Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: Penerus Avanza - Xenia, Rumor Hyundai Stargazer dan Staria

Top 3 Berita Mobil Minggu Ini: Penerus Avanza - Xenia, Rumor Hyundai Stargazer dan Staria

Dalam sepekan dunia otomotif nasional banyak berseliweran rumor mobil baru. Ambil contoh penerus Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang dikabarkan muncul akhir tahun. Hal itu terendus dari informasi vendor Perodua di Malaysia. Pasar LMPV memang sangat besar di sini. Hingga Hyundai motors pun tengah menyiapkan model anyar. Kalau di data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham tercatat dengan penamaan Stargazer.

Tak hanya itu, MPV premium bergaya futuristik juga dikabarkan bakal dijual di Indonesia. Saat ini Staria mulai didagang di Thailand. Unit jua tercantum di Samsat PKB DKI Jakarta. Bisa jadi ia segera melengkapi lini produk di sini. Sebab Hyundai tengah membangun fasilitas produksi di Jawa Barat, dengan harapan bisa bersaing dengan sejumlah pabrikan Jepang. Untuk lebih detail, simak ikhtisar berikut.

Perodua Alza D27A Render

Penerus Avanza Xenia

Generasi lanjutan Alza dikabarkan segera muncul. Indikasi berasal dari laporan vendor Perodua. Mereka mengatakan, MPV baru dengan kode D27A diperkirakan muncul akhir tahun ini. Perusahaan pemasok, Sapura Industrial Berhad (SIB), mengungkap tengah mengembangkan suku cadang baginya. Nah, untuk meringkas riset dan kebutuhan lain. Kans menggunakan platform dari calon duo Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia terbaru begitu tinggi.

“Saat ini kami sedang dalam tahap pengembangan suku cadang yang diberikan sebagai model pengganti Alza (D27A). Diharapkan bakal diluncurkan pada akhir 2021. Kami juga telah diberi pasokan Case Differential Assembly oleh Akashi Kikai Industry Malaysia. Yakni vendor Tier-1 untuk modul transmisi Perodua. Diperkirakan produksi massal pada Desember 2021,” terang SIB dalam laporan tahunan.

Pada akhir 2019, Perodua tertangkap kamera tengah menguji Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga dan Toyota Avanza yang tampak mencurigakan. Lokasi ada di sekitaran Genting Highlands. Saat itulah muncul spekulasi kalau Alza bakal berbagi platform dengan Avanza terbaru. Karena Daihatsu di Indonesia dan Perodua di Malaysia merupakan bagian dari keluarga besar Toyota.

Nah, sedangkan di Tanah Air, skema tugas masing-masing perusahaan mirip. Astra Daihatsu Motor (ADM) memimpin pengembangan model gabungan Daihatsu-Toyota. Seperti Ayla-Agya, Sigra-Calya, Terios-Rush dan yang terbaru, Rocky dan Raize. Tahun lalu, ada laporan dari Jepang mengatakan kalau Avanza baru bakal didasarkan pada platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA). Dan diperkirakan menggunakan mesin turbo 1,0 liter serta opsi hybrid 1,2 liter. Ini soal waktu saja, untuk menjawab segala spekulasi yang ada. Baca selengkapnya di sini.

Hyundai Hexa Hyundai Hexa

Hyundai Stargazer

Jenama asal Korea Selatan ini diduga tengah menyiapkan model anyar. Setelah sebelumnya muncul nama Staria kini ada lagi Stargazer. Kemungkinan besar ia menjadi calon lawan bagi Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander dan model sekelas lain. Sebab penamaan tertera di instansi pemerintahan.

Nomenklatur Stargazer terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham. Perusahaan mengajukan pada November 2020 dengan nomor DID2020072199. Adapun pemilik nama dagang anyar ini ialah Hyundai Motor Company, beralamat di Heolleung-ro, Seocho-gu, Seoul, Republic of Korea. Jika mereka ingin menjual sebuah produk, dipastikan merek harus sudah terpatenkan.Sementara hanya tersedia data itu. Belum ada bocoran atau rendering yang mengacu pada Hyundai Stargazer. Namun kalau kita kembali pada 2012, mereka memiliki kendaraan konsep bernama Hexa Space. Sang model purwarupa melakoni debut dunia di India Auto Expo. Dan sampai sekarang belum pernah mewujud menjadi versi produksi. Kalau melihat rumor berkembang, sepertinya ia menjadi pijakan sebagai MPV massal kelak.

