Ducati Unveil MotoGP 2026, Livery Retro Spesial 100 Tahun dengan Marquez dan Bagnaia
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia Jadi Andalan, Ducati Rayakan Sejarah dengan Dominasi Baru
Ducati resmi memperkenalkan motor MotoGP terbarunya untuk musim 2026. Pabrikan asal Borgo Panigale tersebut menampilkan Desmosedici GP26 dalam sebuah acara peluncuran yang digelar pada Senin waktu setempat di Madonna di Campiglio, resor ski Italia yang kembali menjadi lokasi peluncuran tim pabrikan Ducati, sebagaimana tradisi beberapa tahun terakhir.
KEY TAKEAWAYS
Siapa pembalap utama Ducati di MotoGP 2026?
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia tetap menjadi tumpuan tim pabrikan DucatiMengapa livery Ducati MotoGP 2026 memiliki aksen warna putih?
Warna putih tersebut merupakan bagian dari desain retro untuk memperingati hari jadi Ducati yang ke-100 tahun, merujuk pada desain klasik motor massal mereka di masa laluPeluncuran ini sekaligus menjadi momen istimewa karena Ducati menghadirkan livery bernuansa retro untuk merayakan 100 tahun berdirinya perusahaan. Corak anyar tersebut menampilkan aksen garis putih sebagai elemen utama, sebuah ciri desain klasik yang pernah digunakan Ducati pada berbagai model motor produksi massal sepanjang sejarahnya.
Marc Marquez dan Francesco “Pecco” Bagnaia, dua pembalap utama tim pabrikan Ducati, hadir langsung membuka selubung motor balap terbaru tersebut. Keduanya kembali dipercaya menjadi tumpuan Ducati dalam upaya memperpanjang dominasi di MotoGP, terutama karena 2026 bakal menjadi musim terakhir sebelum regulasi teknis baru diterapkan pada 2027.

Secara visual, penggunaan warna putih sebagai bagian dari livery menjadi sorotan utama. Ducati sebelumnya juga pernah mengandalkan warna dasar putih di ajang MotoGP, sebelum akhirnya beralih ke desain merah penuh sejak musim 2019. Sentuhan retro pada GP26 dianggap sebagai perpaduan antara penghormatan sejarah dan identitas modern Ducati sebagai kekuatan utama balap motor dunia.
Dari sisi performa, Ducati diperkirakan tetap menjadi tolok ukur utama MotoGP pada musim 2026. Hal tersebut tidak terlepas dari dominasi mereka sepanjang musim 2025, di mana Ducati sukses meraih 17 kemenangan grand prix dan 19 kemenangan sprint dari total 22 akhir pekan balap. Catatan tersebut menegaskan keunggulan teknis sekaligus konsistensi tim dalam berbagai kondisi lintasan.
Namun demikian, pengembangan motor MotoGP 2026 diprediksi tidak berlangsung agresif sepanjang musim. Dengan pembekuan mesin masih berlaku dan fokus pabrikan mulai bergeser ke regulasi besar 2027, sebagian besar produsen, termasuk Ducati, diyakini membatasi pembaruan teknis sejak awal musim berjalan.

Dari sisi pembalap, duet Marc Marquez dan Francesco Bagnaia tetap menjadi salah satu kombinasi terkuat di grid MotoGP. Keduanya telah mengoleksi total 12 gelar juara dunia, termasuk sembilan titel MotoGP, menjadikan Ducati memiliki line-up bertabur prestasi dan pengalaman.
Marc Marquez akan kembali ke lintasan sebagai juara bertahan setelah menutup musim 2024 lebih awal akibat cedera bahu. Pembalap asal Spanyol tersebut harus absen pada empat seri terakhir musim 2024 setelah mengalami cedera di Indonesia, hanya sepekan usai memastikan gelar juara dunia kelas premier ketujuhnya. Marquez menjalani operasi pada Oktober dan memanfaatkan jeda musim dingin untuk fokus pemulihan kondisi fisik, khususnya pada lengan kanan yang mengalami cedera serius.
Sementara itu, Francesco Bagnaia menghadapi tantangan berbeda. Pembalap Italia tersebut bertekad memulai musim 2026 dengan performa lebih stabil, menyusul akhir musim 2025 yang cukup berat. Dalam tujuh seri terakhir, Bagnaia gagal meraih poin pada enam balapan, termasuk beberapa kali terhenti di sesi kualifikasi Q1. Hasil tersebut sempat memicu ketegangan internal bersama manajemen Ducati, meski kedua pihak menegaskan hubungan kerja tetap solid.

Di tengah persiapan musim baru, masa depan komposisi pembalap Ducati juga menjadi perhatian. Marquez disebut-sebut akan segera menandatangani kontrak baru dalam beberapa bulan ke depan. Namun, tanda tanya masih mengiringi siapa yang akan mengisi atau mempertahankan kursi kedua tim pabrikan Ducati dalam jangka menengah, mengingat dinamika performa dan strategi jangka panjang tim.
Dengan kombinasi livery spesial, motor kompetitif, serta dua pembalap papan atas, Ducati memasuki musim MotoGP 2026 dengan kepercayaan diri tinggi. GP26 bukan hanya simbol perayaan satu abad Ducati, tetapi juga penegasan ambisi mereka untuk tetap menjadi kekuatan dominan hingga berakhirnya era regulasi saat ini. (BGX/ODI)
Baca Juga:
LCR Honda Resmi Luncurkan Motor MotoGP 2026 dengan Dua Warna Berbeda
KTM dan Tech3 Resmi Luncurkan Motor MotoGP 2026, Formasi Empat Motor Identik
IIMS 2026
Tren & Pembaruan Terbaru
- Terbaru
- Populer
Anda mungkin juga tertarik
- Berita
- Artikel feature
Motor Pilihan
- Terbaru
- Yang Akan Datang
- Populer
Video Motor Terbaru di Oto
Artikel Motor dari Zigwheels
- Motovaganza
- Tips
- Review
- Artikel Feature