Singa Terbuas, Benelli Leoncino 800 Meluncur di EICMA 2019

Singa Terbuas, Benelli Leoncino 800 Meluncur di EICMA 2019
Gambar
Review Pengguna

Leoncino 800, digadang menjadi singa terbuas yang keluar dari 'kandang' Benelli. Motor inilah yang menggendong mesin terbesar di antara anggota keluarga lainnya. Panggung otomotif, EICMA 2019 pun sudah disiapkan guna menyambut kelahirannya. Sekaligus, upaya awal menancapkan taring di tempatnya bertarung nanti.

Merunut sedikit ke belakang, Benelli sebenarnya sudah punya dua varian Leoncino. Mulai dari Leoncino 500, dan yang terbaru adalah Leoncino 250. Keduanya juga disebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Tapi, opsi itu sepertinya tidaklah cukup. Utamanya, jika ingin bersaing dengan Ducati Scrambler 800, Yamaha MT-07, KTM Duke 690 atau Honda CB650R.

Sebenarnya, prinsipal sudah menyiapkan langkah itu. Ditunjukkan melalui pengenalan Benelli Leoncino 800 di ajang serupa, tahun lalu. Hanya saja, kali itu mereka baru menempatkannya sebagai sebuah konsep saja. Setahun berselang, atau tepatnya pada November 2019, pabrikan asal Pesaro, Italia bakal meresmikan kehadirannya.

Tampilannya memang tak ada beda dari kedua saudaranya. Secara detail, sistem penerangannya menggunakan lampu jenis LED. Stang model telanjang, panel meter digital hingga suspensi depan up-side down (USD). Sudah barang tentu, dimensinya lebih besar ketimbang Leoncino 500 dan Leoncino 250.

Apalagi menilik kubikasi mesin. Tapi, walaupun mengusung angka 800, motor ini nyatanya cuma berbekal mesin 750cc. Jantung pacu DOHC dua silinder, diklaim sanggup mengeluarkan tenaga 82 Hp di 9.000 rpm. Sedangkan torsi maksimalnya 67 Nm pada putaran mesin 6.500 rpm. Belum diketahui seberapa kencang ia berlari. Tapi perangkat rem ABS (antilock braking system), cukup untuk menghentikan lajunya.

Bekal itu jelas membuat Leoncino 800 unggul dari Yamaha MT-07. Kendati demikian, mesin dua silinder buatan Yamaha Indonesia sedikit unggul. Terutama pada torsi puncak yang mencapai 68 Nm di putaran mesin serupa. Tapi tidak dengan KTM Duke 690. Walau kubikasinya lebih kecil (690cc), naked bike asal Austria punya torsi lebih besar, 74 Nm. Itu karena desain mesinnya yang satu silinder. Motor seperti ini memiliki karakter torsi berlimpah.

Lalu bagaimana dengan Honda CB650R? Modalnya memang tidak sebesar Leoncino. Dengan kapasitas 650cc, torsinya hanya 64 Nm di 8.500 rpm. Tapi mesin Honda ini sudah empat silinder. Maka itu, semburan tenaganya bisa mencapai 95 Hp di 12.000 rpm. Jika dilihat perbedaannya tidak terlalu signifikan. Tapi pilihan bisa saja beralih ke merek atau produk tertentu. Apalagi meniliknya dari sisi harga.

Sang singa bergaya scrambler, tentu bakal punya penawaran menarik. Terutama untuk konsumen di pasar Asia. Mengingat motor Benelli juga diproduksi di Cina, tepatnya oleh Qianjiang Motorcycles. Harganya kemungkinan lebih bersabahat dibanding kompetitiornya tadi. Cuma calon peminatnya harus sedikit bersabar, rumornya Leoncino 800 baru dijual tahun depan. (Ano/Van)

Sumber: Motosaigon.vn

Baca Juga: Kawasaki KZ200 Chopperio, Juara Suryanation Motorland Palembang

Jelajahi Benelli Leoncino 250

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store