Rossi Bujuk Ducati Gandeng Adiknya ke MotoGP

Rossi Bujuk Ducati Gandeng Adiknya ke MotoGP

Jikalau benar Luca Marini naik ke MotoGP, maka akan ada dua kakak-beradik - selain Marquez bersaudara, yang balapan di kelas serupa tahun depan. Usaha agar si adik naik kelas pun sudah dilakukan sang kakak, Valentino Rossi. Ia mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Ducati, untuk memberikan posisi di salah satu tim binaan mereka.

Marini sendiri memang sempat disebut-sebut menjadi salah satu incaran Ducati. Mereka jua menyebut tengah memantau performa si joki yang kini masih berkompetisi di Moto2. Tentu tak seorang diri, karena di dalam daftar juga ada nama lain seperti Jorge Martin dan Enea Bastianini. Martin bahkan tampaknya langsung diplot menempati satu kursi di Pramac Ducati. Sedangkan Bastianini, besar kemungkinan ada di bawah naungan Avintia Racing.

Skema itu masih berupa prediksi, mengingat sampai sekarang belum ada putusan dari Ducati perihal line up MotoGP 2021. Bila acuannya demikian, maka kecil kemungkinan buat Marini mendapatkan tempat. Terlebih dari masing-masing tim Ducati, masih ada rider reguler seperti Francesco Bagnaia, Johann Zarco dan Tito Rabat. Semestinya, sudah komplet format rider Ducati.

Luca Marini

Namun bukan tanpa celah. Marini masih punya peluang untuk menggeser salah satu dari mereka. Bisa jadi Martin urung digandeng. Terpaparnya dia oleh COVID-19 sedikit banyak pastilah mempengaruhi keputusan Ducati. Bukan menyoal penyakit yang diderita, melainkan karena terhentinya eksistensi si joki. Sejak divonis, Martin otomatis tak bisa berkompetisi dan belum tahu hingga kapan dia absen untuk menjalani penyembuhan.

Baca juga: MotoGP: Tepis Rumor Pensiun, Rossi Yakini Bela Tim Petronas

Di samping itu, saat ini Marini berstatus sebagai pemimpin klasemen sementara Moto2. Dia sudah mengumpulkan 112 poin, tambahan atas kemenangannya di seri San Marino (Misano). Aksi mendulang angka darinya pun diperkirakan kembali terjadi pada laga kedua di lokasi serupa, akhir pekan ini. Di sisi lain, Martin masih tertahan di peringkat empat klasemen.

Andaikan Marini tampil sebagai juara dunia Moto2 2020, rasanya tak ada alasan buat Ducati mengeliminasi pembalap muda Italia ini. Apalagi Rossi pun ikut serta membujuk pabrikan Bologna untuk memilih Marini. Yang menjadikannya menarik, Rossi menginisiasi Marini masuk skuat Avintia Racing.

"Kami sudah bicara dengan Ducati untuk memberikan kesempatan ke MotoGP tahun depan bersama Avintia. Ini bagus karena Ducati kompetitif dan meletakkan banyak upaya di dalam program MotoGP. Mereka juga menekankannya kepada pembalap muda. Akan bagus untuknya jika tiba di MotoGP dan membalap untuk Ducati," ucap Rossi, jelang hajatan MotoGP Emilia Romagna kemarin (17/9).

Bila keinginan Rossi disepakati Ducati, maka Marini bakal mengisi jok Desmosedici milik Zarco. Dengan begitu, kian jelas titik terang menyoal penempatan rider Prancis. Kalau boleh menerka, ia akan dipindah ke tim Pramac Racing. Prediksi kami dia akan berdampingan dengan Bastianini, sementara Bagnaia naik ke tim pabrikan. Capaian podium di seri keenam lalu, pasti menjadi salah satu acuan Ducati untuk menarik Bagnaia untuk membela tim Mission Winnow Ducati.

"Paling utama, sekarang dia (Marini) berkonsentrasi di kejuaraan Moto2 serta berupaya untuk menang (gelar juara dunia). Karena inilah yang paling penting sebelum tahun depan," tutup Rossi. (Ano/Tom)

Sumber: Crashnet

Baca juga: Jadwal MotoGP Emilia Romagna, Siapa Jawara Seri Ketujuh?

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store