jakarta-selatan
Bahasa en | id

Benelli Leoncino 250

Ubah Motor
1 Rating | 1 Review
Rp 49,5 Juta
Harga Leoncino 250
Harga OTR di Jakarta Selatan
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo
Spesifikasi Leoncino 250
Kapasitas 249 cc
Tenaga Maksimal 26.8 hp
Opsi start Electric
Panel Instrumen Digital
Indikator Bbm Digital
Jenis Transmisi Manual
Tulis Review
REVIEW kendaraanmu & MENANG hingga Rp 500 Ribu setiap hari
Tulis Review

Leoncino 250 : Dari Para Ahli

Kelebihan Leoncino 250
  • Desain keren
  • Ground clearance cukup tinggi
  • Posisi duduk nyaman
  • Fitur lengkap
Kekurangan Leoncino 250
  • Harga terlalu tinggi
  • Jaringan diler dan service belum banyak
  • Catatan output mesin biasa saja
  • Beberapa finishing detil terlihat tidak rapi

Harga Benelli Leoncino 250 2019

Varian Harga Spesifikasi  
Standard Rp 49,5 Juta*
Harga OTR
249 cc, 26.8 hp, Electric, Bensin
Punya pertanyaan tentang Leoncino 250?

Tanyakan pada sesama pengguna Leoncino 250 atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Klik gambar untuk memuat ulang
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih telah bertanya pertanyaan
Pertanyaan Anda menjadi masukan yang berguna bagi kami

Jutaan orang akan sangat terbantu memilih motor berkat kontribusi Anda

Harga Benelli Leoncino 250 di Kota Populer

Rp 49,5 Juta
Rp 49,5 Juta
Rp 49,5 Juta
Rp 49,5 Juta
Rp 49,5 Juta

Gambar Benelli Leoncino 250

Warna Benelli Leoncino 250

Leoncino 250 tersedia dalam 1 warna yang berbeda - White

  • White

Video Benelli Leoncino 250

Lihat video terbaru Benelli Leoncino 250 untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Bandingkan Benelli Leoncino 250 Dengan Motor Sejenis

Review Benelli Leoncino 250

  • Ikhtisar
  • Fitur
  • Desain
  • Biaya BBM Selama Kepemilikan
  • Pengendalian & Pengendaraan
  • Pengereman

Ikhtisar

Sebelum diperkenalkan, kami berekspektasi dan berharap Leoncino 250 menggunakan basis mesin dua silinder. Sayangnya itu tidak terjadi. Platform mesin yang dipilih, satu silinder 249cc DOHC. Bukan hal buruk sebetulnya, namun agak sayang. Basis twin engine Benelli terkenal dengan bunyinya yang gahar. Andai saja begitu, dua jempol diberikan untuk motor ini.

Harganya juga tak bisa dibilang murah. Anda perlu mengirim uang Rp 49,5 juta jika tinggal di Jakarta. Atau Rp 51,5 juta kalau berada di wilayah Bodetabek. Begini, Ninja 250 SL, dengan spesifikasi dan output mesin mirip saja, banderolnya tak sampai Rp 40 juta. Makanya bisa kami sebut mahal. Padahal sering kali Benelli menjunjung tinggi nilai ekonomis atas produknya.

Namun terlepas itu semua, sulit dipungkiri, penampilannya memang keren. Hampir seluruh tarikan garis bodi menyerupai sang kakak yang lebih bongsor. Mulai dari fascia, samping, serta buritan, nadanya sama. Tema Scrambler juga sama sekali tak diubah. Yang membedakan keduanya, adalah dimensi ringkas, pilihan warna, serta beberapa detil, termasuk desain headlamp.

Fitur

Tidak banyak fitur mengendara yang dimiliki. Perangkat semacam kontrol traksi, riding mode, atau semacamnya tak ditemukan di sini. Otomatis sakelar pada stang lebarnya minimalis, minim tombol. Tapi panel instrumennya cukup atraktif. Berdesain menyerupai gadget, dengan bracket tersembunyi. Alhasil , perangkat tadi seakan mengambang di depan handle bar.

Isinya juga informatif. Seluruh pengukur ada di dalamnya. Mulai dari speedometer, takometer, dua trip meter, fuel gauge, suhu, dan odometer. Sensor posisi netral, check engine, serta ABS juga tertera di kedua sisi layar digital. Tenang, untuk memandangnya di siang hari tetap jelas. Display tulisan dan warna diklaim mudah dibaca dalam kondisi cuaca apapun.   

