MotoGP: Lorenzo Jalani Tes Portugal dengan Yamaha M1 Lawas

MotoGP: Lorenzo Jalani Tes Portugal dengan Yamaha M1 Lawas

Usai menolak tawaran Ducati, Jorge Lorenzo kembali kepada tugas utamanya sebagai test rider Yamaha. Dia pun andil dalam giat pengujian di Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portugal. Hanya saja, bukan kuda besi anyar yang akan ditungganginya pada pelaksanaan dua hari tes (7-8/10) ini. Melainkan Yamaha M1 versi 2019.

"Saya sangat bersemangat untuk naik Yamaha M1 lagi, karena saya tidak pernah selama ini tanpa mengendarainya. Yang pasti akan sangat sulit untuk beradaptasi dengan kecepatan motor ini lagi," kata Lorenzo, berbicara di sirkuit Portugal pada Selasa malam (6/10). Sayang, ia tak dibekali Yamaha M1 2020. Padahal, beberapa pekan lalu pihak Monster Energy Yamaha sempat menjanjikan kuda besi spek tersebut kepadanya.

"Saya berbicara dengan Maio (Massimo Meregalli, Direktur tim Yamaha), dia mengatakan kepada saya bahwa mungkin mereka akan memakai motor tahun 2020 di sini. Tapi sekarang, dua jam yang lalu, saya masuk ke dalam kotak dan hanya ada motor 2019. Mereka bilang tidak punya waktu untuk mempersiapkan motor itu. Sayang sekali tidak menggunakan spek yang sama dengan versi resmi. Tapi, saya rasa mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk itu. Jadi, kami akan menguji dengan apa yang kami miliki," papar Lorenzo mengutip dari Crashnet.

Lorenzo

Berarti, mantan pembalap MotoGP berjuluk X-Fuera menggunakan motor serupa saat tes pramusim di Sepang (Malaysia). Diterangkannya pula, ada beberapa hal yang difokuskan menghadapi wahana baru sekaligus penutup musim MotoGP 2020. "Kami akan menggunakan tes ini terutama untuk mendapatkan rasio gear terbaik untuk pembalap resmi. Juga menguji ban agar memahami mana yang terbaik untuk time attack dan race distance (berkaitan dengan durabilitas). "Mungkin juga bermain sedikit dengan set-up. Tetapi karena saya akan memiliki motor 2019, jadi kurang penting dibanding girboks dan ban," ungkapnya lagi.

"Sekarang kami memiliki dua hari pengujian di trek baru dan sangat spesial, dengan banyak tanjakan dan turunan, "Sangat penting untuk tidak membuat kesalahan bodoh di awal, mencoba membuat banyak kilometer serta memberi informasi maksimal kepada Yamaha untuk pembalap resmi balapan di sini," jelas Lorenzo.

Baca juga: MotoGP Catalunya: Rossi Low Side Crash di Tiga Perempat Lomba, Gagal Realisasikan Podium ke-200

Pembalap MotoGP Menggunakan Superbike

Tentu tak tak cuma Lorenzo yang hadir menguji sirkuit. Selain dia, rangkaian tes di Portugal juga diikuti pembalap uji dari pabrikan lain. Mulai dari Dani Pedrosa (KTM), Sylvain Guintoli (Suzuki), Stefan Bradl (Honda), Michele Pirro (Ducati), Bradley Smith (Aprilia) dan Lorenzo Savadori (Aprilia). Mayoritas pembalap reguler MotoGP juga hadir pada pembukaan tes.

Sirkuit Autodromo Internacional do Algarve, Portugal

Beberapa nama terkonfirmasi merupakan formasi lengkap. Meliputi Valentino Rossi-Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), Brad Binder-Pol Espargaro (KTM Racing), Joan Mir-Alex Rins (Suzuki Ecstar), Andrea Dovizioso-Danilo Petrucci (Mission Winnow Ducati), duo Pramac Ducati Racing, Jack Miller-Francesco Bagnaia, hingga Johann Zarco-Tito Rabat (Avintia Racing).

Sementara tim lainnya hanya mengutus masing-masing satu pembalap yaitu Aleix Espargaro (Aprilia Racing), Alex Marquez (Repsol Honda), Takaaki Nakagami (LCR Honda), serta pembalap tuan rumah, Miguel Oliveira (KTM Tech3). Tak ada keterangan mengenai absennya joki lain seperti Cal Crutchlow atau Iker Lecuona.

Uniknya menurut MotoGP, seluruh pembalap ini akan menggunakan motor berspesifikasi superbike saja. Pasalnya, kedatangan mereka bertujuan untuk mempelajari lintasan sebelum melahapnya kembali untuk berkompetisi di partai pamungkas.

Berdasarkan agenda di atas pula, justru Bradl lah yang punya pekerjaan paling melelahkan. Pengganti sementara Marc Marquez di tim utama Honda bakal sibuk mengendarai Honda RC213V selama lima hari ke depan. Masing-masing dua hari di Portugal dan tiga hari di MotoGP Prancis. (Ano/Tom)

Sumber: Crashnet, MotoGP

Baca juga: Jadwal Lengkap MotoGP Prancis, Mampukah Quartararo Bertahan di Pucuk Klasemen?