jakarta-selatan
Bahasa en | id

Benelli Patagonian Eagle

Ubah Motor
Rp 38,9 Juta
Harga Patagonian Eagle
Harga OTR di Jakarta Selatan
Dapatkan promo eksklusif, diskon & kredit bunga rendah dari dealer resmi Lihat Promo

Spesifikasi Benelli Patagonian Eagle

Kapasitas 250 cc
Opsi start Electric
Kategori Street
Sistem pembakaran CDI
Panel Instrumen Analog
Indikator Bbm Analog
Jenis Transmisi Manual

Patagonian Eagle : Dari Para Ahli

Kelebihan Patagonian Eagle
  • Murah
  • Desain menarik
  • Mesin dua silinder
Kekurangan Patagonian Eagle
  • Panel instrument masih analog
  • Durabilitas perlu pembuktian
  • Jaringan suku cadang

Informasi Terkini Patagonian Eagle

Benelli mungkin bukan nama yang familiar, meski nama ini sudah malang melintang di dunia otomotif puluhan tahun lamanya. Setelah diambil alih oleh konsorsium dari Cina, Benelli merangsek lebih jauh lagi ke berbagai negara, dengan produk yang lebih beragam. Salah satunya Paatagonian Eagle ini.

Jujur saja, bentuk retronya menarik dan punya kualitas pembuatan yang bagus. Meski fiturnya tidak terlalu menonjol. Lampu depan dan belakang belum LED, panel instrumen pun masih analog. Tapi dari segi pengendaraan,motor ini patut diacungi jempol. Posisi duduk rileks tidak melelahkan, bobotnya tidak terlalu berat.

Satu hal yang membuat kami suka adalah, suaranya. Patagonian Eagle memiliki mesin dua silinder dengan kapasitas 251,8 cc. Tapi suara yang dihasilkan persis sama seperti motor empat silinder. Hal lain yang patut jadi perhatian adalah, betapa konvensionalnya mesin ini. Belum menggunakan injeksi, pengapian CDI.

Hal ini bisa membuat dua kesimpulan. Mesinnya jadul amat, atau mesinnya gampang dioprek. Yang doyan motor pasti akan happy dengan motor ini. Patagonian Eagle punya segala hal yang membuatnya mudah untuk dimodifikasi.

Harga Benelli Patagonian Eagle 2019

Varian Harga Spesifikasi  
Standard Rp 38,9 Juta*
Harga OTR
250 cc, Electric , Street, Bensin
Punya pertanyaan tentang Patagonian Eagle?

Tanyakan pada sesama pengguna Patagonian Eagle atau tim ahli Oto kami

Informasi Personal*
+62 -
Klik gambar untuk memuat ulang
Login/Daftar
Hanya nama Anda yang akan ditampilkan. Email dan nomor HP tidak akan ditampilkan
Terima kasih telah bertanya pertanyaan
Pertanyaan Anda menjadi masukan yang berguna bagi kami

Jutaan orang akan sangat terbantu memilih motor berkat kontribusi Anda

Sementara itu, lihat juga pertanyaan untuk Benelli Patagonian Eagle
Tulis Review
Review kendaraanmu & raih kesempatan MENANG Rp 100 ribu setiap hari
Tulis Review

Harga Benelli Patagonian Eagle di Kota Populer

Gambar Benelli Patagonian Eagle

Warna Benelli Patagonian Eagle

Patagonian Eagle tersedia dalam 1 warna yang berbeda - Black

  • Black

Video Benelli Patagonian Eagle

Lihat video terbaru Benelli Patagonian Eagle untuk mengetahui bagaiamana mesin, desain, konsumsi BBM, performa & lainnya.

