Honda Monkey Kena Recall di Amerika Serikat, Bagaimana Indonesia?

Honda Monkey Kena Recall di Amerika Serikat, Bagaimana Indonesia?
Gambar
Review Pengguna

Honda Monkey yang dipasarkan di Amerika Serikat (AS) kena recall. Total 645 unit harus ditarik kembali. Keputusan terjadi lantaran rak bagasi belakang mudah pecah. Hal itu berpotensi membahayakan pengendara lain.

Honda Monkey

Keputusan recall Honda Monkey kembali berdasar surat edaran yang dikeluarkan oleh NHTSA (National Highway Traffic Safety Administration), Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat. Lembaga keselamatan itu menemukan indikasi rak belakang cacat produksi. Menurut penyelidikan, kesalahan terjadi untuk model 2019, dan ada kemungkinan juga versi 2020. Dalam kasus lebih ekstrem, rak aksesori yang diberi beban, bisa saja jatuh dari sepeda motor saat bergerak. Akibatnya, membahayakan keselamatan bagi pengendara lain.

Dilansir dari Rideapart, rak yang terpasang merupakan aksesori di bagian buntut. Memang disediakan Honda America untuk menambah kapasitas bagasi Honda Monkey. Peranti itu merupakan bagian dari Honda Genuine Factory, yang dirancang dan diproduksi oleh pabrikan pihak ketiga.

Salah satu diler besar Honda disana, memberikan solusi dengan meminta pemilik Honda Monkey untuk melepasnya sendiri atau dibawa ke diler. Jika menemukan rak dalam keadaan retak atau bahkan pecah, pemilik mendapat ganti rugi. Dan pihaknya, mengimbau pemilik untuk tidak memasang rak itu lagi. Namun surat penarikan resmi baru dimulai 16 Desember 2019 nanti. Tapi masalah ini sudah diperingatkan sejak Oktober.

Bagaimana dengan Honda Monkey di Indonesia? Seperti kita ketahui, Honda Monkey yang dijual di Tanah Air tidak tersedia rak belakang. Motor ikonik itu didatangkan ke Indonesia melalui skema impor, secara utuh (CBU) dari Thailand. Modelnya serupa dengan yang dijual di Eropa. Jadi, berbeda dengan yang dipasarkan di AS dan masih aman-aman saja tanpa terkena dampak recall.

Honda Monkey adalah motor unik dengan sejarah panjang. Generasi pertama muncul di Tokyo pada 1961, dengan nama Honda Z100. Mulanya hanya digunakan bagi anak-anak pengunjung taman, dan tidak dijual untuk umum. Pada 1964, barulah diproduksi versi jalanan, bernama CZ100. Awal dipasarkan di Eropa dengan indentitas Z50M tahun 1967. Sedang, motor ‘cebol’ masuk ke pasar AS dengan nama Z50A sekitar 1968. Lantaran ukurannya yang mini, membuat pengendara sepeda motor ini, terlihat seperti monyet (monkey). Sehingga populer dengan sebutan Honda Monkey.

Perjalanannya cukup panjang, dan setiap negara punya ciri khas sendiri untuk Honda Monkey. Sempat berhenti produksi 2017 lalu. Setahun kemudia, dihadirkan kembali. Nuansa klasik motor ikonik tetap bertahan. Namun, Honda telah menyematkan teknologi dan fitur modern, serta mesin kapasitas lebih besar. Di Indonesia, mulai dijual sejak Juli, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Motor ikonik itu dibanderol Rp 65 juta (OTR DKI Jakarta). (Bgx/Van)

Sumber: Ride Apart

Baca Juga: Parade dan Catwalk Jadi Andalan di IIMS Motobike Expo 2019

Jelajahi Honda Monkey

Honda Monkey Rp 77,7 Juta Cicilan : Rp 1,77 Juta

Bandingkan & Rekomendasi

      • Overview
      • Tentang Kami
      • Kontak Kami
      • Others
      • Kebijakan Privasi
      • S&K
      • Dapatkan di Google Play
      • Tersedia di App Store