MotoGP Catalunya: Rossi Low Side Crash di Tiga Perempat Lomba, Gagal Realisasikan Podium ke-200

MotoGP Catalunya: Rossi Low Side Crash di Tiga Perempat Lomba, Gagal Realisasikan Podium ke-200

Harapan meraih podium ke-200 di Sirkuit Catalunya tadinya bukan hal mustahil bagi Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha). Pasalnya ia berhasil mendapat kesempatan emas start di posisi tiga. Sekaligus menjadi momen pertama memulai balapan tiga terdepan di musim ini. Nahas, setelah menuntaskan tiga perempat lomba ia mengalami low side crash dan harus terhenti dari balap.

Tepatnya saat memasuki putaran 15, di tikungan kedua. Salah satu sudut belokan pada sektor satu itu sebetulnya cukup lebar. Hanya saja membutuhkan momen mengembalikan posisi motor dengan cepat, sebab sebelum itu kelokan cukup tajam dan tanpa jeda. Membutuhkan grip optimal untuk melakukannya.

Sayang pembalap nomor 46 tak dapat menjaga keseimbangan lagi. Ia terseret ke arah kerikil dari kecepatan tinggi. Seketika membuatnya tersusul Morbidelli. Sekaligus Joan Mir yang tengah jadi bintang panggung bersama Alex Rins, atas pencapaian podium dua dan tiga dari tim Suzuki Ecstar.

Setelah Rossi jatuh

Fase balap Rossi tampaknya terlalu beringas di awal. Bahkan memasuki putaran 10 tim memperingatkan dengan memberi tanda mapping 2. Order yang ditenggarai untuk menjaga durabilitas roda.

Paduan jenis ban soft-soft memang dianggap paling cocok untuk balapan kali ini - mengingat hampir semua tim mengaplikasikan hal sama. Hanya saja cukup krusial, terutama setelah lewat paruh balapan. Daya cengkram bakal berkurang drastis apabila rider tak dapat menjaga ritme.

Detik-detik sebelum terjatuh Rossi pun terlihat sedang mengejar ketertinggalan. Jarak dirinya dan Quartararo terbilang cukup jauh. Namun bukannya berbuah manis, justru balapan kali ini tanpa capaian berarti. Kalau saja ia bisa menjaga race pace, boleh jadi Suzuki Ecstar tak menyumbang dua pembalap sekaligus di podium. Toh posisinya sampai lap 15 masih terbilang sangat bagus.

Padahal, geliat aksi Rossi waktu start memberi harapan lebih. Rossi sempat mengekor Morbidelli yang ada di urutan satu. Meski akhirnya tersusul Quartararo di lurusan panjang menuju tikungan pertama. Setelah itu pun masih gahar. The Doctor sempat mencuri posisi Morbidelli yang saat itu ada di posisi dua. Sebelum akhirnya terjadi insiden kecelakaan.

Dovizioso dan Zarco crash

Diwarnai Insiden Terjatuh

Tak hanya Rossi. Sebelum itu Espargaro juga mengalami low side crash. Hal yang tampaknya sudah ia prediksi sebelum lomba dimulai. Saat menyisakan 12 putaran, pembalap Red Bull KTM Factory Racing ini harus rela tak kembali ke track.

Espargaro sempat berkomentar sehari sebelum mulai balap. Bahwa ban belakang jenis soft bakal berpengaruh besar di balapan nanti. Ia merasa bukan lagi soal siapa yang tercepat. Melainkan siapa yang bisa bertahan di atas motor sampai usai.

"Kami sempat mencoba memakai ban medium waktu di FP4, namun hal itu hanyalah bencana. Sementara ban soft belakang juga bakal berdampak besar. Seperti tidak ada pilihan lagi. Sebab jenis seperti ini mungkin hanya bertahan sampai lap 15, atau malah kurang. Lap-lap terakhir balapan kami nanti bukan lagi soal mencetak waktu. Melainkan untuk bertahan di atas motor. Saya kira perlombaan kali ini bakal berisiko tinggi. Mereka yang tidak takut jatuh, serta mau mengambil risiko, bakal jadi yang terbaik," ungkap Espargaro, sehari sebelum lomba dimulai.

Tampaknya ia tak begitu salah. Tiga lap setelah ia terjatuh, The Doctor mengalami hal serupa. Bahkan Miguel Oliveira, rider Red Bull KTM Tech 3 turut mewarnai insiden low side crash di GP Catalunya.

Dovi dan Zarco

Lain cerita soal Dovi. Jangankan di paruh lomba, satu lap saja belum sempat ia tuntaskan. Di tikungan kedua, pembalap Ducati tersenggol Zarco akibat dirinya tengah menghindar dari Petrucci yang sempat hilang kendali. Hal ini pun membuatnya harus melepas status pemimpin klasemen. Lantaran angkanya terlewat jauh oleh Fabio Quartararo, yang memenangkan lomba kali ini sekaligus memperoleh paling banyak poin. (Hlm/Tom)

Sumber: MotoGP, Autosport

Baca juga: Klasemen MotoGP 2020: Titik Balik Quartararo dan Kontestasi Joan Mir

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store