Bandingkan Benelli Patagonian Eagle Dengan Motor Sejenis

Review Benelli Patagonian Eagle

  • Overview
  • Fitur
  • Desain
  • Mesin & Konsumsi BBM

Overview

Pernahkah Anda mendengar Benelli Patagonian Eagle? Mungkin nama ini terasa asing di telinga Anda. Atau mungkin ada pertanyaan. Ini motor buatan mana, Italia atau Cina? Kilas balik sebentar. Sebetulnya Benelli didirikan pada 1911, yang bermarkas di Kota Pesaro, Italia. Namun, kemudian dibeli (diakuisisi) oleh perusahaan Tiongkok pada 2007. Jadi, yang Anda lihat saat ini, merupakan motor yang diproduksi perusahaan Cina, Qianjiang. Perusaahan inilah yang menjadi induk dari Benelli dan Motobi.

Patagonian Eagle dijual di Indonesia. PT Benelli Motor Indonesia menampilkannya di berbagai pameran. Mereka menjadi APM resmi di sini. Pada IIMS 2018 mereka membawanya. Bahkkan tersedia unit tesnya di lahan test ride. Pada GIIAS 2018 kemarin, mereka sanggup menjajakan 29 unit Patagonian Eagle. Motor dengan kubikasi 250 cc ini, dibanderol sekitar Rp 36 jutaan. Harganya relatif miring, untuk jenis motor cruiser dengan dua silinder.

Jika Anda penyuka motor gede (moge) macam Harley Davidson, namun dana terbatas, sepertinya Eagle ini bisa jadi pilihan. Sosoknya, sekilas mirip moge asal Negeri Paman Sam itu. Tak ada keunggulan istimewa dari cruiser ini. Namun sisi retro mencuat lewat kesederhanaannya. Tidak ada fitur modern, pencahayaan bohlam, karburator dan mesin berpendingin air (water cooler).

Namun saat kami menaikinya, posisi berkendara lumayan rileks. Stang yang tinggi tidak membuat pinggang sakit. Jok terbagi menjadi dua, pengendara dan penumpang. Jok menurut kami empuk. Kemudian posisi pijakan kaki agak ke depan. Jadi untuk berkendara jauh, posisinya lebih nyaman. Knalpot ganda juga jadi daya tarik lainnya. Kata Benelli, knalpot dibikin dua pipa agar pelepasan gas buang lebih enteng.

Fitur

Bicara fitur, sebetulnya tak ada yang menonjol. Lampu depan klasik berbentuk bulat. Lampunya masih pakai bohlam. Jadi penerangan seadanya saja. Namun enaknya, jika lampu mati, harga bohlam biasa jauh lebih murah.

Kemudian panel instrumen masih analog. Selain bentuknya bulat dan sederhana, fungsi panel tak lengkap. Hanya menunjukkan kecepatan, jarak tempuh dan indikator lampu sein kanan-kiri. Tak ada indikator bahan bakar. Anda harus rajin-rajin mengecek bensin dengan membuka tutupnya. Ya, manual sekali.

Lampu belakang pun sama, pakai bohlam dengan bentuk yang kecil. Yang sedikit bisa dibanggakan, dua knalpot di sisi kanan mendongkrak tampilan.

Desain

Tampilan Benelli Patagonian Eagle sebetulnya menarik. Dari jauh sedap dipandang. Dimensinya yang agak besar, ditambah dua pipa krom yang menambah nuansa mewah. Built quality-nya di atas rata-rata pabrikan Cina. Tapi saat Anda mendekat, menengok bagian mesin, masih terlihat pahatan kasar.

Untungnya, tertolong oleh blok mesin yang dilapis krom. Jadi sedikit meningkatkan citra sebuah motor cruiser. Semoga saja lapisan itu tak mudah mengelupas, seperti pabrikan motor Cina pada umumnya. Kesan gagah juga muncul dari pelek palang lima yang besar. Sementara bagian belakang terdapat penyangga untuk penumpang. Jika terasa aneh, Anda bisa melepasnya. Itu bergantung pada selesa. Tapi, saran kami, sebaiknya dilepas saja. Sebab, antara fungsi dan nilai estetika yang disuguhkan tidak sebanding.