Untuk diketahui, Hexa Space memiliki panjang 4.300 mm, lebar 1.820 mm dan tinggi 1.647 mm. Dimensi ini bisa memberikan ruang cukup besar. Ia memiliki jarak sumbu roda 2.750 mm serta menggunakan pelek 19 inci. Mobil berbagi platform dengan ix20. Jika dilihat dari besaran tubuh, ada kans bagi Stargazer memiliki dimensi serupa. Waktu itu, rencananya Hexa bakal ditenagai oleh mesin GDI turbo 1,2 liter Kappa milik Hyundai. Kemudian dikawinkan dengan transmisi otomatis enam percepatan. Baca selengkapnya di sini.

Hyundai Staria

MPV Premium Staria

Hyundai Staria baru-baru ini resmi menyusup market Asia Tenggara. Thailand jadi tempat singgah pertamanya dan kemudian diekspektasikan bakal ikut bertanding di berbagai negara lain. Kabarnya pun turut direncanakan untuk menyambagi Indonesia. Sangat menarik, ialah salah satu kontestan Hyundai yang pantas dinanti.

Dari segi penampilan saja cukup menyita perhatian. Berbentuk kapsul futuristis simpel yang tidak dimiliki kompetitor MPV lain sebagai penampil diferensiasi. Berbagai detail mengikuti seperti moncong berisi strip LED DRL atau lampu utama terintegrasi dengan grille dalam satu kluster. Belum lagi rumah kaca superbesar berikut grafis pixel menawan di buritan. Tapi jelas bukan sebatas gaya, Staria siapkan berbagai amunisi untuk menggempur pasar. Sehebat apa? Mari kita berkenalan lebih dekat dengan perwakilan di Thailand.

Mungkin sebagian beranggapan kalau Staria bakal menjadi salah satu kontestan MPV di ranah premium. Meramaikan ring tinju jajaran model mewah keluaran Jepang seperti Toyota Alphard atau Honda Odyssey. Sah-sah saja namun mungkin ia lebih dari itu. Salah satu sorotan utamanya adalah dimensi gambot. Boleh jadi menawarkan diri sebagai people carrier ekstra lapang dengan cita rasa kelas atas.

Secara dimensi dan kapasitas angkut, Alphard atau Odyssey tampaknya tidak bisa banyak bicara. Staria justru berada di ranah VW Caravelle – itupun model Long Wheelbase (LWB). Hyundai mencatatkan pengukuran 5.253 x 1.997 x 1.990 mm (PxLxT). Sebagai perbandingan, Caravelle LWB menorehkan figur 5.304 x 2.297 x 1.990 mm sementara panjang Alphard sendiri tak sampai 5 meter.

Adalah unit R2.2 CRDi diesel empat silinder 2.200 cc DOHC 16 katup sebagai jantung pacu. Dorongan tenaga didukung teknologi Variable Geometry Turbocharger lengkap Intercooler sehingga sanggup gelontorkan tenaga sampai 177 hp dan torsi melimpah 431 Nm. Seluruhnya tersalur ke roda depan via transmisi otomatis delapan percepatan dengan paddle shifter. Baca selengkapnya di sini. (Alx/Raju)

 

Model Mobil Toyota

  • Toyota Kijang Innova
    Toyota Kijang Innova
  • Toyota Raize
    Toyota Raize
  • Toyota Rush
    Toyota Rush
  • Toyota Fortuner
    Toyota Fortuner
  • Toyota Agya
    Toyota Agya
  • Toyota Avanza
    Toyota Avanza
  • Toyota Yaris
    Toyota Yaris
  • Toyota Alphard
    Toyota Alphard
  • Toyota Avanza Veloz
    Toyota Avanza Veloz
  • Toyota Calya
    Toyota Calya
  • Toyota Hilux
    Toyota Hilux
  • Toyota Corolla Cross
    Toyota Corolla Cross
  • Toyota Hiace
    Toyota Hiace
  • Toyota Sienta
    Toyota Sienta
  • Toyota Camry
    Toyota Camry
  • Toyota 86
    Toyota 86
  • Toyota Land Cruiser
    Toyota Land Cruiser
  • Toyota CHR Hybrid
    Toyota CHR Hybrid
  • Toyota Vios
    Toyota Vios
  • Toyota Vellfire
    Toyota Vellfire
  • Toyota GR Supra
    Toyota GR Supra
  • Toyota Camry Hybrid
    Toyota Camry Hybrid
  • Toyota CHR
    Toyota CHR
  • Toyota Voxy
    Toyota Voxy
  • Toyota Corolla Altis
    Toyota Corolla Altis
Mobil Toyota

Coronavirus

Anda mungkin juga tertarik

Video Mobil Toyota Terbaru di Oto

Oto
Tonton Video Mobil Toyota