperti kebanyakan desain jenis yang sama, punya bodi yang ramping dan setang yang cenderung rata. Dimensinya 2.015 x 950 x 1.130 mm (PxLxT), dengan jarak antar poros roda 1.355 mm dan ground clearance 270 mm. Bekal itu sudah cukup compact untuk melewati padatnya perkotaan. Ground clearance yang masih lega, meski roda lebih kecil dari KLX, menambah daya jelajahnya di permukaan jalan tak rata.

Suspensi depan fork upside down 35mm, mendukung pelek 17 inci. Ban, 100/80-17M/C 52P di depan dan 120/70-17M/C 58P belakang sebetulnya sudah cukup. Namun masih terlihat kurang besar bagi pengendara yang punya postur lebih tinggi.

Pengendalian & Pengendaraan

Mengendalikan D-Tracker terasa sangat mudah. Baik bagi yang tinggi badannya rata-rata orang Indonesia, maupun yang punya badan lebih tinggi, sekitar 180 cm. Kaki mudah menapak di tanah, kendali setang dan bodi ringan. Saat diajak berbelok, mengatur posisi badan juga sangat mudah, lantaran dudukannya juga ramping.

Soal deselerasi, rem cakram single semi-floating 300 mm petal piston ganda dipasangkan di depan. Di belakang, 220 mm single piston. Kinerjanya rata-rata dan bisa diandalkan saat stop and go maupun pengereman keras.

Mesin & Konsumsi BBM

Mesin sama dengan KLX 150. Berpendingin cairan, 144 cc SOHC dengan daya 12 PS pada 8.000 rpm dan torsi puncak 11,3 Nm pada 6.500 rpm. Penyalur daya 5-speed dan Kompresinya 9,5:1. Kapasitas tangki bahan bakar 6,9 liter. Soal performa, kala dipakai harian, sudah sangat mengakomodir. Baik saat harus berkendara santai, membelah kemacetan dan berlari lebih kencang. Putaran bawah dan tengah terasa menjanjikan. Sedang putaran atas perlu diusahakan. Konsumsi bahan bakarnya terbilang rata-rata. Bisa irit, tergantung dari kondisi berkendaranya.

Review Pengguna Kawasaki D-Tracker

4.3
Berdasarkan 3 Review
  • 5 1
  • 4 2
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Ceritakan kisah motor Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Review populer
  • J
    Jaka Wiga Mei 15, 2018
    Asiknya dualsport

    Motor asik dgn gaya yg tidak mainstrem...jalan aspal maupun jalan rusak dan sedikit offroad aman aman saja, cuma kalau buat perjalanan jauh agak kurang nyaman,untuk lainnya motor ini sangat nyaman part2nya juga sudah mudah didapatkan,aksesoris buat modifikasi juga banyak,klau dilampu merah kadang jadi pusat perhatian,dan sering ditanya orang mengenai kawasaki dtracker Baca Selengkapnya

  • I
    Ilhamakbar Apr 17, 2018
    Cocok buat turing dalam dan luar kota

    Saya pake kawasaki dtracker 250 sudah 1 tahun lebih saya selama memakai motor ini memang mempunyai nilai pluss seperti suspensi, posisi riding , bahan bakar Suspensi yang di miliki dtracker 250 memang sangat empuk dan nyaman jika menghadang jalan berlubang dan berbatu cocok deh buat kaliam yang suka advanture. Posisi riding memiliki posisi yang nyaman buat yang badan yang tinggi Baca Selengkapnya

  • R
    Ruddy Krisnawab Jan 15, 2018
    Motor yang keren dn enak buat harian

    Motor segala medan tampilan ok harga yg terjangkau. Motor ini juga sangat nyaman buat harian dan juga sangat irit konsumsi bahan bakarnya.Cocok buat anak muda dan orang tua selain buat jalan on road sangat bisa juga buat off road yg suka berpetualang. Jadi menurut saya motor kawasaki dtracker layak untuk anda miliki juga. Baca Selengkapnya

Lihat Semua Review Pengguna D-Tracker

Pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai Kawasaki D-Tracker

Bandingkan Kawasaki D-Tracker Dengan Motor Sejenis

Dealer Kawasaki Terdekat

Dealer Kawasaki di Kota Populer

Motor Kawasaki Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang
Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di mobil Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Masukan 4 Kode PIN yang dikirimkan ke HP Anda

Tidak menerima PIN? Kirim Ulang PIN
Terima kasih