Desain

Dari sisi samping benar-benar mirip dengan Leoncino 500. Mulai dari garis tangki hingga efek mengambang di belakang, yang jadi identitas khasnya. Namun dimensinya diperingkas. Jarak sumbu roda di angka 1.375mm dan beratnya 155kg. Lebih relevan jika digunakan sehari-hari.

Fascia sedikit diubah. Headlight Leoncino 250 memipih, cenderung oval. LED DRLnya juga melengkung setengah lingkaran di bagian atas saja. Sementara tengahnya, disisipkan separator guna memisahkan high beam serta lampu utama. Semua sektor pencahayaan ini sudah LED termasuk sein, hingga ke belakang.

Pindah ke roda, komposisi ban gambot membuat tampilan semakin keren. Diameternya 17 inci dengan profil 110/70 di depan dan 150/60 di belakang. Banjuran hitam pada pelek palangnya juga memberikan kesan “penuh” pada kaki-kaki. Ditambah lagi, spatbor model mudguard tersangga di swingarm, memperkuat aura gagah.  

Biaya BBM Selama Kepemilikan

Bukan hanya Anda yang menarik napas panjang, kamipun begitu. Harapan akan suara sangar khas Benelli kini sirna. Ya, Leoncino 250 yang digadang pakai mesin dua silinder, malah berbasis satu silinder. Tapi yasudahlah, mungkin sudut pandang itu terlalu subjektif.

Untuk yang penasaran, begini spesifikasi lengkapnya. Isi silinder berkubikasi bersih 249cc empat katup dengan tipe DOHC. Lantas diameter silinder dibuat lebih besar ketimbang langkahnya (72mm x 61,2mm). Watak motor tentu jadi agresif di putaran menengah hingga atas. Sementara perbandingan rasio kompresi diset sangat padat, 12,1:1.

Daya maksimal yang diproduksi sebesar 27,1 PS pada 10.500rpm. Besar? Standar saja jika dibandingkan kompetitor dengan mesin serupa, seperti Ninja 250 SL. Bahkan sedikit lebih kecil. Urusan perpindahan daya, ia dibekali transmisi manual 6-speed berkopling basah. Kekuatan itu tersalur semua ke roda belakang lewat tarikan rantai.  

Pengendalian & Pengendaraan

Struktur motor dibentuk oleh tulang-tulang melintang yang mengurung mesin. Lantas tugas memberi pengendalian yang baik, juga dikerjakan fork upside-down 41mm. Sementara bagian belakang ditopang central shock, dengan level kompresi dan per yang bisa disesuaikan. Harusnya, konfigurasi ini bisa memberikan pengendalian akurat serta tidak limbung.

Pengereman

Piringan rem model gelombang tersemat, baik di depan dan belakang. Masing-masing memiliki ukuran 280mm dan 240mm. Pengapitnya juga dibedakan. Kaliper empat piston ditugaskan untuk mencengkeram disc depan, sementara di belakang satu piston saja. Jangan bandingkan dengan versi 500cc yang memiliki dual disc di depan. Ia tak membutuhkan itu. Spesifikasi tadi sudah cukup mumpuni, apalagi ada ABS dua channel guna memitigasi risiko ban terkunci.

Review Pengguna Benelli Leoncino 250

4
Berdasarkan 1 Review
  • 5 0
  • 4 1
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Ceritakan kisah motor Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis Review
Review populer
  • J
    Joyo 05 Nov, 2019 untuk Benelli Leoncino 250
    Gaya Ducati Harga di Hati

    Jatuh cinta pas lihat Ducati Scrambler. Motor italia, tapi gaya scrambler. Kaya kombinasi yang ga mungkin, tapi kenyataan. Bener aja, pas dijual Ducati, harganya mahaaal. Untungnya ada Benelli. Walaupun bengkelnya ga pernah ketemu di mana-mana, tapi suka ada di berita, jadi percaya deh sama merek ini. Harga scrambler di Benelli murah. Leoncino cuma Rp 50 jutaan klo ga salah. Udah Baca Selengkapnya

Pertanyaan seputar Benelli Leoncino 250

Motor Benelli Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang

Dealer Benelli Terdekat

Berita Benelli Leoncino 250

Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di Motor Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Mohon masukkan kode OTP 4 digit yang dikirim ke nomor Whatsapp/SMS Anda

Terima kasih