Banderol Yamaha MT-07 Mepet Moge 900 cc, Pantas Dipinang?

Banderol Yamaha MT-07 Mepet Moge 900 cc, Pantas Dipinang?
Gambar
Review Pengguna

Yamaha Indonesia meniagakan juga MT-07 di Tanah Air. Melalui generasi terbarunya ini, sang big bike coba menjawab rasa penasaran konsumen, utamanya melalui performa yang konon mencomot teknologi ala MotoGP Yamaha. Apakah ini alasan banderolnya mepet dengan moge bermesin 900 cc?

Pada peluncurannya via daring kemarin (27/8), harga jual Yamaha MT-07 diumumkan mencapai Rp 243 juta dengan status on the road Jakarta. Meski jadi salah satu varian termurah di line up CBU Yamaha Indonesia, nyatanya harga jual itu hanya berselisih Rp 7 juta saja dari Kawasaki Z900 yang dijual Rp 250 juta.

Padahal, terlihat jelas bahwa kapasitas mesin MT-07 pun tak sebesar naked bike buatan Kawasaki. Z900 dimodali mesin DOHC empat silinder berkapasitas 948 cc. Sementara MT-07 berbekal mesin DOHC dua silinder 689 cc. Pastinya pula Z900 unggul jauh dari sisi output. Ia mampu menghasilkan daya 123,2 Hp/9.500 rpm dan torsi 98,6 Nm/7.500 rpm. Sedangkan MT-Series milik Garpu Tala punya catatan tenaga serta torsi maksimal masing-masing adalah 73,7 Hp di putaran 9.000 rpm dan 68 Nm/6.500 rpm.

harga dan varian warna Yamaha MT-07

Dari sedikit perbandingan ini (harga dan data teknis), Z900 rasanya lebih menggoda bukan? Meski begitu, MT-07 bukannya tak punya jurus untuk menggoda calon konsumen. Terlebih lewat bumbu-bumbu MotoGP. Jantung mekanik naked bike disebutkan menggunakan konsep crossplane crankshaft yang jua diterapkan pada Yamaha M1 - tunggangan mereka di arena MotoGP. Jarak crank pin MT-07 sendiri punya sudut 270 derajat.

Pihak Yamaha menerangkan, crossplane crankshaft membuat interval pembakaran di dalam mesin menjadi lebih dekat, sebagai langkah mengeliminir daya inersia - daya setelah pembakaran yang membuat torsi menjadi linear. Menjanjikan performa serta akselerasi optimal. Namun, bukan menjadi pemburu momen puntir semata. Toh, kenyataannya jeroan MT-07 punya karakter overbore (bore x stroke: 80 x 68,6 mm). Sebagai tujuan mengail performa di putaran mesin tinggi.

Walau tak sebuas Kawasaki Z900, bukannya MT-07 bisa jadi opsi solutif bagi motoris yang baru menjajaki segmen big bike? Apalagi MT-07 2020 juga datang dengan pembaruan, guna menunjang pengendaraan lebih baik. Sebagai contoh pada sektor kaki-kaki. Untuk bagian depan memang masih memakai fork teleskopik, namun sudah terdapat penyetelan. Sementara suspensi tunggal di belakang sudah kedapatan fitur pengaturan rebound.

Baca juga: Yamaha YZF-R1 Replika MotoGP Dijual Rp 800 jutaan

Kedua perangkat itu dipercaya bakal memberikan padu padan sempurna dalam hal pengendalian. MT-07 memakai sasis tubular yang diyakini kokoh dan ringan. Dan, meski termasuk big bike, rancang bangunnya masih terbilang bersahabat. Motor asal Jepang punya dimensi: 2085 x 745 x 1090 mm (P x L x T) dengan jarak sumbu roda 1.400 mm. Ketinggian joknya 805 mm dipadu ground clerance 140 mm. Handling lantas dimaksimalisasi melalui pemasangan ban 120/70-17 dan 180/55-17 (depan-belakang), dengan masing-masing kelengkapan cakram 282 mm (double disc) dan 245 mm sebagai salah satu perangkat penghenti laju, plus sistem rem anti-lock braking system (ABS).

mesin

Ya, tak ada satu pun yang disunat menyoal spesifikasi teknis. Begitu pula dengan penyajian fasad. DNA MT-Series tetap dipertahankan melalui usungan tubuh nan berotot. Terlihat jelas lewat penyajian airscoop untuk yang berlokasi tepat di samping cover tangki bensin. Lantas menjalar ke area buritan, tepatnya lewat penyajian jok model terpisah, pola lampu belakang hingga sepatbor. Sekilas bak mengadopsi gaya MT-09 lama.

Minoru Morimoto, President Director & CEO PT YIMM mengaku bangga karena kehadiran MT-07 turut melengkapi jajaran MT-Series Yamaha di Indonesia. Peminat motor ini dapat membelinya di diler CBU Yamaha dan mendapatkan ragam pilihan warna meliputi: Ice Fluo, Icon Blue, dan Tech Black. Termasuk pula keuntungan, mulai layanan after sales emergency 24 jam melalui Yamaha Executive Service (YES24). Kemudian layanan darurat seperti derek (towing), pengantaran bahan bakar (fuel delivery), pengecasan aki (battery charger), penanganan ban kempes (handling flat tire), 24 hours call center (call center 24 jam). Intinya, pemilik CBU Yamaha tidak perlu khawatir jika ada kendala di perjalanan. (Ano/Tom)

Baca juga: Dibanderol Rp 16 Jutaan, Ini Hal Menarik dari Yamaha Mio S 125

Jelajahi Yamaha MT07

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store