Patagonian Eagle dibikin pabrikan menggunakan rangka Bassinet. Model rangka panjang dan diklaim kuat, sehingga cocok untuk menunjang perjalanan jauh. Konon, rangka ini membuat beban mesin berada di depan. Sehingga untuk sentralisasi masa, bisa tertata dengan baik.

Garpu depan teleskopik 120 mm terpasang, menyatu dengan rangka Bassinet yang condong ke depan. Posisinya membuat shock depan agak miring ke depan dan memanjang. Sementara bagian belakang memakai twin shock telescopic coil spring oil damper, 70 mm. Tugasnya memberi kenyamanan buat rider dan pemboncengnya.

Mesin & Konsumsi BBM

Jantung mekanis Patagonial Eagle, tepatnya berkubikasi 251,8 cc. Sistem pembakarannya model 4 stroke, 2 valve dan punya 2 silinder. Bore dan stroke ukurannya masing-masing 55 mm x 53 mm. Sistem pengapian memakai CDI. Sementara untuk melumasi mesin, disematkan pelumasan presure splash lubrication.

Untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam dapur pacu, ia masih mengandalkan karburator besar, bukan sistem injeksi kekinian. Jadi Anda memahami, kalau sistem pembakarannya sangat sederhana. Nah, untuk mendinginkan mesin, mereka menyediakan sistem pendingin cair. Radiator kecil terletak tepat di depan mesin.

Tenaganya? Mesin dua piston itu sanggup mengempaskan daya 13 Kw atau 17,4 Hp pada 8.000 rpm. Lanjut, daya puntirnya (torsi) sebesar 16,5 Nm pada 6.000 rpm. Menurut pabrikan, ia mampu melesat pada kecepatan puncak 144 km/jam. Lantas bagaimana dengan suara mesin? Terdengar cukup halus saat mesin dinyalakan. Namun suara khas mesin garapan Negeri Tirai Bambu, masih belum lenyap. Anda bisa membuktikannya sendiri.

Review Pengguna Benelli Patagonian Eagle

5
Berdasarkan 2 Review
  • 5 2
  • 4 0
  • 3 0
  • 2 0
  • 1 0
Ceritakan kisah motor Anda

Review Anda akan membantu orang lain memilih

Tulis Review
Review populer
  • D
    Darryl 24 Okt, 2019 untuk Benelli Patagonian Eagle
    Cruiser Proporsional

    Kalau boleh saya bilang, motor ini punya sosok yang gak kalah menarik dari cruiser Eropa atau Amerika. Tampangnya udah jelas merujuk ke model-model itu. Patagonian punya jok lebar, stang tinggi dan foot step di depan. Bedanya, mesin motor ini cuma 250 cc dan yang pasti ringan. Jadi, nyaman banget buat dipakai harian karena dimensinya juga cukup proporsional. Tarikan tenaganya cenderung Baca Selengkapnya

  • A
    Agusman 09 Jul, 2019 untuk Benelli Patagonian Eagle
    Menggapai impian Dalam berkendara

    Cara pembelian dan uang muka kendaraan serta cicilan,serta service center Baca Selengkapnya

Pertanyaan seputar Benelli Patagonian Eagle

Motor Benelli Pilihan

  • Populer
  • Yang Akan Datang

Dealer Benelli Terdekat

Berita Benelli Patagonian Eagle

Dapatkan penawaran pertukaran terbaik di Motor Anda
Tolong beri tahu kami tentang mobil Anda di bawah ini dan kami akan menghubungkan Anda dengan mitra dealer kami.
Hanya 1 langkah dari penawaran terbaik. Harap masukkan detail kontak Anda
+62 -
Hampir Selesai

Mohon masukkan kode OTP 4 digit yang dikirim ke nomor Whatsapp/SMS Anda

Terima kasih