MotoGP: Ducati Pilih Bagnaia, Zarco Maklum

MotoGP: Ducati Pilih Bagnaia, Zarco Maklum

Keputusan Ducati mendongkrak strata Francesco Bagnaia, otomatis memupus harapan Johann Zarco untuk menempati kursi tim pabrikan. Meski begitu, pembalap Prancis melihat ini sebagai sebuah kewajaran. Dalam beberapa putaran terakhir, sang rival memberikan penampilan lebih baik ketimbang dirinya.

Peluang Zarco sebagai salah satu calon pengganti Andrea Dovizioso muncul pasca helatan di Republik Ceko. Pada putaran ketiga itu, ia mampu finis ketiga. Di sisi lain, Bagnaia absen dari laga tersebut. Ia bahkan urung turun pada dua balapan berikutnya (MotoGP Austria dan Styria) lantaran cedera. Sayang, di sana pun Zarco gagal mendulang hasil positif.

Alih-alih mendapatkan pengumuman, Zarco justru diinformasikan bahwa keputusan bakal diambil setelah Bagnaia kembali mengaspal. "Para pejabat Ducati mengatakan bahwa mereka ingin menunggu dan melihat bagaimana Bagnaia kembali setelah cedera. Setelah itu barulah mereka akan memutuskan. Tapi pada akhir Agustus, saya sudah pasti mendapatkan tempat di 2021 (perpanjangan kontrak)," kata Zarco kepada media Prancis, Le Equipe.

Zarco

Setelah absen, Bagnaia rupanya tampil dengan determinasi penuh. Pasalnya, di laga keenam (MotoGP San Marino) kali itu, dia berhasil merebut trofi kedua yang notabene podium pertamanya di ajang MotoGP. Pembuktian Pecco, sapaan akrabnya juga sempat terlihat pada balapan kedua di Sirkuit Misano (MotoGP Emilia Romagna). Nahas, dia terjatuh setelah memimpin balapan cukup lama. Sementara Zarco hanya meraih pencapaian posisi 14 dan 15 saja dari dua putaran tersebut. Pecco pun kembali memperlihatkan aksi gemilang kala lakoni pertarungan di Sirkuit Catalunya. Pembalap Italia finis keenam, padahal dia start dari barisan tengah. Sedangkan Zarco tersungkur sejak awal balapan.

"Dia memberikan tiga balapan yang lebih baik. Masuk akal jika Ducati membuat keputusan (memilih Bagnaia) itu. Tapi, saya juga diberitahu bahwa kejatuhan saya di Spanyol tidak memengaruhi keputusan tersebut," terang Zarco. Setelah pengumuman Bagnaia, posisi Zarco sebagai joki Ducati Desmosedici pun ikut transparan. Ia didaulat menggantikan tempat Bagnaia di tim Pramac Racing.

"Saya berterima kasih kepada Ducati atas dukungan dan kepercayaan yang sudah diberikannya. Sekarang saya ingin berkonsentrasi pada performa bersama tim saya musim ini (Avintia Racing) dan mendapatkan beberapa podium," tutup Zarco.

Pada MotoGP 2021 mendatang, Zarco akan didampingi rookie asal Moto2 yaitu Jorge Martin. Selain pengguna nomor 5 itu, pihak Ducati turut pula mengumumkan kedatangan Martin ke tim Pramac Racing. Besar kemungkinan Zarco ditempatkan sebagai pembalap utama tim, mengingat jam terbang yang sudah dijalaninya pada kejuaraan ini. Itu berarti, tinggal menunggu saja satu nama pengganti Zarco di tim lamanya nanti. (Ano/Tom)

Sumber: Le Equipe, Speedweek

Baca juga: MotoGP Catalunya: Rossi Low Side Crash di Tiga Perempat Lomba, Gagal Realisasikan Podium ke-200