BMW M3 CS Estate, Interpretasi Estate Kompak nan Kencang ala Divisi Motorsport

BMW M3 CS Estate, Interpretasi Estate Kompak nan Kencang ala Divisi Motorsport
Gambar
Review Pengguna

BMW M3 Wagon - lazim juga disebut Touring atau Estate - sebuah makhluk fiksi karangan para pehobi modifikasi. Pasalnya, hingga kini BMW tak kunjung mewujudkan keinginan penggemar pada sebuah wagon kompak nan kencang. Kendati sampai merengek-rengek. Maka dari itu, beberapa berkarya menciptakan imajinasi M3 estate mereka.



Salah satunya datang dari seorang enthusiast bernama Sander, menjebloskan jantung M3 F80 ke tubuh estate F31. Trik seperti ini bukan suatu hal spesial, pernah beberapa kali dilakukan. Namun, keuntungan berpihak kepada Sander lantaran ia menemukan varian paling istimewa M3 CS sebagai mobil donor. Sebagai informasi, CS hanya diproduksi sekitar 1.200 unit.


Terciptalah model unik ini, dinyatakan sebagai satu-satunya M3 CS touring di dunia saat ini. Dikatakan demikian, sebab tidak banyak yang mau menjadikan mobil edisi spesial sebagai donor, kecuali sudah pernah celaka. Seperti yang satu ini, donor merupakan unit bekas tabrakan dan dianggap terlalu mahal untuk diperbaiki. Sayang sekali, padahal baru berumur lima bulan dengan menempuh sekitar 5.000 km.


Menjadi kanvas kosong adalah Seri-3 touring diesel kasta terbawah, bermesin 1.6 L turbo. Dikabarkan mengalami permasalahan di sektor jantung pacu, menjadikan ide bagus untuk melakukan engine swap (tukar mesin). Semua komponen, terutama ruang mesin, diturunkan demi jantung bertenaga. Keluaran daya tidak disebutkan, namun M3 CS sendiri sanggup gelontorkan 453 hp dari jantung enam silinder. Ditambah sistem pasokan udara dari merek aftermarket Eventuri, klaim tenaga bertambah 15 - 20 hp lagi.


Walau tidak lahir resmi dari Munich, setidaknya interpretasi boleh mendapat apresiasi. Tampak masih wajar, tidak ada yang salah kalau disebut hasil eksekusi BMW. Sang estate melenggok dengan padanan bumper dari M3. Bagian bumper belakang, katanya, paling sulit dibentuk. Perlu menyambungkan komponen lama. Sebagai penekanan otot, fender belakang dibuat melar tanpa perlu berlebihan.



Perhatian juga ditunjukkan secara mendetail di sisi eksterior. Cat Fashion Grey dipilih dengan alasan ingin warna terang namun tetap menegaskan garis lekuk tubuh. Perpaduan pas sekaligus gahar diraih dengan aksen serat karbon tersebar di sudut terbawah bodi. Pelek forged monoblock 20 inch dikelir brushed bronze, senada kulit abu sedikit kecoklatan.


Tak ketinggalan sektor interior diisi seluruh pernak pernik M3 CS. Beruntung tingkat kerusakan mobil donor hanya di bagian struktural, sehingga beberapa komponen interior dapat dimanfaatkan. Kesan sederhana pun bisa lengser berkat bucket seat sporty dwiwarna. Segala penamaan dan lambang kebanggaan M juga tersebar di kabin.


Untuk sekarang, inilah cara terbaik menikmati Touring kompak rasa BMW Motorsport. Perlu upaya lebih dari sekadar uang. Cerita seperti ini pernah terjadi di awal mula datangnya Seri-3 station wagon pertama E30. Mekanik merancang sendiri dan akhirnya terealisasi. Kini perlu dorongan pasar agar menarik minat para petinggi BMW. Pun bukan hal sulit bagi Divisi M memproduksi varian estate. Mereka pernah bereksperimen di model E46 Touring sebelumnya. (Krm/Tom)


Sumber: Motor1


Baca Juga: BMW Indonesia Boyong M4 Competition, Dipastikan Lebih Galak dari M4 Biasa

Jelajahi BMW 3 Series Sedan

BMW 3 Series Sedan Rp 976 Juta - Rp 1,12 Milyar Cicilan : Rp 22,27 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store