Honda CB150 Verza Lampu Bulat Terinspirasi Gaya Motor Buas Ini!

Honda CB150 Verza Lampu Bulat Terinspirasi Gaya Motor Buas Ini!
Gambar
Review Pengguna

Penyematan nama CB150 di depan Verza, bukanlah tanpa alasan. Honda, sengaja ingin menurunkan silsilah keluarga motor bergaya telanjang CB ke Verza.

"Bagi kami konsep CB ada dua hal. Pertama CB yang disematkan R di belakangnya, itu lebih ke konsep streetfire seperti Honda CB150R dan CB1000R. Kedua, di Jepang ada CB1300 yang mengusung konsep lebih tradisional. Inilah yang kami implementasikan untuk Verza," jelas Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM), Toshiyuki Inuma.

Memang bila dilihat sekilas, tampilan Honda CB150 Verza dan sang kakak CB1300 SF (Super Four) sangatlah mirip. Lampu depan bulat, suspensi belakang jenis ganda dan bodi dengan lekuk-lekuk yang lebih mengalir. Walau demikian, soal jantung mekanis jauh berbeda. CB1300 SF dibekali mesin 1.284 cc berkonfigurasi empat silinder DOHC dengan pendingin cairan, yang sanggup melontarkan torsi puncak 118 Nm pada 5.500 rpm dan tenaga maksimal 110 PS pada 7.250 rpm.

CB150 Verza cuma menggunakan depot daya berkapsitas 149,15 cc SOHC tanpa pendingin cairan. Mesin ini hanya bisa mengeluarkan torsi puncak 12,73 Nm pada 6.000 rpm dan tenaga maksimal 13,04 PS pada 8.500 rpm. Sistem transmisinya mengandalkan lima percepatan manual. Meski basis mesin yang dipakai sama seperti Verza lama, namun Honda memberinya dua revisi. Pertama untuk speedometer, kini kabelnya langsung ditempelkan ke mesin agar kecepatan motor tampak lebih nyata. Revisi kedua pada sistem pasokan bahan bakar injeksi, sehingga diklaim dapat memberikan performa putaran mesin bawah dan akselerasi yang lebih baik.

Instrumen CB150 Verza

"Saat kami melakukan perencanaan, bagaimana bisa menyiapkannya (CB150 Verza) sebagai motor untuk pemula. Terutama agar dapat digunakan dalam setiap kegiatan sehari-hari baik untuk pekerjaan, di sisi lain motor ini juga diciptakan untuk konsumen yang menginginkan kesenangan berkendara dan modifikasi. Konsep itulah yang kami usung," jelas Inuma.

"Bagi saya motor ini berbeda jauh dengan model sebelumnya, dan saya sangat tidak sabar untuk melihat tanggapan konsumen Indonesia," tambahnya.

Di Indonesia, CB150 Verza dijual dalam dua varian: pelek jari-jari seharga Rp 19,3 juta (OTR Jakarta) dan palang Rp 19,95 juta (OTR Jakarta). Perbedaan keduanya bukan cuma ada di pelek serta harga, khusus varian palang mendapat sayap kecil berdesain kekar di sisi tangki bensin. Kehadirannya dimaksud agar motor tampak gagah dan modern. Kemudian soal warna, varian palang mendapat tiga pilihan : masculine black (hitam), bold red (merah) dan macho silver (perak). Sementara untuk varian jari-jari, sayap kecil itu dihilangkan untuk menampilkan sosok lebih telanjang. Pilihan warna untuk konsumen juga terbatas, cuma hitam saja. (Lodra/RS)

Baca juga: First Ride Honda CB150 Verza : Lincah dan Mudah Dikendarai, Tapi..

Jelajahi Honda CB150 Verza

Honda CB150 Verza Rp 20,45 - Rp 21,11 Juta Cicilan : Rp 466.642

Bandingkan & Rekomendasi